<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296</id><updated>2012-01-09T12:53:05.731+07:00</updated><title type='text'>Jati Wirachmat l ONANI ONLINE</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>122</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-6736685705929292583</id><published>2012-01-09T12:33:00.006+07:00</published><updated>2012-01-09T12:53:05.746+07:00</updated><title type='text'>SELAMAT BERTARUH : Catatan Seorang Penjudi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-NqIiqcxzImw/Twp83mIM2kI/AAAAAAAAApU/Phl9UuTVcBk/s1600/judi.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-NqIiqcxzImw/Twp83mIM2kI/AAAAAAAAApU/Phl9UuTVcBk/s320/judi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5695501973333006914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Rhoma Irama"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: asaljangan.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;PERTARUHAN DAN PERJUDIAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- Tidak seperti orang lain yang sering menang maka saya sering kalah bertaruh dan berjudi, menangnya hanya sesekali saja. Jika bisa menang berturut-turut, maka itu besar kemungkinan saya sedang beruntung. Keberuntungan itu bisa karena lawan main saya ternyata lebih goblok dan tolol daripada saya ..-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HIDUP&lt;/span&gt; adalah pertaruhan, begitu saya pernah membaca atau setidaknya mendengar kalimat itu. Anda pernah bertaruh sesuatu? Apa sajalah, walau mungkin sekedar bertaruh dengan sebatang rokok tapi yang pasti itu adalah pertaruhan. Seorang kawan Majenang saya yang berkuliah di salah satu universitas terbesar di Tasikmalaya pernah mengatakan lewat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;reply&lt;/span&gt; komentarnya di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;facebook&lt;/span&gt;, “.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jangan bertaruh dengan wanita, sebab jika mereka kalah maka mereka akan selalu ada alasan untuk ngeles tidak membayar taruhan. Tapi jika mereka menang, maka mau tidak mau kita akan dan harus membayar taruhan itu &lt;/span&gt;..”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hari minggu menjelang subuh saya mengetik tulisan ini. Hujan sudah lama berhenti dan sayup-sayup suara adzan pertama dari sebuah atau beberapa buah pengeras suara masjid terdengar. Sekilas suaranya terdengar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngantuk&lt;/span&gt;, namun saya menduga jika sang muadzin itu sebenarnya tidak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngantuk&lt;/span&gt; tapi dia hanya sudah terlalu tua sepertinya. Bukankah masjid pada waktu subuh itu biasanya hanya penuh dengan orang tua? Baiklah, saya mungkin ‘menuduh’, tapi ‘tuduhan’ saya itu berdasar pada hal yang pernah saya lihat. Jadi tidak ada salahnya jika saya kemudian mengatakan itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dulu saya sering bertaruh, apa saja. Mulai dari judi dadu sampai bertaruh kapal-kapalan di selokan sehabis hujan. Karambol malah pernah membuat saya kecanduan, judi kartu? Walaupun kecil-kecilan tapi cukuplah membuat saya ‘sukses’ sebagai penjudi kecil yang sering kurang modal. Jual piring, kain batik ibu, hingga jual ayam pernah saya lakoni demi memuaskan dan memupuk ‘insting’ bertaruh saya. Sebenarnya saya tidak suka bertaruh, apalagi berjudi. Cuma karena pergaulan ‘alam bebas’ ditambah aktifitas sebagai pemuda desa ‘kacangan’ yang serabutan membuat saya dulu senang berjudi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hhmmm&lt;/span&gt; .. baiklah, saya sedang mencari kambing hitam. Manusia (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;termasuk saya&lt;/span&gt;) memang tak pernah mau menyalahkan dirinya sendiri, setidaknya 25 atau 30 persen orang lain harus ikut salah jika dia salah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hehee .. sori, brow&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Semua manusia berjudi dan bertaruh. Saya apalagi, hampir semua hal bagi saya adalah pertaruhan dan perjudian. Bertaruh dan berjudi bagi saya memang agak beda. Bertaruh bisa dengan perhitungan yang begitu matang, namun berjudi? Spekulasi dalam bermain begitu kentara, ‘kita pasang’ maka kalah menang serahkan pada dadu yang bergulir atau kartu yang didapat. Saya bukanlah penjudi yang baik, saya juga bukan petaruh yang selalu beruntung. Disamping karena otak saya tidak bisa berpikir ‘brilian’ (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;terutama pada judi kartu yang harus bisa ‘membaca’ kartu lawan&lt;/span&gt;), juga karena saya terkadang memang malas berpikir. Tidak seperti orang lain yang sering menang maka saya sering kalah bertaruh dan berjudi, menangnya hanya sesekali saja. Jika bisa menang berturut-turut, maka itu besar kemungkinan saya sedang beruntung. Keberuntungan itu bisa karena lawan main saya ternyata lebih goblok dan tolol daripada saya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hidup adalah pertaruhan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan perjudian&lt;/span&gt;), saya mengulangi kalimat itu. Sampai saat ini terkadang saya bingung tentang sebenarnya saya memainkan kartu apa dan menggulirkan dadu yang mana. Saya hanya bertaruh diri saya sendiri saja. Mungkin banyak orang lain juga yang seperti saya, tapi entahlah siapa saja yang seperti itu. Sebab saya tidak pernah bertanya kepada kawan-kawan atau orang lain dan mereka juga tidak pernah bercerita kepada saya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Presiden bertaruh atas dasar nama besar dan orang-orang disekitarnya saat ia bertugas. Paspampres bertaruh nyawanya saat menjaga presiden. Demikian pula dengan menteri, manajer kantor, hingga tukang sapu. Semua bertaruh. Apa yang mereka pertaruhkan? Pekerjaan mereka tentunya. 'Hidup' mereka dan keluarganya ‘diperjudikan’ disana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya pernah melihat tukang becak berjudi kode buntut. Anda tahu kode buntut? Jangan bayangkan itu adalah semacam sop buntut yang banyak dijual di rumah makan. Walau hasil dari kode buntut itu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kalau anda menang&lt;/span&gt;) bisa membayar sop buntut untuk satu RT atau satu kampung. Kasihan tukang becak itu, jika kalah maka itu artinya peluh dan keringat mereka seharian langsung musnah ditelan bandar buntut. Harusnya memang tukang becak tidak usah berjudi, sebab berjudi adalah ‘hiburan’ buat mereka yang banyak uang dan bukan jalan untuk mencari uang karena menjadi penjudi bukanlah sebuah pekerjaan. Tidak percaya? Tanyalah kepada semua orang di seluruh Indonesia, apakah ada yang berprofesi sebagai penjudi atau yang KTP-nya mencantumkan pekerjaan mereka sebagai penjudi? Mungkin hanya jika orang itu lagi mabuk maka dia akan menjawab, “.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;iya&lt;/span&gt; ..”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Semua hal adalah perjudian, sebab tak pernah ada sesuatu yang tidak kita pertaruhkan .. sekecil apapun itu. Kemarin, hari ini, dan esok saya akan terus ‘berjudi’ dan ‘bertaruh’. Entah apakah pertaruhan itu dalam pertandingan yang saya lakoni atau tidak, saya juga tidak tahu. Sebab perjudian terkadang tidak memerlukan terlalu banyak argumentasi. Namun bisa juga saya katakan bahwa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;look at our position&lt;/span&gt;, apakah kita harus jadi penonton yang baik atau pemain inti atau pemain cadangan atau wasit atau pelatih manajer atau komentator atau penonton radikal atau mungkin tidak menjadi apapun karena kita memang merasa bukan bagian dari pertandingan itu? Lihat jadwal &amp;amp; tiket, agar kita tidak keliru masuk stadion. Sebab jangan sampai kita babak belur pada pertandingan yang salah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya juga tidak bisa menjanjikan jika perjudian dan pertaruhan itu akan selau dan sering saya menangkan, sebab dadunya bukan saya yang pegang dan kartunya terkadang penuh ‘misteri’. Namun yang pasti saya tidak akan bisa atau susah mengikuti pesan Rhoma Irama untuk tidak bertaruh dan berjudi, sebab kehidupan itu bukan di dalam gitarnya si raja dangdut. Tapi ia ada di meja dadu dan di dalam kartu. Setidaknya ia ada di dalam stadion, saat bola terus bergulir dan pemainnya pun terkadang tidak tahu kemana bola itu pada detik berikutnya akan berlari. Jika tidak mendapat piala, mungkin setidaknya kita bisa menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Man of The Match&lt;/span&gt;. Itu saja .. SELAMAT BERTARUH, kawan ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bandung, 8 Januari 2012&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-6736685705929292583?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/6736685705929292583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=6736685705929292583' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/6736685705929292583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/6736685705929292583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2012/01/selamat-bertaruh-catatan-seorang.html' title='SELAMAT BERTARUH : Catatan Seorang Penjudi'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-NqIiqcxzImw/Twp83mIM2kI/AAAAAAAAApU/Phl9UuTVcBk/s72-c/judi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-2838254172779720601</id><published>2011-12-31T02:07:00.007+07:00</published><updated>2011-12-31T02:41:34.582+07:00</updated><title type='text'>SEMACAM MEMORABILIA : Catatan Akhir Tahun 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SERENADE AKHIR 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-.. tanpa hari kemarin, maka kita tak akan pernah berada dihari ini dan hari ini adalah alasan kita untuk mencintai hari esok ..-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-2I4vSpEDpP4/Tv4McdNkZyI/AAAAAAAAApI/w8srXR5FBtY/s1600/327286_270360492988411_100000433886868_1002308_1514388640_o.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 194px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-2I4vSpEDpP4/Tv4McdNkZyI/AAAAAAAAApI/w8srXR5FBtY/s320/327286_270360492988411_100000433886868_1002308_1514388640_o.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5692000662060295970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AKHIR&lt;/span&gt; tahun sedang menghitung jam untuk akhirnya permisi meninggalkan 2011. Berjejak perlahan dan pasti, meninggalkan banyak hal. Seperti tahun-tahun sebelumnya, akhir tahun baru kali ini pun tak akan jauh dari pesta kembang api menyambut tahun yang baru. Ditutup sekaligus dibuka dengan doa-doa serta harapan yang relatif sama dengan tahun kemarin, kemudian disisipi juga dengan refleksi dan evaluasi. Standar dan begitu umum. Kita selalu terjebak euforia momentum, kegembiraan yang entah pertama kali dibentuk oleh siapa hingga seolah-olah kita akan memasuki masa yang ‘aneh’ pada tahun yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;T&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;ahun 2011 penuh gonjang ganjing. Sebenarnya tidak sedramatis itu juga, sebab peristiwa demi peristiwa yang berlangsung adalah lumrahnya sebuah kodrat alam. Catatan ini bukanlah semacam kaledioskop ataupun analisa satu tahun, itu terlalu luar biasa. Seperti biasa ini hanyalah catatan ringan yang sebisa mungkin ‘direnyah-renyahkan’. Jika masih terasa alot atau liat, ya ‘lembutkan’ saja .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Seperti halnya cerita sepanjang tahun ini. Kita tentu pernah menikmati episode pelarian Nazarudin dan terkenalnya Udin Sedunia, kemudian berakhirnya ‘perjalanan’ Nunun Nurbaeti kembali ke tanah air, kisah asmara luar biasa Angelina Sondakh dengan seorang polisi, hingga pertikaian-pertikaian lokal yang me-nasional. Tentu apa yang saya ‘absen’ diatas hanya sedikit dari berbagai kisah yang terjadi selama kurun kurang lebih 365 hari di republik ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Oh ya, sudah pada baca ‘gosip’ di internet? Katanya pak Presiden dapat menantu, terus ada polisi ingin jadi penyanyi, dan tak lupa kisah cinta spektakuler yang bertaburan menghias ruang baca maya kita. Tentu saja tak ketinggalan para selebritis, sepanjang tahun mereka adalah sumber ‘informasi’ (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;beda tipis dengan isu&lt;/span&gt;). Namun yang tak kalah menariknya adalah hujan. Akhir tahun adalah masa buat ‘air kiriman langit’ mengekspresikan diri, entah berbentuk gerimis hingga mengajak angin puting beliung dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;backsound&lt;/span&gt; petir menyambar mencipta banjir. Semua mengisi tahun 2011, dengan demikian maka tak ada istilah hari akan sepi. Setidaknya begitulah kira-kira.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pukul 01.22 tengah malam waktu Indonesia Bagian (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bandung jawa&lt;/span&gt;) Barat ketika saya mengetik tulisan ini. Suasana sedikit tenang, terdengar lenguh kereta api dikejauhan dengan sesekali diselipi suara motor di luar jalan raya sana. Hujan kebetulan sedang ‘istirahat’, mungkin mengumpulkan tenaga buat malam tahun baru. Merusak setidaknya rencana acara jalan-jalan para ‘pemuja’ euforia momentum. Terbayang mungkin akan ada yang mengomel atau setidaknya menggerutu, walau tidak sedikit juga yang ikhlas dan menikmati saja butiran air yang jatuh dari langit itu sebagai momen yang berkesan juga. Toh setidaknya mereka ada alasan untuk mengatakan, “.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dingin ya&lt;/span&gt; ..”, sebagai pembenaran saat harus merasa ‘bertanggung jawab’ untuk memegang tangan pasangannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seorang kawan menulis dalam akun facebook-nya, “.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;biarkan aku merindukanmu sepanjang abad, walau terjerat pedih sepanjang hayat&lt;/span&gt; ..”. Saya menyukai sesuatu yang seni, termasuk tulisan kawan saya itu. Namun saya mencoba melihatnya dari sisi berbeda, bahwa kawan saya itu menikmati setiap tahun termasuk 2011 ini dengan ‘nuansa’ yang selalu ada rindu menyayatnya. Setidaknya itu yang bisa saya tangkap. Bagaimana dengan 2012 esok? Sudah bisa ditebak, nuansa itu pasti akan ada didalam hari-harinya kawanku itu. Sebab dia sudah mengatakan sepanjang abad sepanjang hayat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Melencer sedikit ke facebook, anda pasti tahu itu. Jika tidak tahu, maka saya agak bisa memastikan bahwa anda adalah orang yang sama sekali sedang mencoba menjauhkan diri dari peradaban dan dunia sosial. Buat anda yang tahu facebook, saya mengajak anda untuk ‘iseng-iseng’ mencoba mengerti ‘perilakunya’. Dia adalah sebuah ‘kamar pribadi’ yang membuat kita bisa ‘telanjang tanpa sadar’ dan orang-orang di tempat hingga pulau lain atau benua berbeda bisa melihat ‘ketelanjangan’ kita. Tak pernah ada yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;privacy&lt;/span&gt; di internet, begitu kata orang yang membuat facebook dan kita sering lupa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sudahlah, akhir tahun ini tidak banyak yang ingin saya tuliskan. Toh (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sekali lagi&lt;/span&gt;) sepertinya harapan dan doa semuanya akan relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya, kita jangan munafiklah .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; .. jadi saya pikir mungkin kita saatnya belajar membuat resolusi, yaitu sesuatu yang merupakan ‘tekad’ kita di hari esok. Tekad yang lahir dari kenyataan hari ini dan pengalaman dari hari kemarin. Jangan terlalu berandai-andai atau ‘bermimpi’, semuanya yang standar saja. Setidaknya itu akan lebih berarti dari sekedar harapan dan doa yang ‘terucap’ karena pengaruh euforia momentum yang hanya ikut-ikutan karena melihat kembang api dan gegap gempita orang yang merayakan tahun baru.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Kita adalah nafas waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Kita adalah derap zaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Kita adalah lenguh masa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Manusia yang tak pernah benar mengerti hidupnya adalah mereka yang tak pernah tahu kebutuhannya sendiri. Terlalu bijak, tapi saya tidak ingin bijak. Itu cuma saya dapat baca di berita internet. Sama seperti anda .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; .. selamat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TAHUN BARU 2012&lt;/span&gt; untuk semua dimana saja berada dan beraktifitas, tanpa hari kemarin maka kita tak akan pernah berada dihari ini dan hari ini adalah alasan kita untuk mencintai hari esok. Salam hangat .. nyalakan lenteranya, kawan .. jaga apinya untuk menyala sepanjang tahun selama hayat hingga batas abad, itu lebih dari sekedar kembang api!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bandung, 31 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Ket: ilustrasi oleh airbening21, lokasi kebun teh Malabar - Pangalengan, April 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-2838254172779720601?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/2838254172779720601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=2838254172779720601' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/2838254172779720601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/2838254172779720601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/12/semacam-memorabilia-catatan-akhir-tahun.html' title='SEMACAM MEMORABILIA : Catatan Akhir Tahun 2011'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-2I4vSpEDpP4/Tv4McdNkZyI/AAAAAAAAApI/w8srXR5FBtY/s72-c/327286_270360492988411_100000433886868_1002308_1514388640_o.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-8561615813222504255</id><published>2011-10-16T00:40:00.005+07:00</published><updated>2011-10-16T00:56:00.834+07:00</updated><title type='text'>MENJADI 'BAJINGAN' : Catatan Sebuah Penilaian</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-ORDzhjKIhyA/TpnGW0G2D9I/AAAAAAAAAo0/MS6uUt6OMO0/s1600/Bajingan2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-ORDzhjKIhyA/TpnGW0G2D9I/AAAAAAAAAo0/MS6uUt6OMO0/s320/Bajingan2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5663776101641883602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Si Badjing "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: nemu di google aja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;YANG TERLUPAKAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(minjem judul lagunya Iwan Fals)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=" font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;- Tak usahlah kita terlalu menggunakan topeng, cukuplah kita bisa menempatkan diri kita seperti apa dan dimana serta bersama siapa kita saat itu .. -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MALAM&lt;/span&gt; masihlah jauh dari tua, sekira pukul sepuluh kurang. Untuk ukuran kota besar, maka itu termasuk ‘sore’. “.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jadi bagaimana, menurut kamu seperti apakah orang kayak aku ini?&lt;/span&gt;”, angin berhembus agak dingin saat kulontarkan pertanyaan iseng itu. Setengah berteriak dia menjawab, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kamu bajingan!!&lt;/span&gt;” dan aku tertawa keras. Entah pikiran apa yang melanda perempuan itu sehingga pola pikirnya membuat ia memberi jawaban yang aku kira aneh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ia belum lama kukenal dan aku ‘menjailinya’. Lucu memang dan sangat amburadul. Aku berusaha membuatnya tertawa dan ia cukup senang. Ini terlihat saat ia mengucapkan kata bajingan sambil tertawa juga sesudahnya. Aku setuju sama dia bahwa tak boleh ada beban, sebab semua harus mengalir. Senantiasa membagi kegembiraan kepada setiap orang sesuai dengan jenis kelaminnya adalah hal yang penuh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;improtitatif&lt;/span&gt;. Tentu saja dengan cara masing-masing, walau itu kadang-kadang terkesan tolol.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Laut adalah perempuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Bumi adalah perempuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Air adalah perempuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Samudera juga perempuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Tanah juga perempuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Rembulan juga perempuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Dan selebih hanyalah sepi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Dan selebihnya adalah sepi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=" font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;(SAJAK PEREMPUAN - Bambang Trismawan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di laut kita jaya, di darat kita buaya. Seorang kawan mengatakan itu. Aku tahu kawan itu bukanlah semacam ‘buaya’ bagi lawan jenisnya, namun daya kreatifnya telah memberikan semacam inspirasi kata-kata buat orang lain lewat kemahirannya beretorika. Tak usahlah kita terlalu menggunakan topeng, cukuplah kita bisa menempatkan diri kita seperti apa dan dimana serta bersama siapa kita saat itu. Maling atau copet yang beretika tidak akan pernah mencuri dalam keramaian hajatan rumahnya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Masuk kandang kambing maka bisalah mengembik, kawan .. tapi jangan jadi kambing. Aku bukan seorang yang agamis, bukan pula seorang atheis. Aku adalah pejalan yang mengalir dan biarlah perempuan itu mengingatku sebagai seorang bajingan. Walau aku yakin, ia sendiri tidak akan pernah mengerti mengapa ia sampai menyebutku seperti itu. Biarlah .. tidak usah dipikirkan, sebab setidaknya malam itu kami bisa tertawa lepas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=" font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Bandung, 30 September 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-8561615813222504255?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/8561615813222504255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=8561615813222504255' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/8561615813222504255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/8561615813222504255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/10/menjadi-bajingan-catatan-sebuah.html' title='MENJADI &apos;BAJINGAN&apos; : Catatan Sebuah Penilaian'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ORDzhjKIhyA/TpnGW0G2D9I/AAAAAAAAAo0/MS6uUt6OMO0/s72-c/Bajingan2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-7445424274309789381</id><published>2011-09-13T11:29:00.006+07:00</published><updated>2011-09-13T11:59:30.164+07:00</updated><title type='text'>MENJADI PEMBERANI : Catatan Saat Sakit Gigi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-PixWq4eoDW4/Tm7ggNdz0pI/AAAAAAAAAog/kPwho3YaCF4/s1600/tengh.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 226px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-PixWq4eoDW4/Tm7ggNdz0pI/AAAAAAAAAog/kPwho3YaCF4/s320/tengh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5651701426371678866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;" Peralatan Mencabut dan Membongkar "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;ilustrasi oleh: nemu di google dan di edit sendiri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;SAKIT GIGI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;- Kawan-kawan saya menyukai syairnya, jadi setiap kali ada kawan (termasuk saya) yang giginya mulai ‘demonstrasi’, maka kawan yang lain menghiburnya dengan menyanyikan lagu itu. Lumayanlah daripada manyun .. hehee .. -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SAYA&lt;/span&gt; sakit gigi, kawan. Ini pertama kali saya alami, selain dari dulu pernah cabut gigi waktu masih anak-anak tentunya. Tapi itu bukanlah sakit gigi seperti saat ini. Nyerinya luar biasa, kawan. Saya merasa kepala berdenyut-denyut dan leher terasa panas. Sebuah gigi kecil dengan posisi paling belakang seperti merusak segalanya. Gigi yang sakit ini harus dicabut, agar tidak menjadi ‘bahaya laten’ yang membuat saya tersugesti menjadi penakut setiap mau makan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dokter gigi itu mahal, kawan. Tapi pemerintah masih cukup baik dengan menaruh dokter gigi di puskesmas. Tentu saja, sebab berobat di puskesmas itu biayanya murah. Namun sebagai rakyat kecil, dokter di puskesmas mengingatkan saya untuk bersabar dengan cara meminta saya kembali minggu depan. Saya diberikan obat generik dan harus diminum hingga habis. Malamnya saya ‘meraung-raung’, gigi yang telah begitu berjasa itu kembali melakukan ‘kudeta’ dan ‘menyiksa’ saya. Apa boleh buat, saya hanya bisa pasrah sambil menunggu ‘pemberontakan’ itu mereda dengan sendirinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Seorang penyanyi dangdut yang kini telah ‘bergelar’ almarhum dulu pernah bersenandung, bahwa lebih sakit hati daripada sakit gigi. Kawan-kawan saya menyukai syairnya, jadi setiap kali ada kawan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;termasuk saya&lt;/span&gt;) yang giginya mulai ‘demonstrasi’, maka kawan yang lain menghiburnya dengan menyanyikan lagu itu. Lumayanlah daripada manyun .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; .. Semua orang tentu pernah sakit hati, tapi ‘siksaan’ jiwa tentu beda dengan cobaan pada raga. Saya tidak suka keduanya, tapi sakit gigi terasa lebih menyengat. Menyerang mental juga karena kalau tidak kuat maka bawaannya adalah marah-marah dan kesal tidak karuan. Jadi apa yang harus kita lakukan jika sakit gigi? Sabarlah dan berdoalah serta siapkan mental anda, sebab secara fisik kita pasti akan merasa begitu menderita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;PUISI ANAK SD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Sakit gigi terasa seperti ditikam belati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Sakit gigi bagaikan terbakar api&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Sakit gigi aduhai nyeri sekali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Sakit gigi lebih frontal dari sakit hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Sakit gigi jangan sampai kawan mengalami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Tapi jika akhirnya harus sakit gigi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Ambil hikmahnya dengan bijak bestari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Sebab setidaknya sementara akan melupakan sakit hati,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Bandung, 7 September 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;* saat coretan ini saya posting, gigi saya sudah di cabut .. terima kasih banyak, Bu Dokter .. dirimu memang juara :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-7445424274309789381?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/7445424274309789381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=7445424274309789381' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/7445424274309789381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/7445424274309789381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/09/menjadi-pemberani-catatan-saat-sakit.html' title='MENJADI PEMBERANI : Catatan Saat Sakit Gigi'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-PixWq4eoDW4/Tm7ggNdz0pI/AAAAAAAAAog/kPwho3YaCF4/s72-c/tengh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-9114781916561901845</id><published>2011-09-08T23:39:00.005+07:00</published><updated>2011-09-08T23:55:09.043+07:00</updated><title type='text'>PEMANDU SADAR : Catatan Tentang Alat-Alat Tabuh Yang (mulai) Terlupakan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-pyVomDm9QCk/TmjxqCQP3TI/AAAAAAAAAoY/5PlZHlgcGOU/s1600/dadot.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-pyVomDm9QCk/TmjxqCQP3TI/AAAAAAAAAoY/5PlZHlgcGOU/s320/dadot.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5650031436998106418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;" Traditional Drum and Guitar "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;ilustrasi oleh: airbening21 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;SANG PENABUH&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;- Dung .. Dung .. Dung .. / Suara bedug seperti sudah di pinggir telinga / Dung .. Dung .. Dung .. / Dan aku harus bersiap berlomba dengan hujan / Dung .. Dung .. Dung .. / Ternyata hanya degup jantung saja ..-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ADA&lt;/span&gt; seorang tua di kampung saya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sekarang beliau sudah meninggal&lt;/span&gt;), namanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;papuq&lt;/span&gt; Juahir. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Papuq&lt;/span&gt; dalam bahasa Sasak Lombok artinya kakek. Beliau memang sudah tua, bahkan sedari saya masih kecil. Saya kenal baik sebab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;papuq&lt;/span&gt; Juahir sering ke rumah, ibu saya sering minta bantuan mengupas kelapa atau membersihkan rumput di halaman dan lain sebagainya. Bahkan kalau tidak salah ingat, sumur di rumah saya juga di gali sama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;papuq&lt;/span&gt; Juahir. Tak ada yang aneh dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;papuk&lt;/span&gt; Juahir ini sehingga saya menuliskannya di paragrap awal. Bukan juga saya mau membuat sebuah catatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;in memoriam&lt;/span&gt; tentang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;papuq&lt;/span&gt; Juahir. Saat ini saya sedang mengingatnya sebagai seorang penabuh beduk yang handal. Hampir semua orang di kampung saya mengetahui hal itu. Pukulan tiga rentetnya sangat terkenal. Pas mantap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pokona mah&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Anda pasti tahu apa itu beduk, termasuk juga apa yang disebut dengan penabuh beduk. Jika lebaran tiba maka para penabuh beduk akan saling bergantian ‘menghajar’ beduk yang ada di masjid-masjid. Semua orang boleh menabuh beduk, terlepas dari apakah ia seorang yang ahli atau bukan. Itu tak penting sebab intinya adalah kemeriahan saja. Namun di kampung saya, beduk itu telah mulai ditabuh dari malam pertama Ramadhan yang dibunyikan setiap selesai tarawih. Saya pikir itu bagus, sebab setidaknya selama hampir sebulan para penabuh telah mulai latihan agar nanti pas malam lebaran suara tabuhannya sudah terlatih dan enak didengar. Jadi peluang suara beduk akan terdengar ‘tidak merdu’ menjadi agak berkurang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kini mari sejenak kita dengar suara tiang listrik yang mulai di pukul-pukul dari jam 12 malam dan berlanjut setiap jam dengan jumlah pukulan yang disesuaikan dengan angka jam hingga pukul 4 pagi. Itu hansip yang sedang jaga ronda. Kemudian ketika terjadi bencana alam atau kondisi gawat darurat kita akan mendengar suara kentongan dipukul bertalu-talu. Lalu apa persamaannya selain dari bahwa itu sama-sama mengandung arti dipukul? Tidak perlu rumit atau yang sulit-sulit, cukuplah hal yang ringan saja bahwa itu berarti pengingat dan ‘penunjuk’. Sesuatu yang luar biasa bukan?! Mari kita obrolkan sedikit sambil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngopi&lt;/span&gt;, mumpung masih cukup hangat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Seorang penabuh beduk, pemukul kentongan, atau pemukul tiang listrik sejatinya adalah mereka yang mengingatkan kita akan waktu atau kondisi yang terjadi. Mereka yang membuat kita sadar bahwa ada sesuatu atau setidaknya bahwa kita harus melakukan apa. Mereka sebenarnya adalah ‘pemimpin’, semacam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;leader&lt;/span&gt; yang memandu kita. Terlepas dari sejarahnya dan ‘sekte’ atau mazhab yang dianut, beduk sejak dahulu merupakan penanda datang waktu sholat. Jadi tidak digunakan hanya saat Ramadhan maupun lebaran saja. Tugas-tugas mulia dari benda-benda itu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;selain dari tiang listrik yang ‘diberdayakan’ kemudian oleh hansip&lt;/span&gt;) beserta dengan orang yang memukul atau menabuhnya sangatlah mengandung arti yang luhur. Tanpa sadar dan kita harus sadar bahwa kita harus berterima kasih kepada mereka beserta dengan benda-benda tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Saya disini tidak ingin mengajak untuk melakukan pemujaan terhadap benda atau manusia, cuma sekedar untuk memberi penghargaan saja. Bahwa kita ternyata dalam kondisi tertentu tanpa sadar membutuhkan ‘pemimpin’. Kita dalam waktu-waktu yang ‘bias’ memerlukan pemandu sadar. Namun jangan menyamakan mereka itu dengan seorang pemain drum dengan seperangkat alat drumnya pada sebuah grup band. Itu berbeda tentunya, sebab pemain drum bukanlah pemandu waktu namun hanya pemandu ketukan pada sebuah lagu. Hakikat dan manfaatnya tentu jauh berbeda dengan seorang penabuh beduk, pemukul kentongan bencana, maupun tiang listrik yang dipukul-pukul hansip ditengah malam buta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Baiklah, kawan .. gelas kopi kita sudah hampir kosong dan sisa kopi dipantat gelas telah mulai dingin. Lewat akhir coretan ini saya ingin mencoba belajar untuk berterima kasih kepada seluruh penabuh beduk di seluruh dunia, termasuk kepada pemukul kentongan di kampung-kampung, dan juga segenap hansip di nusantara ini. Spesial buat almarhum &lt;span style="font-style: italic;"&gt;papuq Juahir&lt;/span&gt;, semoga beliau mendapat tempat sebaik-baik dan seindah-indah tempat disisi-Nya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Amin ya Robbalalamin &lt;/span&gt;.. percayalah, walau tangan-tangan itu pada waktunya telah tak mampu lagi mengangkat pemukulnya tapi suara pukulan beduk atau kentongan dan tiang listrik itu akan selalu terrdengar sepanjang masa. Bertalu-talu dan berdengung dengan indah sampai ke ujung langit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Bandung, 5 September 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;-------oooOooo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-9114781916561901845?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/9114781916561901845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=9114781916561901845' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/9114781916561901845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/9114781916561901845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/09/pemandu-sadar-catatan-tentang-alat-alat.html' title='PEMANDU SADAR : Catatan Tentang Alat-Alat Tabuh Yang (mulai) Terlupakan'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-pyVomDm9QCk/TmjxqCQP3TI/AAAAAAAAAoY/5PlZHlgcGOU/s72-c/dadot.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-8351895412278857662</id><published>2011-08-29T00:42:00.005+07:00</published><updated>2011-08-29T00:50:59.843+07:00</updated><title type='text'>LEBARAN DI KAMPUNG : Catatan Tentang Mudik 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-vXbWwP-B4Dw/Tlp-OpVmgKI/AAAAAAAAAoQ/m5QOEf7EtU0/s1600/Arus%2BMudik%2BLebaran%2B2010.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 203px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-vXbWwP-B4Dw/Tlp-OpVmgKI/AAAAAAAAAoQ/m5QOEf7EtU0/s320/Arus%2BMudik%2BLebaran%2B2010.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5645963872942063778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Arus Mudik "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: nemu di google&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;MUDIK LEBARAN 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- .. yang pasti mudik adalah sebuah spirit, mudik adalah dimana kita dengan bangga mengatakan bahwa kita berasal dari kampung .. -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LEBARAN&lt;/span&gt; 1432 Hijriyah, itu artinya tahun 2011. Tak terasa sudah hampir 12 tahun saya merantau, jauh dari keluarga dan tentu saja jarang bertemu kawan di kampung halaman. Tahun ini saya tidak mudik, banyak hal yang harus saya selesaikan dan semuanya dalam waktu yang berdempet-dempetan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;selain alasan bahwa tiket mudik tahun ini ‘sedang mahal’ bagi saya .. hehee ..&lt;/span&gt;). Entahlah, apakah saya memang ‘terlihat’ manis bagi sebuah bangku sekolah sehingga bangku-bangku dan ruang-ruang kelas itu selalu saja ‘menakdirkan’ saya untuk tidak pernah jauh dari ‘mereka’. Lalu saya mengalir di koridor-koridor, mengikuti nafas waktu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mudik, kenapa kita harus mudik? Tentu saja karena kita adalah orang udik atau dengan kata lain karena kita punya kampung halaman. Sebab lainnya juga mungkin karena kita punya istri atau suami (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;misalnya&lt;/span&gt;) dari tempat yang berbeda dengan tempat kita tinggal saat ini. Itu yang membuat kita harus mudik saat lebaran tiba. Mudik adalah sebuah aktifitas fenomenal. Bayangkan saja orang beratus ribu hingga berjuta jumlahnya bergerak menuju kampung halaman dalam waktu yang bersamaan atau berurutan untuk pulang berlebaran bersama keluarga dan handai taulan disana. Seorang kawan pernah bercerita bahwa ia pernah berlebaran dikampung istri kakaknya, itu hanya karena ia ingin merasakan sensasionalnya sebuah mudik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Banyak orang yang tidak bisa mudik. Selain tidak punya ongkos dan bekal, maka ada juga yang karena ia memang ‘tidak punya kampung’. Keluarganya tidak ada yang jauh, semua ‘numpuk’ dikota. Jadilah ia berlebaran disitu-situ saja. Tradisi mudik mengajarkan banyak hal. Semangat silaturahmi dan pesan bahwa setiap manusia janganlah lupa pulang seperti kacang lupa akan kulitnya. Selain itu mudik memberikan kita makna akan sebuah kebersamaan dan kesabaran. Bersama-sama pemudik lain bermacet-macetan dan berdesak-desakan, sekaligus bersabar dalam perjalanan. Mungkin semua alasan itu adalah sebuah pembenaran saja, namun semuanya memang sesuatu yang bisa kita dapatkan saat mudik. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Beberapa orang mengatakan bahwa mudik itu membuat banyak masalah. Mungkin benar juga, tapi berpikir seperti itu menandakan kita tidak pernah mengalami mudik .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hahahaa&lt;/span&gt; .. atau mungkin tidak berani mudik, sebab belum sukses .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; .. yang pasti mudik adalah sebuah spirit, mudik adalah dimana kita dengan bangga mengatakan bahwa kita berasal dari kampung. Orang kota tidak bisa merasakan mudik, hanya kita orang desa yang bisa mudik. Ingin mudik? Mari ikut saya kekampung .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hahaa&lt;/span&gt; .. selamat mudik semua, selamat berlebaran .. mohon maap lahir bathin, salam buat keluarga dirumah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bandung, 29 Agustus 2011 / 29 Ramadhan 1432 H.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-8351895412278857662?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/8351895412278857662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=8351895412278857662' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/8351895412278857662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/8351895412278857662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/08/arus-mudik-ilustrasi-oleh-nemu-di.html' title='LEBARAN DI KAMPUNG : Catatan Tentang Mudik 2011'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-vXbWwP-B4Dw/Tlp-OpVmgKI/AAAAAAAAAoQ/m5QOEf7EtU0/s72-c/Arus%2BMudik%2BLebaran%2B2010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-4356043264608174922</id><published>2011-07-23T03:19:00.006+07:00</published><updated>2011-07-23T03:44:23.552+07:00</updated><title type='text'>RAMADHAN DALAM INGATAN : Catatan Tentang Masa Kecil</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Fn_ckOcUfGI/TinemF3NNSI/AAAAAAAAAoI/Svk0xAIYqwI/s1600/480btrflyimg005.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Fn_ckOcUfGI/TinemF3NNSI/AAAAAAAAAoI/Svk0xAIYqwI/s320/480btrflyimg005.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632277554993640738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Mesin Jahit "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: nemu di google dan di edit pake adobephotosop&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;SUARA RAMADHAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kisah Dari Kampung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- Jadi suara mesin jahit itu bagi saya sama sekali tidaklah mengganggu, malah irama yang terdengar begitu merdu. Ibu menikmati pekerjaannya .. -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BANDUNG&lt;/span&gt; di suatu malam yang gerimis. Mungkin seminggu lebih sebelum hari pertama Ramadhan tahun 2011 ini tiba, saya kurang tahu juga. Kita serahkan saja jadwalnya kepada MUI untuk menentukannya. Tapi yang pasti bulan Ramadhan selalu menjadi ajang para calo tiket kereta dan bis antar kota mulai bekerja. Menimbun tiket untuk dijual kembali nanti mendekati hari lebaran tiba dengan harga yang berlipat-lipat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yah&lt;/span&gt;, biarlah mereka dengan caranya sendiri mencari ‘rezeki’. Semua juga punya ‘kebiasaan’ masing-masing, seperti halnya koruptor dengan strategi tender atau maling kampung yang beraksi saat musim panen tiba dan rentenir ketika masa paceklik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Salah satu hal yang sering saya ingat tentang bulan Ramadhan adalah ketika saya kecil. Ibu saya adalah seorang yang cukup terkenal bisa menjahit dulu di kampung. Itulah kenapa setiap bulan puasa tiba, maka ibu sering banyak mendapat order menjahit baju. Ibu saya menjahit dengan model tradisional. Mesin jahit yang beliau pakai mereknya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Butterfly”&lt;/span&gt; dan sampai sekarang mesin jahit itu masih ada di rumah. Salah satu saksi bisu saya besar dan tumbuh dirumah. Dengan mesin jahit itu saya bisa punya baju lebaran, punya uang saku sekolah, dan kadang-kadang punya uang jajan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dulu kalau bulan puasa, saya sering terbangun tengah malam karena suara mesin jahit. Ibu suka menjahit sampai mendekati sahur tiba. Ini bisa dimaklumi karena semua orang yang menjahit ke rumah tentu ingin jahitannya cepat selesai. Saya senang tentunya, sebab kalau banyak yang menjahit baju, maka itu artinya saya akan punya baju lebaran. Jadi suara mesin jahit itu bagi saya sama sekali tidaklah mengganggu, malah irama yang terdengar begitu merdu. Ibu menikmati pekerjaannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kini mesin jahit itu sudah tidak terpakai, hanya teronggok saja dirumah. Ibu sudah tidak menjahit lagi, beliau sudah tidak kuat lagi harus begadang dan matanya sudah rabun termakan usia. Selain itu sekarang orang-orang sudah mengenal mode dan baju-baju siap pakai sudah banyak dijual. Keahlian ibu sudah tidak mempunyai ‘nilai jual’ lagi. Tapi bagi saya, mesin jahit itu selalu ‘bersuara’ setiap bulan Ramadhan tiba dan saya selalu bisa ‘mendengarnya’. Walau hanya dalam ingatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Bandung, 23 Juli 2011 Pkl. 03.08 Wib.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-4356043264608174922?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/4356043264608174922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=4356043264608174922' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4356043264608174922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4356043264608174922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/07/ramadhan-dalam-ingatan-catatan-tentang.html' title='RAMADHAN DALAM INGATAN : Catatan Tentang Masa Kecil'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Fn_ckOcUfGI/TinemF3NNSI/AAAAAAAAAoI/Svk0xAIYqwI/s72-c/480btrflyimg005.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-1611875514608041826</id><published>2011-06-08T21:10:00.005+07:00</published><updated>2011-06-08T21:28:29.562+07:00</updated><title type='text'>SEPOTONG SENJA UNTUK PACARKU : Catatan Dari Seno Gumira Ajidarma</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/--VGIqwB7_us/Te-DFChkhlI/AAAAAAAAAoA/7RX_o1GyUmo/s1600/DSC00136.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/--VGIqwB7_us/Te-DFChkhlI/AAAAAAAAAoA/7RX_o1GyUmo/s320/DSC00136.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615851382954559058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;" Kaki Langit "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;ilustrasi oleh: airbening21&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;SEPOTONG SENJA UNTUK PACARKU&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Oleh: Seno Gumira Ajidarma&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Alina tercinta,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Bersama surat ini kukirimkan padamu sepotong senja--dengan angin, debur ombak, matahari terbenam, dan cahaya keemasan. Apakah kamu menerimanya dalam keadaan lengkap? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Seperti setiap senja di setiap pantai, tentu ada juga burung-burung, pasir yang basah, siluet batu karang, dan barangkali juga perahu lewat di jauhan. Maaf, aku tidak sempat menelitinya satu persatu. Mestinya ada juga lokan, batu yang berwarna-warni, dan bias cahaya cemerlang yang berkeretap pada buih yang bagaikan impian selalu saja membuat aku mengangankan segala hal yang paling mungkin kulakukan bersamamu meski aku tahu semua itu akan tetap tinggal sebagai kemungkinan yang entah kapan menjadi kenyataan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kukirimkan sepotong senja ini untukmu Alina, dalam amplop yang tertutup rapat, dari jauh, karena aku ingin memberikan sesuatu yang lebih dari sekedar kata-kata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; Sudah terlalu banyak kata di dunia ini Alina, dan kata-kata, ternyata, tidak mengubah apa-apa. Aku tidak akan menambah kata-kata yang sudah tak terhitung jumlahnya dalam sejarah kebudayaan manusia Alina.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Untuk apa? Kata-kata tidak ada gunanya dan selalu sia-sia. Lagi pula siapakah yang masih sudi mendengarnya? Di dunia ini semua orang sibuk berkata-kata tanpa peduli apakah ada orang lain yang mendengarnya. Bahkan mereka juga tidak peduli dengan kata-katanya sendiri. Sebuah dunia yang sudah kelebihan kata-kata tanpa makna. Kata-kata sudah luber dan tidak dibutuhkan lagi. Setiap kata bisa diganti artinya. Setiap arti bisa diubah maknanya. Itulah dunia kita Alina.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kukirimkan sepotong senja untukmu Alina, bukan kata-kata cinta. Kukirimkan padamu sepotong senja yang lembut dengan langit kemerah-merahan yang nyata dan betul-betul ada dalam keadaan yang sama seperti ketika aku mengambilnya saat matahari hampir tenggelam ke balik cakrawala.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alina yang manis, Alina yang sendu, Akan kuceritakan padamu bagaimana aku mendapatkan senja itu untukmu&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sore itu aku duduk seorang diri di tepi pantai, memandang dunia yang terdiri dari waktu. Memandang bagaimana ruang dan waktu bersekutu, menjelmakan alam itu untuk mataku. Di tepi pantai, di tepi bumi, semesta adalah sapuan warna keemasan dan lautan adalah cairan logam meski buih pada debur ombak yang menghempas itu tetap saja putih seperti kapas dan langit tetap saja ungu dan angin tetap saja lembab dan basah, dan pasir tetap saja hangat ketika kuusapkan kakiku ke dalamnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kemudian tiba-tiba senja dan cahaya gemetar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; Keindahan berkutat melawan waktu dan aku tiba-tiba teringat padamu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;barangkali senja ini bagus untukmu&lt;/span&gt;," pikirku. Maka kupotong senja itu sebelum terlambat, kukerat pada empat sisi lantas kumasukkan ke dalam saku. Dengan begitu keindahan itu bisa abadi dan aku bisa memberikannya padamu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Setelah itu aku berjalan pulang dengan perasaan senang. Aku tahu kamu akan menyukainya karena kamu tahu itulah senja yang selalu kamu bayangkan untuk kita. Aku tahu kamu selalu membayangkan hari libur yang panjang, perjalanan yang jauh, dan barangkali sepasang kursi malas pada sepotong senja di sebuah pantai di mana kita akan bercakap-cakap sembari memandang langit sambil berangan-angan sambil bertanya-tanya apakah semua ini memang benar-benar telah terjadi. Kini senja itu bisa kamu bawa ke mana-mana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ketika aku meninggalkan pantai itu, kulihat orang-orang datang berbondong-bondong, ternyata mereka menjadi gempar karena senja telah hilang. Kulihat cakrawala itu berlubang sebesar kartu pos.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Alina sayang,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Semua itu telah terjadi dan kejadiannya akan tetap seperti itu. Aku telah sampai ke mobil ketika di antara kerumunan itu kulihat seseorang menunjuk-nunjuk ke arahku,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dia yang mengambil senja itu! Saya lihat dia mengambil senja itu&lt;/span&gt;!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kulihat orang-orang itu melangkah ke arahku. Melihat gelagat itu aku segera masuk mobil dan tancap gas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Catat nomernya! Catat nomernya&lt;/span&gt;!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Aku melejit ke jalan raya. Kukebut mobilku tanpa perasaan panik. Aku sudah berniat memberikan senja itu untukmu dan hanya untukmu saja Alina. Tak seorang pun boleh mengambilnya dariku. Cahaya senja yang keemasan itu berbinar-binar di dalam saku. Aku merasa cemas karena meskipun kaca mobilku gelap tapi cahaya senja tentu cukup terang dilihat dari luar. Dan ternyata cahaya senja itu memang menembus segenap cahaya dalam mobilku,sehingga mobilku itu meluncur dengan nyala cemerlang ke aspal maupun ke angkasa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dari radio yang kusetel aku tahu, berita tentang hilangnya senja telah tersebar ke mana-mana. Dari televisi dalam mobil bahkan kulihat potretku sudah terpampang. Aduh. Baru hilang satu senja saja sudah paniknya seperti itu. Apa tidak bisa menunggu sampai besok? Bagaimana kalau setiap orang mengambil senja untuk pacarnya masing-masing? Barangkali memang sudah waktunya dibuat senja tiruan yang bisa dijual di toko-toko,dikemas dalam kantong plastik dan dijual di kaki lima. Sudah waktunya senja diproduksi besar-besaran supaya bisa dijual anak-anak pedagang asongan di perempatan jalan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Senja! Senja! Cuma seribu tiga&lt;/span&gt;!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Di jalan tol mobilku melaju masuk kota.Aku harus hati-hati karena semua orang mencariku. Sirene mobil polisi meraung-raung di mana-mana. Cahaya kota yang tetap gemilang tanpa senja membuat cahaya keemasan dari dalam mobilku tidak terlalu kentara. Lagi pula di kota, tidak semua orang peduli apakah senja hilang atau tidak. Di kota kehidupan berjalan tanpa waktu, tidak peduli pagi siang sore atau malam. Jadi tidak pernah penting senja itu ada atau hilang. Senja cuma penting untuk turis yang suka memotret matahari terbenam. Boleh jadi hanya demi alasan itulah senja yang kubawa ini dicari-cari polisi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sirene polisi mendekat dari belakang. Dengan pengeras suara polisi itu memberi peringatan,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pengemudi mobil Porsche abu-abu metalik nomor SG 19658 A, harap berhenti. Ini Polisi. Anda ditahan karena dituduh telah membawa senja. Meskipun tak ada aturan yang melarangnya, tapi berdasarkan&lt;/span&gt;..."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak sudi mendengarnya lebih lama lagi. Jadi kubilas dia sampai terpental keluar pagar tepi jalan. Kutancap gas dan menyelip-nyelip dengan lincah di jalanan. Dalam waktu singkat kota sudah penuh raungan sirene polisi. Terjadi kejar-kejaran yang seru.Tapi aku lebih tahu seluk-beluk kota, jalanan dengan cahaya yang bernmain warna, gang-gang gelap yang tak pernah tercatat dalam buku alamat, lorong-lorong rahasia yang hanya diperuntukkan bagi orang-orang di bawah tanah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Satu mobil terlempar di jalan layang, satu mobil lain tersesat di sebuah kampung, dan satu mobil lagi terguling-guling menabrak truk dan meledak lantas terbakar.Masih ada dua polisi bersepeda motor mengejarku. Ini soal kecil. Mereka tak pernah bisa mendahuluiku, dan setelah kejar-kejaran beberapa lama, mereka kehabisan bensin dan pengendaranya cuma bisa memaki-maki. Kulihat senja dalam saku bajuku. Masih utuh. Angin berdesir. Langit semburat ungu. Debur ombak menghempas ke pantai. Hanya padamulah senja ini kuserahkan, Alina.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tapi Alina, polisi ternyata tidak sekonyol yang kusangka. Di segenap sudut kota mereka telah siap siaga. Bahkan aku tak bisa membeli makanan untuk mengisi perutku. Bahkan di langit tanpa senja, helikopter mereka menyorotkan lampu di setiap celah gedung bertingkat. Aku tersudut dan akhirnya nyaris tertangkap. Kalau saja tidak ada gorong-gorong yang terbuka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Mobilku sudah kutinggal ketika memasuki daerah kumuh itu. Aku berlari di antara gudang, rumah tua,tiang serta temali. Terjatuh di atas sampah, merayapi tangga-tangga reyot, sampai seorang gelandangan menuntunku ke suatu tempat yang tak akan pernah kulupakan dalam hidupku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Masuklah&lt;/span&gt;," katanya tenang, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;disitu kamu aman&lt;/span&gt; ..".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ia menunjuk gorong-gorong yang terbuka itu. Ada tikus keluar dari sana. Banya bacin dan pesing. Kutengok ke bawah. Kulihat kelelawar bergantungan. Aku ragu-ragu.Namun deru helikopter dengan lampu sorotnya yang mencari-cari itu melenyapkan keraguanku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Masuklah, kamu tidak punya pilihan lain&lt;/span&gt;."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Dan gelandangan itu mendorongku. Aku terjerembab jatuh. Bau busuknya bukan main. Gorong-gorong itu segera tertutup dan kudengar gelandangan itu merebahkan diri di atasnya. Lampu sorot helikopter menembus celah gorong-gorong tapi tak cukup untuk melihatku. Kurabah senja dalam kantongku, cahayanya yang merah keemas-emasan membuat aku bisa melihat dalam kegelapan. Aku melangkah dalam gorong-gorong yang rupanya cukup tinggi juga. Kusibukkan kelelawar bergantungan yang entah mati entah hidup itu. Kulihat cahaya putih di ujung gorong-gorong. Air busuk mengalir setinggi lutut, namun makin ke dalam makin surut. Di tempat yang kering kulihat anak-anak gelandangan duduk-duduk maupun tidur-tiduran, mereka berserakan memeluk rebana dengan mata yang tidak memancarkan kebahagian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; Aku berjalan terus melangkahi mereka dan coba bertahan. Betapa pun ini lebih baik daripada harus menyerahkan senja Alina.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Di ujung gorong-gorong,di temapt cahaya putih itu, ada tangga menurun ke bawah. Kuikuti tangga itu. Cahaya semakin terang dan semakin benderang. Astaga. Kamu boleh tidak percaya Alina, tapi kamu akan terus membacanya. Tangga itu menuju ke mulut sebuah gua, dan tahukah kamu ketika aku keluar dari gua itu aku ada di mana? Di tempat persisi sama dengan tempat di mana aku mengambil senja itu untukmu Alina. Sebuah pantai dengan senja yang bagus:ombak,angin,dan kepak burung?tak lupa cahaya keemasan dan bias ungu pada mega-mega yang berarak bagaikan aliran mimpi. Cuma saja tidak ada lubang sebesar kartu pos. Jadi, meskipun persis sama,tapi bukan tempat yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Aku berjalan ke tepi pantai. Tenggelam dalam guyuran alam yang perawan. Nyiur tentu saja, matahari, dan dasat lautan yang bening dengan lidah ombak yang berdesis-desis. Tak ada cottage , tak ada barbeque, tak ada marina.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;semua itu memang tidak perlu. Senja yang bergetar melawan takdir membiaskan cahaya keemasan ke tepi semesta. Aku sering malu sendiri melihat semua itu. Alina, apakah semua itu mungkin diterjemahkan dalam bahasa&lt;/span&gt;?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sambil duduk di tepi pantai aku berpikir-pikir, untuk apakah semua ini kalau tidak ada yang menyaksikannya? Setelah berjalan ke sana ke mari aku tahu kalau dunia dalam gorong-gorong ini kosong melompong. Tak ada manusia, tak ada tikus, apalagi dinosaurus. Hanya burung yang terkepak, tapi ia sepertinya bukan burung yang bertelur dan membuat sarang. Ia hanya burung yang dihadirkan sebagai ilustrasi senja. Ia hanya burung berkepak dan berkepak terus disana. Aku tak habis pikir Alina, alam seperti ini dibuat untu apa? Untuk apa senja yang bisa membuat seseorang ingin jatuh cinta itu jika tak ada seekor dinosaurus pun menikmatinya? Sementara di atas sana orang-orang ribut kehilangan senja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Jadi, begitulah Alina, kuambil juga senja itu. Kukerat dengan pisau Swiss yang selalu kubawa, pada empat sisinya, sehingga pada cakrawala itu terbentuk lubang sebesar kartu pos. Dengan dua senja di saku kiri dan kanan aku melangkah pulang. Bumi berhenti beredar di belakangku, menjadi kegelapan yang basah dan bacin. Aku mendaki tangga kembali menuju gorong-gorong bumiku yang terkasih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sampai di atas, setelah melewati kalelawar bergantungan,anak-anak gelandangan berkaparan, dan air setinggi lutut, kulihat polisi-polisi helikopter sudah pergi. Gelandangan yang menolongku sedang tiduran di bawah tiang listrik sambil meniup saksofon.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Aku berjalan mencari mobilku. Masih terparkir dengan baik di supermarket. Nampaknya bahkan baru saja dicuci. Sambil mengunyah pizza segera kukebut mobilku menuju pantai. Dengan dua senja di saku kiri dan kanan, lengkap dengan matahari,laut,pantai, dan cahaya keemasannya masing-masing, mobilku bagai memancarkan cahaya Ilhai. Sepanjang jalan layang, sepanjang jalan tol, kutancap gas dengan kecepatan penuh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Alina kekasihku, pacarku, wanitaku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kamu pasti sudah tahu apa yang terjadi kemudian. Kupasang senja yang dari gorong-gorong pada lubang sebesar kartu pos itu dan ternyata pas. Lantas kukirimkan senja yang ?asli? ini untukmu, lewat pos.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; Aku ingin mendapatkan apa yang kulihat pertama kali: senja dalam arti yang sebenarnya? bukan semacam senja yang ada di gorong-gorong itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kini gorong-gorong itu betul-betul menjadi gelap, Alina. Pada masa yang akan datang orang-orang tua akan bercerita pada cucunya tentang kenapa gorong-gorong menjadi gelap.Meraka akan berkisah bahwa sebenarnya ada alam lain di bawah gorong-gorong dengan matahari dan rembulannya sendiri, namun semua itu tida lagi karena seorang telah mengambil senja untuk menggantikan senja lain di atas bumi. Orang-orang tua itu juga akan bercerita bahwa senja yang asli telah dipotong dan diberikan oleh seseorang kepada pacarnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Alina yang manis, paling manis, dan akan selalu manis, Terimalah sepotong senja itu, hanya untukmu, dari seseorang yang ingin membahagiakanmu. Awas hati-hati dengan lautan dan matahari itu, salah-salah cahayanya membakar langit dan kalau tumpah airnya bisa membanjiri permukaan bumi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dengan ini kukirimkan pula kerinduanku padamu, dengan cium, peluk, dan bisikan terhangat, dari sebuah tempat yang paling sunyi di dunia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;Cerpen Pililihan Kompas 1993&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;diposting oleh airbening21 tidak untuk keperluan komersil, hanya untuk bisa dinikmati bersama dan bisa diambil inspirasinya ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-1611875514608041826?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/1611875514608041826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=1611875514608041826' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/1611875514608041826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/1611875514608041826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/06/sepotong-senja-untuk-pacarku-catatan.html' title='SEPOTONG SENJA UNTUK PACARKU : Catatan Dari Seno Gumira Ajidarma'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/--VGIqwB7_us/Te-DFChkhlI/AAAAAAAAAoA/7RX_o1GyUmo/s72-c/DSC00136.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-3992704365414165144</id><published>2011-05-26T01:46:00.005+07:00</published><updated>2011-05-26T01:52:16.214+07:00</updated><title type='text'>PUISI : Dua Sepi Dari WS. Rendra</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-yGIWzMzDosY/Td1Ov1fCrGI/AAAAAAAAAn0/WS1EZ04ADtE/s1600/ggg.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-yGIWzMzDosY/Td1Ov1fCrGI/AAAAAAAAAn0/WS1EZ04ADtE/s320/ggg.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5610727294491602018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Api Gelas Gelap "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: airbening21&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;KANGEN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku menghadapi kemerdekaan tanpa cinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kau tak akan mengerti segala lukaku kerna luka telah sembunyikan pisaunya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Membayangkan wajahmu adalah siksa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Engkau telah menjadi racun bagi darahku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Apabila aku dalam kangen dan sepi itulah berarti aku tungku tanpa api&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan sepi yang syahdu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(WS. Rendra)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;KENANGAN DAN KESEPIAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Rumah tua dan pagar batu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Langit di desa sawah dan bamboo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Berkenalan dengan sepi pada kejemuan disandarkan dirinya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jalanan berdebu tak berhati lewat nasib menatapnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cinta yang datang burung tak tergenggam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Batang baja waktu lengang dari belakang menikam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Rumah tua dan pagar batu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kenangan lama dan sepi yang syahdu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(WS. Rendra)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-3992704365414165144?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/3992704365414165144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=3992704365414165144' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3992704365414165144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3992704365414165144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/05/api-gelas-gelap-ilustrasi-oleh.html' title='PUISI : Dua Sepi Dari WS. Rendra'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-yGIWzMzDosY/Td1Ov1fCrGI/AAAAAAAAAn0/WS1EZ04ADtE/s72-c/ggg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-8361273961814346723</id><published>2011-04-15T19:08:00.005+07:00</published><updated>2011-04-15T19:26:38.782+07:00</updated><title type='text'>3 in 1 : Catatan Tiga Puisi Sapardi Djoko Damono</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-hqhfEcLS9Bw/Tag3coaCPzI/AAAAAAAAAns/uelBtAyVx8k/s1600/aaa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-hqhfEcLS9Bw/Tag3coaCPzI/AAAAAAAAAns/uelBtAyVx8k/s320/aaa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595783502030323506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Senja Di Bandung Selatan "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: airbening21&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AKU KAMU (dan) KITA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIKA&lt;/span&gt; anda menyukai puisi atau sesuatu yang berbau sastra, maka tentunya anda akan mengenal sosok yang melahirkan catatan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Aku Ingin&lt;/span&gt;. Sebuah puisi yang begitu terkenal, walau terkadang ada yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sok tau&lt;/span&gt; dengan mengatakan bahwa itu adalah puisinya Kahlil Gibran .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hahahaa&lt;/span&gt; .. baiklah, dia adalah Sapardi Djoko Damono. Kali ini saya tidak akan menghadirkan puisi &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Aku Ingin&lt;/span&gt;, tapi saya hanya ‘menyuguhkan’ 3 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tiga&lt;/span&gt;) buah puisinya yang lain dan tak kalah bagus dengan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Aku Ingin&lt;/span&gt;. Puisi-puisi ini selayaknya kebanyakan puisi Sapardi yang lain tidak ada yang panjang. Ringkas sederhana dan sarat makna. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Selamat menikmati, kawan&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;BERJALAN KE BARAT WAKTU PAGI HARI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Waktu berjalan ke barat di waktu pagi hari matahari mengikutiku di belakang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku berjalan mengikuti bayang-bayangku sendiri yang memanjang di depan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku dan matahari tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang telah menciptakan bayang-bayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku dan bayang-bayang tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang harus berjalan di depan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;HATIKU SELEMBAR DAUN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Nanti dulu, biarkan aku sejenak terbaring di sini;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ada yang masih ingin kupandang, yang selama ini senantiasa luput;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sesaat adalah abadi sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Perahu Kertas,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Kumpulan Sajak,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;1982.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;KUTERKA GERIMIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kuterka gerimis mulai gugur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kaukah yang melintas di antara korek api dan ujung rokokku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sambil melepaskan isyarat yang sudah sejak lama kulupakan kuncinya itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seperti nanah yang meleleh dari ujung-ujung jarum jam dinding yang berhimpit ke atas itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seperti badai rintik-rintik yang di luar itu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Perahu Kertas,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Kumpulan Sajak,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;1982.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-8361273961814346723?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/8361273961814346723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=8361273961814346723' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/8361273961814346723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/8361273961814346723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/04/3-in-1-catatan-tiga-puisi-sapardi-djoko.html' title='3 in 1 : Catatan Tiga Puisi Sapardi Djoko Damono'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-hqhfEcLS9Bw/Tag3coaCPzI/AAAAAAAAAns/uelBtAyVx8k/s72-c/aaa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-4534336451851191770</id><published>2011-04-07T09:30:00.006+07:00</published><updated>2011-04-07T10:05:28.718+07:00</updated><title type='text'>ADA PERJALANAN DALAM GAMBAR : Photo-Photo Sekedar Bisa Moto</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;CERITA PERJALANAN PADA SEBUAH GAMBAR&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HAKIKAT&lt;/span&gt; perjalanan adalah apa yang kita lihat, dengar, dan rasakan yang terakumulasi sebagai sesuatu yang kita alami dan kita jumpai. Mungkin kita terkadang pernah bercerita tentang perjalanan kita. Banyak kisah menarik tentunya, namun terkadang pula kita ingin memperlihatkan apa yang kita jumpai disana. Agar apa yang kita ceritakan bisa menjadi semacam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;background&lt;/span&gt; dari narasi-narasi yang kita sampaikan itu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nah&lt;/span&gt;, saya disini mencoba untuk belajar menampilkan gambar (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kembali&lt;/span&gt;). Hanya sekedar photo, dimana saya sendiri juga sedang belajar menggunakan kamera. Semoga bisa dinikmati, kalau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gak&lt;/span&gt; bisa dinikmati &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mah&lt;/span&gt; di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;skip&lt;/span&gt; aja .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-ukxQcYLTumI/TZ0kjVoiXEI/AAAAAAAAAnc/pXd41iGyTjY/s1600/savoy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 267px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-ukxQcYLTumI/TZ0kjVoiXEI/AAAAAAAAAnc/pXd41iGyTjY/s400/savoy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5592666501785214018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menara Hotel Savoy Homan Bidakara Di Waktu Malam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jln. Asia Afrika - Bandung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-mTigutpgiBs/TZ0kjLR7vSI/AAAAAAAAAnU/C6Hnh_cBkD8/s1600/Picture-084.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-mTigutpgiBs/TZ0kjLR7vSI/AAAAAAAAAnU/C6Hnh_cBkD8/s400/Picture-084.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5592666499006053666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gerobak Jagung Rebus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jln. Asia Afrika - Bandung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-wH2_Ay_XWDM/TZ0kixHJdDI/AAAAAAAAAnM/RKo_ObSq1yI/s1600/Picture-030.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-wH2_Ay_XWDM/TZ0kixHJdDI/AAAAAAAAAnM/RKo_ObSq1yI/s400/Picture-030.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5592666491981493298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Salah Satu Sisi Depan Hotel Savoy Homan Bidakara Di Waktu Malam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Jln. Asia Afrika - Bandung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-YNgimD3iF1w/TZ0kilhsRrI/AAAAAAAAAnE/xaiHz9bhy5Q/s1600/tomat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-YNgimD3iF1w/TZ0kilhsRrI/AAAAAAAAAnE/xaiHz9bhy5Q/s400/tomat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5592666488871601842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tomat Baru Panen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Salah Satu Warung Pinggir Jalan Raya Leles - Garut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-vHdkkPmAi8E/TZ0kia_wsDI/AAAAAAAAAm8/sQdl3GdPoTk/s1600/11111.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-vHdkkPmAi8E/TZ0kia_wsDI/AAAAAAAAAm8/sQdl3GdPoTk/s400/11111.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5592666486044930098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;Gunung Papandayan Di Balik Ilalang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;Cisurupan - Garut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Ket: semua photo diatas menggunakan kamera pinjaman .. hehee ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-4534336451851191770?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/4534336451851191770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=4534336451851191770' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4534336451851191770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4534336451851191770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/04/ada-perjalanan-dalam-gambar-photo-photo.html' title='ADA PERJALANAN DALAM GAMBAR : Photo-Photo Sekedar Bisa Moto'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ukxQcYLTumI/TZ0kjVoiXEI/AAAAAAAAAnc/pXd41iGyTjY/s72-c/savoy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-2244935307823558759</id><published>2011-04-04T12:52:00.005+07:00</published><updated>2011-04-04T13:06:19.983+07:00</updated><title type='text'>SILAHKAN BERTANYA AKAN KU JAWAB : Catatan Tentang Pertanyaan dan Jawaban Seadanya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-1m8iLM3InAI/TZlcuQzvP3I/AAAAAAAAAm0/6P-hx2MWqyg/s1600/IMG_4909.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-1m8iLM3InAI/TZlcuQzvP3I/AAAAAAAAAm0/6P-hx2MWqyg/s320/IMG_4909.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5591602362212892530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Asap Hitam Putih "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: airbening21&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ROKOK DAN SESUATU YANG BERHEMBUS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bung .. bulan saga, guyuran embun dan jerami patah adalah irama perlawanan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Dan kita masih menggenggam erat pahat sejarah /&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Tentang cinta, cita-cita, dan sebuah kepercayaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; / Identitas ternyata bukan hanya sebaris nama dan seperangkat ciri khas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; / Setangkai bunga merah, seikat rindu masa lalu, selarik api dalam segelas kopi dan kita tertawa lepas&lt;/span&gt; .. –  (dari potongan puisi untuk seorang kawan, sekitar 3 tahun yang lalu)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CEESSHH&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;membakar&lt;/span&gt;), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ssuutth .. hhuufftttthh&lt;/span&gt; .. hembusan asap rokok diawal subuh. Batang ketujuh yang aku hisap dan masih termasuk standar cenderung sedikit mengingat malam harusnya lebih menyediakan waktu bagi para penikmat tembakau menekuni imajinasinya. Namun batang ketujuh yang saya hisap itu adalah dari bungkusan yang saya buka tadi sekira jam 10.30 malam, pemberian seorang kawan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tak ada yang menarik dari cara saya menghisap rokok, tapi tentu saja saya tidak perlu penilaian anda. Sebab bagi saya saat ini, menghisap rokok adalah cara untuk menikmati dan bukan cara untuk tampil elegan. Entahlah jika suatu hari nanti ‘protokoler’ kehidupan saya memutuskan bahwa saya harus manner saat merokok. Baik dari cara mengambil dari bungkusnya, membakarnya, menghisapnya, hingga aturan membuat puntungnya jika telah habis terbakar. Jika itu terjadi ya saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;fine-fine aja&lt;/span&gt; .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya adalah orang yang tidak begitu serius untuk pertanyaan yang menurut saya tidak penting (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;apalagi jika jawaban saya juga dianggap tidak penting .. hehee&lt;/span&gt;). Misalnya apakah kamu nanti akan setia kepada pasangan hidup? Atau apakah nanti kamu akan menjadi orang baik-baik, jika jadi pejabat tidak akan korupsi? Atau misalnya pertanyaan, jika terjadi polemik maka pilih mana keluarga atau pacar? Jika saya menjawab saya akan setia &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banget&lt;/span&gt;, jadi orang soleh jujur, dan saya akan pilih pacar dibanding keluarga, maka anda tentu akan mengatakan bahwa saya gombal. Jadi lebih baik saya jawab bahwa saya susah untuk setia kepada satu pasangan saja, lebih ingin menjadi bajingan saja (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;seperti saran dari kawan&lt;/span&gt; &lt;a href="http://halamankelinci.blogspot.com/"&gt;Bani Hudaya sang pelukis hujan&lt;/a&gt; .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hahahaa&lt;/span&gt;) dan kalau tidak bisa mencari jalan tengah yang buntu maka saya lebih memilih keluarga dibanding ‘anak orang’ yang belum tentu nanti akan menjadi ‘anak’ dikeluarga besar saya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Apakah itu jawaban yang sebenarnya? Saya tidak tahu sebab saya hanya sekedar menjawab pertanyaan saja. Prinsipnya mah nanti itu seperti apa saya tidak tahu, sebab anda sendiri juga tidak tahu akan ‘berkelakuan’ seperti apa anda nantinya. Jadi jawab sekenanya saja, masalah keadaan nanti itu kita lihat saja seperti apa. Toh kita bukan orang yang terlalu bodoh dalam memutuskan sesuatu nanti dalam kejadian-kejadian hidup yang sesungguhnya. Bukankah kemarin dan hari ini sudah banyak keputusan yang pernah kita ambil? Dalam hal apapun, kasus diatas hanya contoh ringan saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hari yang berat di bulan Maret. Materi spiritual jiwa raga. Banyak hal yang harus dikerjakan dan semuanya butuh awal atau pijakan yang mantap. Ini adalah pekerjaan penting sebagai bentuk pertanggungjawaban saya terhadap diri sendiri dan orang-orang yang selama ini ‘merindukan’ saya. Memang tak banyak orangnya, tapi sesedikit apapun tetaplah saya harus bisa ‘menjelaskan’ semua hasil yang akan dikerjakan itu nantinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tak pernah ada hal yang sempurna, sebab kesempurnaan mutlak itu hanyalah milik Tuhan saja. Namun jika manusia bisa membuat kesempurnaan fana yang subjektif kondisional, maka orang seperti saya mungkin bisa ‘terlihat sempurna’ (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;setidaknya dimata saya sendiri&lt;/span&gt;) dengan cara menjalani aktifitas sesuai apa yang saya rencanakan. Aku mencintai harapanku seperti aku mencintai hidupku dan orang-orang yang ‘mencintaiku’.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saat tulisan ini saya akhiri, sebungkus rokok pemberian kawan itu sudah tinggal 4 batang saja .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; .. namanya juga mengalir, kawan ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bandung, 29 Maret 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-2244935307823558759?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/2244935307823558759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=2244935307823558759' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/2244935307823558759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/2244935307823558759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/04/silahkan-bertanya-akan-ku-jawab-catatan.html' title='SILAHKAN BERTANYA AKAN KU JAWAB : Catatan Tentang Pertanyaan dan Jawaban Seadanya'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-1m8iLM3InAI/TZlcuQzvP3I/AAAAAAAAAm0/6P-hx2MWqyg/s72-c/IMG_4909.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-5052753042751645290</id><published>2011-03-31T00:22:00.005+07:00</published><updated>2011-03-31T00:31:49.117+07:00</updated><title type='text'>SEGELAS KOPI : Catatan Tentang Yang (sering) Terlupakan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-E15Ajw6mx_k/TZNnMY4kNNI/AAAAAAAAAms/f23CnxiBh1E/s1600/absolutefect.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 241px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-E15Ajw6mx_k/TZNnMY4kNNI/AAAAAAAAAms/f23CnxiBh1E/s320/absolutefect.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5589925025032713426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;" gak nyambung dengan tulisan "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;ilustrasi oleh: airbening21&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;YANG (sering) TERLUPAKAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;- yang terlewat di Nona Senja -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;- “Tidak ada akibat tanpa sebab ..”, kata seseorang yang manis. Saya setuju itu, semua memang ada imbal balik sebab susah untuk menemui sesuatu yang bebas nilai. Dikarenakan sesuatu yang entah apa dimana dan tidak ada hubungannya dengan kopi, tapi kopi begitu ikhlas menjadikan dirinya sebagai ‘pembuka jalan keluar’ buat anda berpikir cerah .. -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KOPI&lt;/span&gt; menurut sejarahnya yang pernah saya temukan di beberapa literatur (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;biar saya terkesan hebat, pake daftar pustaka&lt;/span&gt;), ditemukan atau lebih tepatnya dipergunakan oleh Suku Indian di pedalaman Amerika zaman dahulu kala. Saya pikir rentang masa itu sangat lawas sekali, melebihi lama waktunya orang pacaran (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;eh uuppsss maap, mengkol saeutik&lt;/span&gt;). Saat itu kopi dimakan mentah sama orang Indian, efeknya adalah rasa hangat dan membuat stamina (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kantuk&lt;/span&gt;) jadi bisa tertahan. Itu fungsi kopi pada masa itu, jadi mari kita berterima kasih kepada Suku Indian (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hhoorree .. prookk prok prookk&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sore yang gerimis menjelang akhir Maret. Saat itulah biasanya anda akan mulai berpikir tentang kopi sebab anda merasa perlu untuk menghangatkan badan. Tapi sebenarnya kopi pada saat ini tidak hanya untuk menahan kantuk atau menghangatkan badan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tentunya pula udah hampir tidak ada yang memakannya mentah-mentah&lt;/span&gt;). Secangkir atau segelas kopi telah mengalamai semacam ‘perjalanan spiritual’ sehingga kegunaannya sekarang menjadi begitu multi. Seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tissue roll&lt;/span&gt;, kalau di Amerika itu fungsinya adalah membersihkan ‘sesuatu’ jika anda habis melakukan ‘sesuatu’ di toilet. Tapi di Indonesia, bertambah fungsinya juga untuk membersihkan mulut anda sehabis makan. Hebat kan?! Walau tidak terlalu sama, tapi seperti itulah mungkin yang terjadi juga dengan kopi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Jika anda datang ke Kedai Nona Senja dan berbicara kepada seorang kokinya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang punya pacar jelas&lt;/span&gt;), “.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kawan, bikinkan aku segelas kopi hitam&lt;/span&gt; ..”. Anda jangan berharap kawan koki itu akan langsung begitu saja membuatkan kopi hitam. Juga anda jangan berharap bahwa dia akan bertanya dengan ‘irama’ khas warkop indomie, “.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ABC, Torabika, atau Kapal Api?&lt;/span&gt;”. Sebab kawan koki itu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hampir pasti&lt;/span&gt;) akan memandangi anda sejenak, memastikan kondisi anda secara lahir bathin (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dengan sudut pandang subjektifnya&lt;/span&gt;). Lalu anda akan ditanya, “.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dilematis atau Kepedihan?&lt;/span&gt;”. Jika anda bingung, maka berdasar dari hasil memandangi anda tadi sang koki akan menawarkan yang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;subjektif dia&lt;/span&gt;) mungkin pas untuk anda, “.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kepedihan gelas besar ya, kalo gak kuat banget &lt;/span&gt;(sama pahitnya)&lt;span style="font-style: italic;"&gt; nanti tambahin gula aja dikit&lt;/span&gt; .”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Menghadapi sesuatu dilema membuat banyak orang bingung, menghadapi realita membuat banyak orang pedih. Mirasantika? Tentu bukan jalan keluar yang ‘mencerahkan’. Sebab selain tidak bisa dikonsumsi disembarang tempat dengan resiko hukum dan digebuk hansip, maka miras itu hanya cocok untuk bersenang-senang. Percayalah, kawan .. saya sudah mengalaminya .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;eehh naha?! .. hehee&lt;/span&gt; .. maap, mohon konsentrasi kembali. Lalu untuk membuka ruang berpikir agar bisa memecahkan dilema atau mengikhlaskan diri dengan realita yang pedih itu perlu semacam ‘pemicu’. Si pemicu ini akan membuat pikiran menjadi sedikit terbuka dan akhirnya anda akan berpikir realistis dan logis. Itulah kemudian menjadi fungsi segelas kopi hitam saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tidak ada akibat tanpa sebab&lt;/span&gt; ..”, kata seseorang yang manis. Saya setuju itu, semua memang ada imbal balik sebab susah untuk menemui sesuatu yang bebas nilai. Dikarenakan sesuatu yang anda alami entah apa dimana dan tidak ada hubungannya dengan kopi, tapi kopi begitu ikhlas menjadikan dirinya sebagai ‘pembuka jalan keluar’ buat anda berpikir cerah. Imbal baliknya apa? Tentu terlalu naïf jika saya akan mengatakan tidak ada. ‘Imbal jasanya’ adalah segelas kopi hitam hanya ingin anda nanti tidak memandangnya sebelah mata dan sekali-sekali masih mengingatnya. Dia tahu kalau nanti anda sudah senang kembali maka anda (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mungkin&lt;/span&gt;) tidak akan memesannya lagi. Memandangi pekat hitamnya sambil merenungi dilema dan realita hidup anda, mungkin akan menjadi momen yang telah lewat. Saat anda telah berbahagia kembali, maka anda mungkin akan melupakan kopi hitam itu dan berganti menjadi memesan segelas Jus yang segar atau segelas besar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Chocolate Romantic&lt;/span&gt; yang hangat. Atau mungkin juga anda akan memesan minuman yang jarang sekali orang bisa dan mampu membelinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Banyak orang besar yang akhirnya bisa memecahkan masalah besar dengan ‘bantuan’ segelas kopi hitam. Termasuk kita juga mungkin, walau kita bukan orang besar (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;saya maksudnya&lt;/span&gt;). Tapi tak banyak orang yang mengingatnya sebagai salah satu pemicu inspirasinya itu. Kopi hitam dan realita hidup yang terkadang dilematis, sungguh sempit jika raut kehadirannya hanya ditandai dengan nama yang itu-itu saja seperti Kopi Susu atau Kopi Jahe. Maka di sini Nona Senja telah mengapresiasikannya. Setidaknya dengan memberinya nama yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;*****&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kamu .. yang datang dari tempat yang ‘asing’ .. Kita ‘diperjumpakan’ oleh waktu, walau sebelumnya aku tak mengenal kamu dan kamu pun tak mengenalku. Tapi bukankah yang terdahulu sebelum kita juga tidak saling mengenal? Dan bukankah semua juga datang dari ‘tempat jauh’ pada segala penjuru mata angin lalu dipertemukan? Aku tahu kamu bukan tak bernama, sebab aku selalu bisa mendengar suara dan melihatmu dengan rupa bagai kaca .. menabur benih, mengalirkan air &amp;amp; melembutkan angin .. Tapi baiklah, jika memang tak bisa bertanya siapa kamu, maka bolehlah kiranya kamu singgah lebih lama, mengenalmu setidaknya untuk semusim saja ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Hei kamu .. bolehkah aku memberimu nama ‘Kopi Inspirasi’?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Bandung dipenghujung malam dan ada gerimis tadi sore, 25 Maret 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;* terima kasih untuk inspirasi ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-5052753042751645290?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/5052753042751645290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=5052753042751645290' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/5052753042751645290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/5052753042751645290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/03/segelas-kopi-catatan-tentang-yang.html' title='SEGELAS KOPI : Catatan Tentang Yang (sering) Terlupakan'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-E15Ajw6mx_k/TZNnMY4kNNI/AAAAAAAAAms/f23CnxiBh1E/s72-c/absolutefect.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-7308108380153137776</id><published>2011-03-30T18:52:00.004+07:00</published><updated>2011-03-30T19:07:06.443+07:00</updated><title type='text'>NONGKRONG DI KEDAI : Catatan Untuk Nona</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-I9UX9o3TEqY/TZMaCy-WVJI/AAAAAAAAAmk/-Jght6BpI_A/s1600/_MG_5250.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-I9UX9o3TEqY/TZMaCy-WVJI/AAAAAAAAAmk/-Jght6BpI_A/s320/_MG_5250.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5589840197842261138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;" Juice a Friend with Juice For You"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;ilustrasi oleh: airbening21&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;NONA SENJA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- Saya ‘jatuh cinta’ kepada Nona Senja dan juga jatuh cinta kepada seseorang (menarik nafas dalam-dalam). Mungkinkah di Nona Senja banyak orang akhirnya menemukan sesuatu yang ‘baru’? Entahlah, kawan .. bukan kapasitas saya untuk menjawab itu .. -&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEMUA&lt;/span&gt; orang berhak untuk nongkrong, menghabiskan sisa waktu luang daripada terbuang percuma dikamar. Kalimat itu telah beberapa kali saya dengar, sehingga membuat saya hafal tiap intonasi pengucapannya. Yah, kawan-kawan saya adalah mereka yang bisa membuat semua hal menjadi bermakna. Argumentasi dan sudut pandang sudahlah jangan ditanya lagi. Oleh karena itu ‘disarankan’ anda untuk tidak mendebatnya, sebab anda nanti malah bingung sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Baiklah, tiga orang kawan saya akhirnya bersepakat dan bersepaham untuk membuat suatu unit usaha. Tentunya tidak asal program dan jalan begitu saja, sebab unit usaha ini telah melalui serangkaian ‘penelitian’ yang cukup komperehensif seperti kata orang-orang pintar (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;entah betul atau tidak kata-kata itu, saya mah hanya mencontek&lt;/span&gt;). Bahwa apa yang akan dikerjakan merupakan suatu kebutuhan khalayak ramai. Jadi ini adalah demi kepentingan umum (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;setidaknya kepentingan umum bahwa kita memerlukan tempat bertemu yang ‘layak’ dan strategis&lt;/span&gt;). ‘Mengerikan’ sekali bukan, kawan-kawan saya itu?!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;*****&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Gurat .. gurat .. corat .. coret ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Ada kanvas ada cat ada bayangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Guratlah dengan rasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Coretlah diatas jiwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;…………………&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Awal bulan Pebruari 2011 yang gerimis kalau saya tak salah ingat, sebuah SMS masuk tentang adanya undangan menikmati segelas kopi hitam gratis sebagai ‘tembakan pertama’ unit usaha untuk ‘kepentingan publik’ ini mulai beroperasi. Sebuah kedai malam yang buka setiap hari (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tanpa mengenal kasta hari&lt;/span&gt;) semenjak senja luruh di ufuk jingga sampai pengunjung terakhir pulang dipenghujung kelam yang membeku. Ia bernama Nona Senja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika anda datang sendiri, tak perlu khawatir. Nona Senja ‘menyediakan’ kawan yang ‘sejenis’ namun sejenis. Bukan berarti anda akan disediakan pasangan lawan jenis untuk anda kecengin dan akhirnya akan menolak anda saat itu juga, tapi pasangan disini adalah mereka-mereka yang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mungkin&lt;/span&gt;) bernasib sama dengan anda yaitu datang sendiri juga. Jadi anda bisa menjadi ‘pasangan yang serasi’ untuk curhat dan berkeluh kesah atau mentertawakan orang lain (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kalau gak tega mentertawakan diri sendiri&lt;/span&gt;) sebagai aplikasi dari ‘cuci tangan’ setelah ‘melempar batu’.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tapi tentu tidak semua pengunjung Nona Senja adalah yang ‘bercitra’ sama dengan anda (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kita maksudnya .. hehee&lt;/span&gt;), sebab yang datang berpasangan pun banyak. Jadi campur-campurlah, termasuk juga campur-campurnya profesi para kawan yang datang menghabiskan sisa waktunya masing-masing setiap hari. Dari seniman, penyiar radio, dosen, para penikmat waktu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;karena belum kerja&lt;/span&gt;), lelaki patah hati, tukang sablon, pegawai bank, pengantin baru (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau yang sedang berencana&lt;/span&gt;), wartawan, sarjana &lt;span style="font-style: italic;"&gt;fresh graduate&lt;/span&gt;, tukang warnet (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;datangnya pas ganti shift&lt;/span&gt;), sampai mahasiswa tingkat paling akhir sekali .. juga akan mudah kita jumpai disini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Namun tak elok rasanya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;meminjam istilah SBY yang diikuti juga oleh Anas Urbaningrum dan Marzuki Alie&lt;/span&gt;) jika berbicara tentang kedai tanpa menyebut jenis-jenis menu yang ada. Sejujurnya saya ‘tak tega’ menulis nama-nama menunya disini, sebab menceritakan tentang menu di Nona Senja bagaikan berkisah tentang perjalanan hidup (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hahahaaa&lt;/span&gt;). Jadi disarankan untuk datang sendiri (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;maksudnya anda datang langsung, sendiri atau dengan berpasangan mah gimana ‘rezeki’ anda aja&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cuma bisa saya jelaskan sedikit, bahwa menu-menu yang disajikan di Nona Senja sesungguhnya telah melewati proses yang panjang, melelahkan, dan meletihkan. Menu-menu yang hanya bisa didapat melalui rangkaian pengalaman (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;agar terkesan empiris kita sebut aja riset penelitian kualitatif subjektif&lt;/span&gt;) beberapa koki (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan kawan-kawannya koki&lt;/span&gt;) yang tiada ternilai harganya. Kenapa tiada ternilai? Sebab spirit perjuangan dan pengorbanan serta keberanian (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;termasuk berani malu ….. dan malu-maluin&lt;/span&gt;) semuanya ada disitu. Bukan masalah materi, tapi ini masalah perasaan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;wwaaaddaaawwww&lt;/span&gt;) .. cukup!! Tidak bisa dilanjutkan lagi, keyboard komputer ini menjadi terasa aneh .. jadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;beurad, lur .. ngetikna oge&lt;/span&gt; :D ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;*****&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Nona Senja yang saat ini berlokasi di Jln. Ciung Wanara, dekat ITB persis dibelakang SMAN 1 Bandung, telah menjadi saksi baru ‘perjalanan’ kawan-kawan saya. Bukan cuma 3 atau 4 orang koki (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;plus pelayan yang sering ikut duduk dan makan bareng pelanggan&lt;/span&gt;), namun juga semua kawan-kawan yang hampir setiap malam bertukar cerita disini. Mungkin tak ada yang hebat dari cerita-cerita itu, tapi saya sendiri tidak peduli. Sebab bagi saya ini bukan tentang cerita hebatnya, tapi lebih kepada kehebatan dari kenapa cerita itu ada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;…………………&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Gurat .. gurat .. corat .. coret ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Ada kanvas ada cat ada bayangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Ada wajah dibilangan senja (pun ditiap pagi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Namun tanpa kata-kata semuanya menjadi susah dimakna,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya ‘jatuh cinta’ kepada Nona Senja dan juga jatuh cinta kepada seseorang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;menarik nafas dalam-dalam&lt;/span&gt;). Mungkinkah di Nona Senja banyak orang akhirnya menemukan sesuatu yang ‘baru’? Entahlah, kawan .. bukan kapasitas saya untuk menjawab itu. Maklumlah .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;da abi mah Partai Gurem heheee&lt;/span&gt; .. Tapi mudah-mudahan bukan cerita baru dengan hasil seperti yang lama. Namun seperti kata seorang koki hebat di Nona Senja, “.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ari milik mah moal pahili .. Kun Faya Kun, ngan mun lain milik mah ssaabbbaaaarrrrr&lt;/span&gt; ..”. Saya sepakat itu, sebab kalau tidak sepakat saya bingung argumennya apa. Maklumlah saya masih belajar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Bandung, 23 Maret 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ket:&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jika nanti ternyata Nona Senja pindah alamat, maka kekeliruan infomasi bukan kesalahan penulis. Itu mah anda saja yang tidak update dan terlambat datang. Oia kalau anda merasa tak punya uang, maka jangan sungkan untuk datang. Bilang aja terus terang sama kokinya bahwa anda betul-betul sedang bokek, insya Allah anda pasti akan digratiskan makan dan ngopi (kalo rokok mah minta sama kawan-kawan lain yang kebetulan lagi nongkrong disana). Tapi anda harus betul-betul jujur, jangan sampai anda berbohong. Sebab jangankan orang lain, saya pun membenci kebohongan .. kebohongan hanya akan membuat kepercayaan menjadi luntur, tidak tahukah kita bahwa kepercayaan itu amat sangat susah didapatkan?! Aku udah jujur tapi kamu kenapa bohong … eh naha kadinya .. heheee ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-7308108380153137776?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/7308108380153137776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=7308108380153137776' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/7308108380153137776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/7308108380153137776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/03/nongkrong-di-kedai-catatan-untuk-nona.html' title='NONGKRONG DI KEDAI : Catatan Untuk Nona'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-I9UX9o3TEqY/TZMaCy-WVJI/AAAAAAAAAmk/-Jght6BpI_A/s72-c/_MG_5250.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-6563754078252759695</id><published>2011-01-12T04:51:00.007+07:00</published><updated>2011-01-12T05:03:03.683+07:00</updated><title type='text'>BELAJAR MENIKMATI SORE : Catatan Sebuah Prolog dan Puisi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TSzROT6oQuI/AAAAAAAAAmI/BnJ4N9ekpiM/s1600/kopi%2Bsore.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 215px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TSzROT6oQuI/AAAAAAAAAmI/BnJ4N9ekpiM/s320/kopi%2Bsore.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561049683690275554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Kopi Sore "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: airbening21&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ILUSTRASI SENJA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;sebuah puisi dari seorang kawan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;- membuat prolog atau kalimat pembuka dengan lagak editorial adalah hal yang cukup sulit bagi saya, namun saya senang memaksakannya. Yah, namanya juga catatan iseng .. -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MENCARI&lt;/span&gt; inspirasi tentu semua orang bisa, itulah kenapa manusia dianugerahi oleh-Nya kemampuan untuk berpikir dan mengolah inderanya. Semua hal bisa menjadi inspirasi, termasuk hal-hal yang terkadang samar. Kemampuan ‘merangkai’ apa yang terlintas itu disebut dengan imajinasi. Banyak hal bisa dijadikan media untuk mengaplikasikan imajinasi positif manusia, diantaranya lukisan, musik, catatan-catatan harian, dan juga puisi. Semuanya mengandung makna sebuah dokumentasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hari-hari yang penuh cerita, seandainya bisa diabadikan mungkin akan menghasilkan banyak karya. Tapi tidak semua manusia bisa memperoleh inpirasi itu. Salah satunya saya sendiri, untuk itulah saya merasa berterima kasih kepada kawan-kawan yang bisa memberi inspirasi itu bisa djabarkan dalam bentuk sesuatu yang bisa ‘bercerita’. “.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jadilah saksi untuk sejarahmu sendiri, setidaknya kamu telah mengabadikan jejakmu sebelum ia terhapus waktu&lt;/span&gt; ..”, kalimat itu pernah saya ingatkan kepada seorang kawan untuk member apresiasi untuk tulisan-tulisannya yang luar biasa. Kenapa luar biasa? Sebab ia telah menulis tentang apa yang pernah dialaminya semenjak dia masih kecil, sekira SD kalau tidak salah. Luar biasa tentunya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jika tak bisa menjadikan dirimu sebagai inspirasi untuk dirimu sendiri, maka jadikanlah segala hal yang ada disekitarmu sebagai inspirasi itu&lt;/span&gt; ..”, seorang kawan telah membuat banyak karya. Ia adalah seorang yang luar biasa. Saya mengapresiasinya, sangat .. Dan saya merasa tersanjung saat ia membuat puisi yang begitu hebat, bukan karena saya jadi bagian dari tema puisi itu. Tapi karena ia bisa mengolah hal yang begitu sederhana menjadi sebuah karya yang menghasilkan inspirasi yang lain. Lewat waktu ini, saya mendapat kehormatan untuk menaruhnya di beranda perjalanan ini. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Terima kasih, bung&lt;/span&gt; .. setidaknya saya ada materi untuk terus bisa mengisi ruang ini .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hahaa&lt;/span&gt; .. salam kopi hitam panas mengepul untuk anda :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;PESTA SORE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Kepada: Jati Wirachmat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hujan berdzikir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pohonan mendekap menengadah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jiwanya yang resah sirna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kala langit menumpahkan susunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mendayu lagu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bersimfoni basah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Rumputan merindu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Berkesah padaku yang payah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bercengkrama aku dengan bulir bening&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Yang menjatuhkan diri menyapa hijau daunan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Makin megah pesta sore ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Meski dengan itu raja enggan menghadiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Rindu pada seorang yang tak pernah kujumpa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hanyalah katanya selama ini kucerna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seorang kawan yang aku temukan tanpa duga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pintaku pada yang membuat pesta sore ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pertemukanlah kami!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Meski tanpa bidadari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebatang rokok dan segelas kopi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cukup membuat kami menari,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;(Singgih Wiku Yuwono; Tasikmalaya, 28 Desember 2010)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bandung, 12 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-6563754078252759695?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/6563754078252759695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=6563754078252759695' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/6563754078252759695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/6563754078252759695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/01/belajar-menikmati-sore-catatan-sebuah.html' title='BELAJAR MENIKMATI SORE : Catatan Sebuah Prolog dan Puisi'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TSzROT6oQuI/AAAAAAAAAmI/BnJ4N9ekpiM/s72-c/kopi%2Bsore.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-3568328774210724885</id><published>2011-01-08T04:58:00.007+07:00</published><updated>2011-01-08T05:13:30.233+07:00</updated><title type='text'>NANANG SABA KOTA : Catatan Tentang Seorang Pemuda Desa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TSeNJQFR--I/AAAAAAAAAmA/XoeQfOgO1ZU/s1600/pizap.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TSeNJQFR--I/AAAAAAAAAmA/XoeQfOgO1ZU/s320/pizap.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5559567455087623138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Nanang On Subjective High Style "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: airbening21&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;KISAH DARI SEBUAH SISI JALAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- ".. cita-cita adalah sesuatu yang membuat kita merasakan itu sebagai sebuah perjuangan yang menyenangkan, bukan sebagai beban yang melelahkan .." -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;WAKTU&lt;/span&gt; masih menunjukkan pukul 03.14 menjelang subuh waktu Bandung. Dingin masih mencucuk tulang, namun seorang pria tampak berkemas-kemas dari tempat tidurnya. Ia mesti menyiapkan bahan dagangannya untuk pagi ini. Pelanggan kue Surabinya tentu tidak suka ia terlambat. Begitu pula jika malam, ia akan mempersiapkan semuanya dari siang hari dan sebelum maghrib api tungku Surabinya telah menyala dan siap untuk mencetak Surabi. Begitulah aktifitas sang pria setiap hari, walau kadang-kadang hujan atau kondisi badan membuatnya meliburkan diri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Namanya pendek saja, Nanang. Setidaknya itulah yang saya tahu, walaupun sudah hampir satu tahun ini kami sering berbincang dan melewati hari-hari dirumah yang dijadikan kantor oleh kawan saya, Darisman sang photographer berbakat (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bakat ku hayang bisa .. hahaa ..&lt;/span&gt;). Saya tidak pernah menanyakan nama panjangnya, entah kenapa saya tidak pernah terpikir. Pun hingga saat tulisan ini saya corat coret, saya belum terpikir saja untuk bertanya. Setidaknya dengan kalimat, “.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nang, nama lengkap ente siapa sih?&lt;/span&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dia berasal dari Desa Pamulihan, Kecamatan Subang di wilayah yang masuk Kabupaten Kuningan, sebuah daerah timur Jawa Barat. Masih bujangan dan penuh semangat, setidaknya itulah yang membuat obrolan kami selalu akrab. Disamping itu mungkin juga karena kami sama-sama berasal dari desa, orang kampung yang bertemu di kota besar. Tetap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngobrol ala&lt;/span&gt; dusun .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; .. Rokoknya cap Djarum Super, motto hidupnya “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kita jangan pusing sama orang lain, tapi biarkan saja orang lain pusing karena kita&lt;/span&gt;” dan “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kalau cinta bertepuk sebelah tangan mending tidak usah aja&lt;/span&gt;”. Pendidikan terakhir tamat SMA (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dengan hasil baik katanya, entah benar atau tidak hanya Tuhan, Kepala Sekolahnya dulu, dan Nanang saja yang tau&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Selain itu, ia menamatkan seluruh pendidikannya yang lain di daerah asalnya. Di Bandung Nanang tinggal bersama klan Kuningannya. Jadi berasa tinggal dikampung katanya, paling tidak itu membuat dia tidak selalu ingin mudik tiap bulan. Rata-rata keluarga dan kerabat Nanang yang tinggal di Bandung berprofesi menjual Surabi. Saya kurang tahu, apakah Surabi memang identik dengan Kuningan atau bukan. Seperti halnya makanan Tahu di Sumedang, Dodol di Garut, Manisan di Bogor atau Renginang di Tasikmalaya. Atau jangan-jangan Nanang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cs&lt;/span&gt; hendak membuat trend baru dengan menciptakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;image&lt;/span&gt; Surabi itu identik dengan Kuningan? Entahlah, sebab ‘konspirasi’ semacam itu mungkin bukan sesuatu yang harus diwaspadai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bercerita panjang lebar dengan kawan saya Nanang seperti memancing di sungai. Bukan di kolam buatan yang ikannya dilepaskan kemudian dipancing lagi sehingga membuat para pemancing tampak bodoh (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;buat apa beli ikan terus dilepas kemudian dipancing lagi, aneh sekali&lt;/span&gt;). Kalau ini mengalir saja dan kita tidak tahu ada ikan apa didalam sungai hari itu. Mungkin hari ini airnya sedikit keruh karena semalam hujan, namun bisa juga bening tenang. Apalagi saat ia menceritakan tentang desanya yang konon menurutnya adalah desa terbaik di Indonesia. Sejuk segar dan air berlimpah ruah. Saya sepertinya sedang ‘diprovokasi dan diagitasi’ oleh Nanang agar terpengaruh untuk membenarkan segala ceritanya. Baiklah, untuk sementara saya percaya saja sebab ada kawan yang memang pernah kesana dan cukup betah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Nanang adalah pemuda yang polos. Polos yang dimaksud disini bukan berarti ia suka bertelanjang dada bagaikan para &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Baywatch&lt;/span&gt; di pantai-pantai California sana, tapi karena ia selalu cenderung ceplas ceplos mengeluarkan apa yang ada dalam pikirannya saat itu. Komentar-komentarnyalah yang saya sebut dengan ikan didalam sungai. Tidak tahu seperti apa yang akan keluar. Salah satu yang cukup menarik adalah ketika ia bercerita pernah diajak ke Ciwidey oleh seorang tante. Ternyata tante itu juga mengajak temannya, berarti mereka akan pergi bertiga. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wow&lt;/span&gt; .. Nanang mau diajak nakal .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hahaa&lt;/span&gt; .. tapi dia menolak dengan alasan malas. Hebat juga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Nanang berjualan Surabi di Jalan Moh. Ramdan. Jika anda datang dari arah Jalan Pungkur atau Universitas Langlang Buana di Jalan Karapitan menuju Patung Ikan dekat Tegalega, maka setelah lampu merah perempatan Srimahi dan Jalan Sawah Kurung disebelah kiri nanti ada tukang Surabi yang bersebelahan dengan tukang Sate Padang. Disitulah Nanang ‘beropreasi’. Didekat situ ada sebuah Stasiun Radio dangdut, Garuda FM. Diseberang Surabinya Nanang ada jual Pecel Lele. Saat ini Surabinya Nanang belum dipasangi papan nama, tapi ia sudah punya persiapan. Namanya adalah Surabi Haneut. Menawarkan menu Surabi yang diolah secara tradisional dengan memakai tungku pembakaran kayu dan alat cetak Surabi berbentuk keramik tanah liat. Betul-betul tradisional, termasuk Nanangnya juga bolehlah disebut ‘tradisional’.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cita-cita Nanang saat ini tidaklah terlalu rumit. Ia hanya ingin Surabinya laku keras dan bisa membawa uang pulang ke kampung. Disamping itu kalau bisa membuka cabang lagi ditempat yang berbeda disekitar Kota Bandung. Dengan begitu maka ia akan menasbihkan dirinya sebagai Juragan Surabi yang pantas diperhitungkan di belantara kuliner Kota Bandung. Sungguh walau saya sebut tidak rumit tapi luar biasa, tentu ia banyak belajar dari dinamika romantika kota yang jalan-jalannya perlahan belajar macet ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Nanang .. saat ini bolehlah disebut sebagai salah satu simbol ‘perlawanan’ terhadap cita-cita. Disaat banyak pemuda bangsa bercita-cita menjadi dokter, politikus, pengusaha, pegawai negeri, musisi, dan banyak lagi yang begitu lekat dengan image orang hebat tapi Nanang lebih memilih untuk menjadi penjual Surabi tradisional saja. Menurut saya ini justru malah lebih hebat lagi, mencoba berada di sebuah lintasan dimana orang lain melihat itu bukan sebagai jalan yang harus dilalui. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Two thumbs for&lt;/span&gt; Nanang!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cita-cita adalah sesuatu yang membuat kita merasakan itu sebagai sebuah perjuangan yang menyenangkan, bukan sebagai beban yang melelahkan&lt;/span&gt; ..”, saat tulisan ini selesai saya corat coret dan saya posting, Nanang masih mendengkur dengan nyaman. Beberapa hari ini ia lebih memilih jualan malam saja sampai pukul 11.30 Waktu Indonesia Bagian Bandung. Untuk jualan pagi memang kondisional, sedangkan malam itu tetap. Nanang telah menjadi presiden bagi dirinya sendiri, luar biasa ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bandung, 8 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-3568328774210724885?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/3568328774210724885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=3568328774210724885' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3568328774210724885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3568328774210724885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2011/01/nanang-saba-kota-catatan-tentang.html' title='NANANG SABA KOTA : Catatan Tentang Seorang Pemuda Desa'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TSeNJQFR--I/AAAAAAAAAmA/XoeQfOgO1ZU/s72-c/pizap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-6259502025172629991</id><published>2010-12-27T03:17:00.006+07:00</published><updated>2010-12-27T03:45:03.903+07:00</updated><title type='text'>RESOLUSI DAN EVALUASI : Catatan Akhir Tahun 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TRelerOFcvI/AAAAAAAAAl4/6pNQfq0lZ3w/s1600/1802812991_7839a49838.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TRelerOFcvI/AAAAAAAAAl4/6pNQfq0lZ3w/s320/1802812991_7839a49838.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5555090611801256690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;" Pagi Di Balik Ilalang "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;ilustrasi oleh: nemu di google aja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;SUGESTI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tahun yang lalu adalah guruku dan Tahun yang akan datang adalah asaku .. (anonymous)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BULAN&lt;/span&gt; di akhir tahun 2010, Desember dan anda pasti tahu itu. Seperti tahun-tahun sebelumnya, maka pergantian tahun kali ini juga akan berlangsung pada pukul 00.00 waktu setempat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ah&lt;/span&gt;, kalau untuk hal itu anda jelas akan mentertawakan saya. Baiklah, kita hentikan ‘polemik’ tentang itu, karena tidak penting dan konyol.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hari ini saya masih di kota ini, masih berjibaku dengan ‘hutang piutang sekolah’ saya sama ibu dirumah. Selain itu tentu saja hutang janji lainnya yang tidak bisa saya sebutkan disini. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yah&lt;/span&gt;, semuanya paling tidak merupakan gambaran bahwa sekolah saya mesti cepat kelar agar ibu merasa bangga bisa melihat anaknya akhirnya lulus sekolah lagi walau dengan cara dan metode yang terseok-seok. Tak mengapa, proses mengajarkan arti perjuangan dan perjuangan menentukan rasa ketika meraih hasil. Apapun itu tentunya .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.....................&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Angkasa timur memerah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Embun pagi mulai berguguran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tak terasa, ini laju makin kencang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.....................&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(Singgih Wiku Yuwono)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Semua orang pasti punya punya semacam resolusi ataupun evaluasi diri. Sangat subjektif dan itu sama sekali tidak masalah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;toh &lt;/span&gt;itu bukan untuk dijadikan RUU atau pun di-LPJ-kan. Jadi santai saja mau seperti apapun isi dan bentuknya. Maka seperti orang lain itu, saya sendiri juga tentunya punya resolusi dan evaluasi terhadap diri sendiri. Namun tak semua harus di evaluasi dan tak banyak juga yang mesti diresolusikan, sebab kondisi yang ada memang harus disesuaikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tahun ini musim hujan berlangsung sepanjang waktu. Bukan masalah apakah hujan turun atau tidak, tapi ini (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;seperti&lt;/span&gt;) mempunyai korelasi dengan langkah-langkah kaki. Jalanan becek dan air menggenang. Banyak kejadian-kejadian ‘aneh’ pada 2010 yang berlalu, seperti hujan yang turun maka itu terkadang jadi anugerah dan terkadang pula bikin banjir dan becek.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.....................&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Malam pergi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saat Tuhan menyalakan lampu jagad&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mentari semakin angkuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dengan sombongnya menyala vertikal di ubun-ubun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan memang yang angkuh tak pernah menang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Waktu yang perlahan tapi pasti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Membunuh sang raja siang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dipaksanya dia tenggelam di samudera&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Senja yang mulai menua&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ubannya memerah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Terurai di awang-awang dunia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Senja yang mati muda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tertidur dalam pelukan malam tanpa suara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.....................&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(Singgih Wiku Yuwono)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di kota ini badai masih tak pernah berhenti, proses pencarian seperti pelaut masa lampau menemukan Tanjung Pengharapan masihlah terasa panjang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oke &lt;/span&gt;.. tak banyak yang harus dicorat coretkan disini, tidak penting juga terlalu lama mengheningkan cipta untuk hal itu .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hahaa&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Akhir 2010, sepak bola Piala AFF, sekolah, aktifitas (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bukan pekerjaan seperti yang kawan-kawan kira&lt;/span&gt;), dan lain sebagainya adalah cerita penutup tahun ini. Tapi ia tetaplah menjadi kisah berjalan pada tahun nanti, sebab yang ditutup hanya waktu tahun menurut kalender manusia saja. Sedangkan ceritanya masihlah terus bergerak sesuai dengan garis hidup. Jadi sebenarnya tidak ada yang lama dan tidak ada yang baru, semuanya hanyalah sebutan untuk menandai saja. Menjadi sugesti diri jika kita kemudian menjiwainya. Sugesti untuk apa? Pilihannya cuma dua, optimis dan pesimis. Jika tidak merasa tersugesti sama sekali, maka itu bukan hal yang menjadi evaluasi dan resolusi. Sederhana saja kita mengira-ngira, jangan terlalu rumit biar tidak bikin pusing.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Baiklah, tak ada tulisan panjang disini. Sebab yang ada hanyalah pandangan yang jauh dan rencana yang panjang. Sebenarnya saya juga bingung mau menulis apa, saya hanya sedang ingin memaksakan diri sebab sudah terlalu lama beranda ini tidak disentuh dengan sesuatu yang baru. Maka dengan bantuan seorang kawan yang pandai bersyair, saya kemudian ‘nekat’ meminjam puisinya sebagai pemberi warna atas corat coret ini. Bukan apa-apa, sebab tanpa itu mungkin ‘editorial’ ini mungkin akan lebih mirip Surat Pembaca pada sebuah koran tanpa pembaca .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Selamat Tahun Baru 2010 buat semua dimana saja berada. Jangan pernah berhenti dengan cerita yang kemarin, sebab itulah alasan kita untuk terus bergerak. Melaju dan menjadi apa yang kita inginkan. Setidaknya itulah sugesti untuk diri kita. Jika hari ini kita masih berdiri disini, maka esok kita akan berlari. Lalu pada suatu hari nanti, kita akan kembali membawa matahari.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Insya Allah, amin&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Bandung, 27 Desember 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;* Terima kasih untuk bung Singgih di Tasikmalaya dan Majenang atas puisinya. Sukses untuk anda, bung ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-6259502025172629991?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/6259502025172629991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=6259502025172629991' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/6259502025172629991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/6259502025172629991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/12/resolusi-dan-evaluasi-catatan-akhir.html' title='RESOLUSI DAN EVALUASI : Catatan Akhir Tahun 2010'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TRelerOFcvI/AAAAAAAAAl4/6pNQfq0lZ3w/s72-c/1802812991_7839a49838.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-414379668300161022</id><published>2010-11-29T23:04:00.007+07:00</published><updated>2010-11-29T23:10:39.843+07:00</updated><title type='text'>HUJAN BULAN NOVEMBER : Catatan Sebuah Syair Dari GnR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TPPPG2ysiEI/AAAAAAAAAlk/xKx-Ls0qGaY/s1600/rain_theme_by_sielojramu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 260px;" src="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TPPPG2ysiEI/AAAAAAAAAlk/xKx-Ls0qGaY/s320/rain_theme_by_sielojramu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5545003282917525570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;" Tangan Dalam Hujan "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;ilustrasi oleh: ambil di google (seperti biasa), entah punya siapa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NOVEMBER&lt;/span&gt; 2010 .. Harusnya saya bisa menyelesaikan sebuah tulisan saja untuk bulan ini, namun semua hilang. Inspirasi tak pernah datang atau saya yang malas? Entahlah .. Padahal bulan ini adalah bulan ‘keramat’, hujan masih saja menguyur dan bercengkerama dengan bumi. Saya terjebak dalam lamunan gerimis pada malam-malam yang fana. Geliat ketikan di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;keyboard&lt;/span&gt; komputer akhirnya memberi sebuah jalan keluar. Yah .. daripada tidak ada sama sekali, maka syair dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Guns ‘n Roses&lt;/span&gt; ini mungkin bisa kita nikmati ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;NOVEMBER RAIN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;(Guns 'n Roses)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;When I look into your eyes&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;I can see a love restrained&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;But darlin' when I hold you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Don't you know I feel the same&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;'Cause nothin' lasts forever&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;And we both know hearts can change&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;And it's hard to hold a candle&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;In the cold November rain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;We've been through this such a long long time&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Just tryin' to kill the pain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;But lovers always come and lovers always go&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;An no one's really sure who's lettin' go today&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Walking away&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;If we could take the time to lay it on the line&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;I could rest my head&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Just knowin' that you were mine&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;All mine&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;So if you want to love me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;then darlin' don't refrain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Or I'll just end up walkin'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;In the cold November rain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Do you need some time .. on your own&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Do you need some time .. all alone&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Everybody needs some time .. on their own&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Don't you know you need some time .. all alone&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;I know it's hard to keep an open heart&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;When even friends seem out to harm you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;But if you could heal a broken heart&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Wouldn't time be out to charm you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sometimes I need some time .. on my &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;own Sometimes I need some time .. all alone&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Everybody needs some time .. on their own&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Don't you know you need some time .. all alone&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;And when your fears subside&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;And shadows still remain, ohhh yeahhh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;I know that you can love me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;When there's no one left to blame&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;So never mind the darkness&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;We still can find a way&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;'Cause nothin' lasts forever&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Even cold November rain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Don't ya think that you need somebody&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Don't ya think that you need someone&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Everybody needs somebody&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;You're not the only one&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;You're not the only one&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-414379668300161022?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/414379668300161022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=414379668300161022' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/414379668300161022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/414379668300161022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/11/hujan-bulan-november-catatan-sebuah.html' title='HUJAN BULAN NOVEMBER : Catatan Sebuah Syair Dari GnR'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TPPPG2ysiEI/AAAAAAAAAlk/xKx-Ls0qGaY/s72-c/rain_theme_by_sielojramu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-3038778891736282038</id><published>2010-10-28T20:28:00.004+07:00</published><updated>2010-10-28T20:54:38.951+07:00</updated><title type='text'>HARI SUMPAH PEMUDA : Catatan Dari http://tribunjabar.co.id</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TMl8EVY0KrI/AAAAAAAAAlc/KX5UaZW2svw/s1600/totally-beauty.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TMl8EVY0KrI/AAAAAAAAAlc/KX5UaZW2svw/s320/totally-beauty.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533090031103912626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;" Merapi "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;ilustrasi oleh: nemu di google.com / kompasiana.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;* Sumpah Lansia, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bertanah Air Satu, Tanah Air Airmata&lt;/span&gt; .."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MARI&lt;/span&gt; kita menangis, SBY. Usia kita sudah lanjut. Biarkan airmata lansia ini menjadi Indonesia. Tapi tunggu dulu, lihat saya, SBY. Kita perlu kacamata hitam. Kenapa? Pasalnya, mata lansia itu jendela batin yang jujur. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Receptor &lt;/span&gt;yang sering diteror rangsangan macam-macam. Lihat cermin, SBY! Mata kita bisa ditipu ilusi ketika rangsangan melecut lewat sinyalsinyal munafik. Mata kita bisa dikecoh halusinasi. Bahkan siapa bilang hanya olok-olok, saat mata kita diteror sinaetesi juga garis-garis perspektif yang pedih Ini semua kerap melahirkan keanehan-keanehan osilasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Mari kita menangis, SBY. Lihatlah ada nestapa Indonesia di belantara kesunyian kemiskinan. Bisa jadi ini kutukan kultural ketika kita bersembunyi di ketiak peradaban yang tidak lagi mempunyai jenis kelamin. Lihatlah 35 juta penduduk miskin tahun 2010, konon menurut BPS bertebaran di persada tanah air. Manusia miskin itu bagi laron-laron muram mengejar cahaya Jakarta untuk sebuah kematian yang pedih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; Benar, ayo tetep menangis, SBY. Simak, 35 juta manusia Indonesia yang miskin itu cuma bisa jongkok di tepian belantara nestapa, memandangi kolam Nusantara dengan bibir kering. Indonesia bagai tembok gelap ketika surga forestrasi di republik ini menjadi bancakan para korporasi. Petani gurem cuma dapat 0,25 ha sementara petani kakap  ngangkang di atas 56,3 juta hektar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Oh, biarlah kita tetap menangis, SBY! Ini airmata dari mataair kolbu terjernih yang masih kita miliki. Lihatlah, pada 1998, sebanyak 10 konglomerat di Indonesia telah menguasai lahan seluas 65 ribu hektar. Lantas 10 tahun kemudian, mereka kuasai areal kerja 10,04 juta hektar. Ini tentu angka raksasa tiwikrama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Siapa mencuri airmata kinasih kita, SBY? Lupakan itu dulu. Mari kita buka kacamata hitam kita. Kita ziarahi sejarah 79 tahun yang lalu. Saat itu ada airmata merah putih di setiap bola mata pemuda. Sebut saja Soekarno! Soekarno di Gedung Nasional Surabaya, awal Januari 1932 baru saja keluar dari penjara Sukamiskin Bandung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Berilah saya seribu orang tua, saya bersama mereka kiranya dapat memindahkan Gunung Semeru,"&lt;/span&gt; tutur Soekarno di depan Kongres Pertama Indonesia.&lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Tetapi apabila saya diberi sepuluh pemuda bersemangat dan berapi-api kecintaanya terhadap bangsa dan tanah air tumpah darahnya, saya akan dapat menggemparkan dunia&lt;/span&gt;."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Benar, SBY! Pemuda bermata telanjang itu, bagi Gubernur Jenderal Jonkheer Mr BCD De Jonge adalah matahari agitator politik yang kotor. Mata telanjang begini perlu diendapkan di pulau-pulau pengasingan.    Soekarno tanpa diadili diasingkan tanpa diadili di Endeh, Flores. Sementara Hatta, Sjahrir, Burhanuddin, Maskun, Suka, Bondan dan Marwoto digiring di Boven Digul.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Mari menangis, SBY. Kali ini untuk airmata WR Supratman. Pemuda belia itu sadar makna sebuah perlambang. Jendela batin sesungguhnya mesti akrab dengan indera pendengar. Maka  dengarlah suara biola dan gitar yang mengumandangkan Indonesia Raya dari Indonesisch Clubgebouw jalan Keramat 106 Batavia. Benar, kongres Pemuda Indonesia ke II bagai menyatu dalam satu nada bernama Indonesia! Ada tepuk tangan, ada keharuan, ada kemandirian bertanah air berbangsa dan berbahasa. Ini suatu penyembahhan kolektif terhadap nada dan perlambang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Maka  tak aneh bila saat ulang tahun kelompok Studi Indonesia, 27-28 Juli 1929, ternyata ketika masih ada pejabat-pejabat negeri yang tetap duduk sewaktu Indonesia Raya dinyanyikan, Sutomo pun berteriak "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mereka yang tetap duduk adalah kerbau!&lt;/span&gt;" Juga ucapan Maskun dalam sebuah rapat PNI di Bandung,September 1929. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hadirin yang mempunyai semangat kebangsaan dan berbudaya, akan berdiri menghormati lagu Indonesia Raya. Hanya mereka yang berjiwa kerbau akan tetap duduk!&lt;/span&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ah, tentu kita bukan kerbau, SBY! Sebab kita tahu mata batin yang telanjang, tentu itu sang kekuatan. Sebab dalam kejernihan bola mata itu terpancar kesungguhan menjadi Indonesia. Mereka penggerak lokomotif perjuangan. Mata pemuda tanpa kacamata itu tentu saja sangat cepat menyerap patriotisme. Dan ini perlu, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ide nasional harus sadar politik,&lt;/span&gt;" ucap Soekarno dalam sebuah rapat umum PNI cabang Bandung di Gedung Bioskop Oranye Groote Postweg Cikakak, September 1829. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Meskipun suatu negara punya 10 ribu meriam, negara itu tetap lemah selama rakyatnya tetap seperti kecoak. Sebaliknya rakyat yang tidak bersenjata, tetapi mempunyai watak dan kesadaran berpolitik, tidak akan kalah sekalipun harus berhadapan dengan tentara bersenjata.&lt;/span&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Oh, tentu-tentu, SBY. Tentu kita bisa beda dengan Soekarni. Agitasi berlebihan adalah langkah kalah yang melelahkan. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Demonstrasi dan agitasi saja adalah mudah karena tidak berkehendak akan kerja dan usaha terus menerus,&lt;/span&gt;" tulis Hatta di Daulat Rajat 20 september 1932. Bagi Hatta, agitasi hanya melahirkan kegembiraan hati bersifat sementara. Sesaat dan terhenyak. Persis sama seperti dituturkan Lukman Al Hakim,: "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Anakku, jadilah kau bagian garam yang akan membuat ikan-ikan berenang dengan tenang. Andai tidak bisa, janganlah kau menjadi lalat. Sebab lalat itu hanya akan membuat ulat menjadi raja di sekitar ikan.&lt;/span&gt;"  Juga persis yang dituturkan Gajah Mada tahun 1362. Mahapatih Gajah Mada dalam peseradaan agung, sambil membungkuk di hadapan Seri Nata berkata: "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Seri Baginda adalah memikul kewajiban yang menurut timbangan orang yang sungguh-sungguh tidak boleh diabaikan.&lt;/span&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tapi itu dulu, SBY. Hari ini, ayo, jangan malu, mari kita menangis, SBY. Pakai kembali kacamata hitam. Kita sudah lanjut usia. Ujung emas monas tidak lagi semanis sejarah masa lalu. Indonesia bisa jadi hanya sebuah fiksi yang kita paksakan untuk ada di sebuah peradaban yang lalim. Lantas, tiap kali kita menangis maka akan lahir cerita bagus tentang penyediaan lapangan usaha (pro-growth), penyediaan lapangan kerja (projob), pengentasan kemiskinan (pro-poor) dan perbaikan kualitas lingkungan hidup (pro-environment).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Mari kita menangis, SBY. Kita duduk di pojok Masjid Al Ukhuwwah, Panyileukan. Tengadahkan wajah. Heneng, hening dan Eling. Dan ikrarkan sumpah lansia: "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bertanah air satu, tanah air: airmata. Berbahasa satu: bahasa airmata basah. Berbangsa satu: bangsa yang digerogoti para bangsat!&lt;/span&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Tuesday, 26 October 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;* Tandi Skober, Pengarang dan Anggota Dewan Penasihat Indonesia Police Watch&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Catatan ini diambil oleh airbening21 dari http://tribunjabar.co.id, diposting kembali disini tidak untuk kepentingan komersil .. sekedar berbagi, semoga mendapat hikmah dan inspirasi ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;-----ooOoo-----&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-3038778891736282038?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/3038778891736282038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=3038778891736282038' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3038778891736282038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3038778891736282038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/10/hari-sumpah-pemuda-catatan-dari.html' title='HARI SUMPAH PEMUDA : Catatan Dari http://tribunjabar.co.id'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TMl8EVY0KrI/AAAAAAAAAlc/KX5UaZW2svw/s72-c/totally-beauty.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-1794529297002673414</id><published>2010-09-10T07:04:00.008+07:00</published><updated>2010-09-10T10:13:04.630+07:00</updated><title type='text'>PUISI : Kepada Sebuah Bedug</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TIl2WVfGZ7I/AAAAAAAAAlM/0arGDTjZt0g/s1600/atang2.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TIl2WVfGZ7I/AAAAAAAAAlM/0arGDTjZt0g/s320/atang2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5515069344788670386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Sang Penabuh Bedug "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: airbening21 dan model oleh: Atang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;BEDUG&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dung .. Dung .. Dung ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Suara bedug seperti sudah di pinggir  telinga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dung .. Dung .. Dung ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan aku harus bersiap berlomba dengan hujan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dung .. Dung .. Dung ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ternyata hanya degup jantung saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tapi, oh .. Rupanya ada ribuan bintang sujud hari ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bulan matahari mengemas doa senja kala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lalu aku pun mengemas segala dosa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dalam kata-kata maaf pujangga lara yang fana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lebaran .. Bedug .. Takbir dan Tahmid ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan aku merasa tak pernah jadi pemenang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Bedug dikaki matahari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku mendengarnya seperti tetesan gerimis&lt;/span&gt;,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lebaran Di Bandung, 10 September 2010  - 1 Syawal 1431 H.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-1794529297002673414?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/1794529297002673414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=1794529297002673414' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/1794529297002673414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/1794529297002673414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/09/puisi-kepada-sebuah-bedug.html' title='PUISI : Kepada Sebuah Bedug'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TIl2WVfGZ7I/AAAAAAAAAlM/0arGDTjZt0g/s72-c/atang2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-2505057802592900032</id><published>2010-09-09T17:47:00.007+07:00</published><updated>2010-09-09T18:04:41.176+07:00</updated><title type='text'>MEMINTA MAAF : Catatan Lebaran 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TIi7rWUGUAI/AAAAAAAAAk8/-tajqIyvX4Y/s1600/64366_ilustrasi_jabat_tangan.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TIi7rWUGUAI/AAAAAAAAAk8/-tajqIyvX4Y/s320/64366_ilustrasi_jabat_tangan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5514864097113821186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Tangan Dijabat "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: hasil nemu dari google.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;CUCI TANGAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Minal Aidin Wal Faidzin .. Mohon Maaf Lahir dan Bathin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“.. sebab kita adalah makhluk yang bernama manusia, maka cukup manusiawi ketika kita agak susah untuk bercerita tentang hari ini dengan begitu ‘putih’ tanpa kita tidak teringat dengan hari kemarin, sebab masa lalu terkadang selalu menjadi bayangan setia kita menuju hari esok dan kita merasa perlu untuk belajar dari peristiwa itu ..”&lt;/span&gt; -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MANUSIA&lt;/span&gt; adalah makhluk yang ‘cerdas’, akhirnya saya harus berkata seperti itu. Ia akan senantiasa mencoba untuk mengambil keuntungan dari setiap apa yang terjadi dengan motif tertentunya. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Momen yang tepat&lt;/span&gt; ..”, manusia menyebutnya. Banyak hari-hari yang bisa dijadikan ‘kambing hitam’ sebagai momen subjektifnya. Tidak peduli itu adalah momen apapun akan ia gunakan sebaik mungkin. Bila perlu ia akan menunggu, walaupun sebenarnya ‘pekerjaan’ tersebut bisa ia lakukan saat itu juga, tapi karena ia perlu pembenaran dan alasan maka ia rela menunggu datangnya hari tersebut. Mungkin menurutnya itu lebih penting daripada esensi ‘pekerjaannya’, termasuk untuk urusan meminta maaf.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Meminta maaf (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan mungkin juga memberi maaf&lt;/span&gt;) adalah sesuatu yang sangat gampang. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;gratis, gak perlu bayar .. mau ribuan kali juga gak apa-apa&lt;/span&gt; ..”, seorang kawan senior saya dulu yang anggota Wanadri pernah mengatakan itu. Disini kita bisa membayangkan bahwa berkata maaf itu memang sangat mudah dan murah. Tentu saja manusia sangat menyukai sesuatu yang mudah dan murah. Di Indonesia, hari raya Iedul Fitri alias lebaran adalah saat yang ditunggu-tunggu untuk mengobral kata maaf. Kekeliruan yang disengaja (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;terlebih yang tidak disengaja&lt;/span&gt;) selama satu tahun kebelakang ingin dihapus hari itu juga. Terlepas dari entah apakah esensi dari kesalahan itu sudah diluruskan dan diselesaikan atau belum. Yang penting minta maaf di hari lebaran dan putih bersihlah semuanya seperti bayi baru lahir. Enak sekali ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lalu saya mulai berpikir, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;apakah memang segitu mudahnya?&lt;/span&gt;”. Pertanyaan ‘nakal’ saya mencoba menggugat banyak hal, tentang perilaku dan kecenderungan manusia untuk memanfaatkan momen demi sesuatu yang dirasa sangat sarat muatan kepentingan dirinya. Suatu pola untuk menjadikan dirinya kembali ‘tampak bersih putih’ dan bebas dari segala kesalahan, baik kepada sesama manusia maupun terhadap Tuhan. Perilaku ini saya sebut dengan gerakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“AGENDA CUCI TANGAN GRATIS”&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Anda tahu arti cuci tangan? Iya, kita biasanya melakukan itu sebelum dan sesudah makan serta saat kita merasa tangan kita kotor. Cuci tangan yang saya maksud pada catatan ini tentunya tidaklah benar-benar seperti itu, sebab cuci tangan itu adalah kata kiasan. Biasanya berhubungan dengan kalimat-kalimat kiasan lainnya seperti ‘lempar batu sembunyi tangan’ atau ‘kura-kura dalam perahu’ tentang masa lalu. Sebuah ‘ritual‘ dimana manusia ingin manusia lainnya tempat ia mempunyai kesalahan bisa akan memaafkan kesalahannya diwaktu lampau pada satu tahun kemarin. Jika ‘kasusnya’ dulu cukup berat (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;berat disini relatif subjektif&lt;/span&gt;), maka disini biasanya ada semacam kondisi serba salah pada individu yang akan memberi maaf. Dan kondisi ini betul-betul dimanfaatkan oleh sang peminta maaf untuk ‘menekan’ pemberi maaf agar memaafkan ‘kasus’ itu secara lahir bathin. Tentu saja penekanan itu dengan embel-embel ini adalah hari lebaran, dimana kita semua mestinya kembali ‘menjadi bayi tanpa dosa’. Luar biasa ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebab kita adalah makhluk yang bernama manusia, maka cukup manusiawi ketika kita agak susah untuk bercerita tentang hari ini dengan begitu ‘putih’ tanpa kita tidak teringat dengan hari kemarin, sebab masa lalu terkadang selalu menjadi bayangan setia kita menuju hari esok dan kita merasa perlu untuk belajar dari peristiwa itu&lt;/span&gt; ..”, kurang lebih saya menulis itu di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wall facebook&lt;/span&gt; saya. Bukan tanpa maksud, sebab saya ingin mencoba mengingatkan kepada para peminta maaf untuk sedikit ‘beretika’ saat minta maaf. Terlepas apakah itu di hari raya Iedul Fitri, hari proklamasi kemerdekaan, maupun hari-hari atau momen apapun. Memang betul, kita sangat dianjurkan untuk menjadi insan yang pemaaf. Tapi tidak kemudian anjuran itu seolah-olah menjadi pembenaran buat kita untuk berbuat salah sesuka hati kepada manusia lain. Tuhan memang Maha Pemaaf dan Pengampun, namun etika berkehidupan sosial telah mengajarkan kepada kita untuk mempunyai cara dan aturan menyelesaikan masalah. Memberi maaf itu gampang, cuma harus jelas dulu bahwa duduk perkara pada suatu masalah. Jangan sampai kemudian ‘perilaku tidak baik’ pada masa lalu seolah-olah menjadi bukan sesuatu yang keliru. Jika seperti itu, maka kita telah mengajarkan dan membenarkan sesuatu yang salah atau keliru. Duduk perkara belum lurus, tapi sudah dianggap tidak ada masalah alias &lt;span style="font-style: italic;"&gt;clear&lt;/span&gt; putih bersih seperti bayi baru lahir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Beberapa saat lalu seseorang telah begitu saja menuduh saya sebagai seorang pendendam. Saya santai saja sebab saya tidak pernah memelihara sebuah dendam untuk jangka waktu yang lama. Tidak ada untungnya. Tapi saya bisa memaklumi ‘tuduhan’ tersebut dialamatkan kepada saya. Si penuduh mungkin kecewa saat saya tidak serta merta ingin melupakan peristiwa pada masa lalu itu walaupun ia memanfaatkan momen Ramadhan dan Iedul Fitri untuk ‘mencuci tangannya’. Posisi yang berbeda dan harusnya si penuduh tidak begitu saja egois hanya ingin masalahnya beres dan menjadi sejarah yang terkubur, tapi ia harus belajar mengerti bahwa saya ingin mengingatkan sesuatu kepadanya. Bahwa kita harus menjadi manusia beradab yang berani mengakui kesalahan dan bertanggung jawab dengan menjelaskan secara jujur berbagai hal yang menjadi pokok dari masalah tersebut sehingga menjadi gamblang dan terang. Dengan begitu maka kita bisa mengambil hikmah dari masalah tersebut. Seandainya saya begitu saja melupakan dan memaafkan, maka si penuduh akan merasa bahwa ternyata gampang untuk melakukan hal yang sama. Toh, nanti kita bisa maaf dan semua beres tanpa harus merasa bersalah. Begitu naif ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Salah satu yang berat dimuka bumi ini bukanlah gunung, tapi mengakui suatu kesalahan. Kalimat, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;iya .. saya salah&lt;/span&gt; ..” sepertinya tidak pernah berani dilanjutkan dengan penjelasan, “.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;karena .. bla .. bla .. bla&lt;/span&gt; ..”. Terlalu gengsi atau dengan alasan yang lain manusia seperti tidak ingin benar-benar menjadi salah, meskipun kesalahan itu berpeluang 95 persen ada pada dirinya. Selalu saja ada kecenderungan lebih untuk mencari 'kambing hitam' atau mencari alasan lain agar ‘si korban’ memberi maaf dan dengan begitu ia menjadi puas. Dengan kata lain, manusia selalu ingin mencuci tangan dengan benar-benar bersih seolah-olah ia tidak pernah ‘membuat kotor’, walaupun memang benar ia telah ikut membuat kotor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yah&lt;/span&gt;.. masyarakat Indonesia adalah bangsa pemaaf. Oleh sebab itu ia (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mungkin oleh para pelaku)&lt;/span&gt; dihimbau untuk memaafkan banyak hal dimasa lalu tanpa ia berhak tahu tentang apa yang terjadi pada masa itu. Berbagai rezim yang telah berkuasa selalu ingin menjadi ‘bersih’ kembali dengan memanfaatkan waktu yang berlalu untuk mengarahkan kita melupakan sejarah (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kelam&lt;/span&gt;) tanpa pernah mereka berani untuk mempertanggungjawabkannya. Kondisi yang sedemikian itu sudah menjadi ‘kebiasaan’ masyarakat kita dan kita pun mengikutinya, sebab itu memang ternyata menguntungkan bagi si peminta maaf. Pemberi maaf hanya bisa memaafkan dan misteri sesuatu akan tetaplah menjadi misteri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Suara bedug menyambut Iedul Fitri 1431 Hijriyah atau 2010 Masehi telah digendang telinga. Dan saya merasa tidak pernah memaafkan siapa-siapa, bukan tidak ingin merayakan Iedul Fitri ini dengan bermaaf-maafan, tapi saya tidak tahu dan tidak mengerti atas dasar apa saya harus memberi maaf. Siapa yang salah dan kenapa harus salah? Jangan-jangan peminta maaf tidak bersalah dan yang keliru sebenarnya saya. Itu tidak bisa terjawab, kecuali sang peminta maaf mau bercerita terlebih dulu .. dengan jujur tentunya dan inilah kemudian yang paling berat buat manusia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bandung, 30 Ramadhan 1431 Hijriyah / 09 September 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TERIMA KASIH :&lt;/span&gt; untuk semua yang telah menginpirasi saya membuat tulisan ini, paling tidak saya akhirnya bisa memposting sesuatu untuk meng-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;update&lt;/span&gt; tulisan terbaru saya diblog ini .. salam hangat dan selamat berlebaran .. ingat, jangan terlalu minta maap kepada saya apabila tidak merasa bersalah .. sip ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-2505057802592900032?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/2505057802592900032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=2505057802592900032' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/2505057802592900032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/2505057802592900032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/09/meminta-maaf-catatan-lebaran-2010.html' title='MEMINTA MAAF : Catatan Lebaran 2010'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TIi7rWUGUAI/AAAAAAAAAk8/-tajqIyvX4Y/s72-c/64366_ilustrasi_jabat_tangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-2721409105068419574</id><published>2010-08-17T19:12:00.005+07:00</published><updated>2010-08-17T19:30:31.222+07:00</updated><title type='text'>MEREBUT APA? : Catatan Di Hari Kemerdekaan RI ke 65th</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TGp9aeXQRwI/AAAAAAAAAkE/xAXiQ91XBmA/s1600/wayang.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 228px;" src="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TGp9aeXQRwI/AAAAAAAAAkE/xAXiQ91XBmA/s320/wayang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5506351388194522882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;" Wayang Nusantara "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;ilustrasi oleh: maok tina google.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;REFLEKSI KEMERDEKAAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;- sebuah epilog merebut kembali -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SIANG&lt;/span&gt; yang panas menggoda, hari Selasa pada 17 Agustus 2010 dibulan Ramadhan 1431 H. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saya ingat, sayang&lt;/span&gt; .. sedari dulu waktu dengan tanggal tersebut adalah hari jadi Republik Indonesia atau biasa disebut hari kemerdekaan. Kebetulan pula dulu katanya proklamasi kemerdekaan itu juga dilaksanakan pada bulan puasa, hari Jum'at 17 Agustus 1945. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ah&lt;/span&gt;.. banyak kebetulan kalau akhirnya saya juga teringat dengan SMS seorang kawan yang mengatakan bahwa, " &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hakikat merdeka adalah merebut .. merebut kembali apa yang pernah kita miliki ..&lt;/span&gt;" (dari 08562154xxx).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Baiklah, kemerdekaan negeri kita dulu adalah nyata dan dimiliki oleh tanah air kita sejak zaman purba. Lalu datanglah bangsa asing yang buku-buku sejarah menyebutnya sebagai penjajah. Mereka merampas kemerdekaan bangsa kita yang berdaulat. Ada yang menjajah selama 350 tahun atau 3,5 tahun dan ada juga yang saya lupa berapa tahunnya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Portugis&lt;/span&gt;). Kemudian bangsa kita merebut kembali kemerdekaan itu dengan revolusi bersenjata dan revolusi diplomasi, hingga akhirnya kemerdekaan itu bisa diambil kembali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Baiklah, sayang&lt;/span&gt; .. itu adalah hakikat merdeka dalam konteks mengambil kembali apa yang pernah kita miliki dan dirampas oleh orang lain untuk kemudiaan kita rebut lagi agar kembali kepada kita bagai sebelumnya. Tetapi saya ada pertanyaan 'penting' yang kemudian saya lempar kembali ke beberapa kawan kerabat dan handai taulan. Mereka yang saya pilih itu berdasarkan dari pengalaman, kompetensi, keterwakilan gender, kondisi terakhir, maupun 'latar belakang sejarahnya' yang dikomparasi dengan sudut pandang atau penilaian subjektif saya terhadap mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pertanyaan kecil itu tergumam, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Jika hakikat merdeka adalah merebut, yaitu merebut kembali apa yang pernah kita miliki .. maka jika merebut sesuatu yang belum pernah kita miliki atau tidak pernah benar-benar kita miliki apa itu disebut penjajahan? ..&lt;/span&gt;". Saya disini tertarik untuk menggunakan sejenis 'teori' berbanding terbalik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Catatan kecil ini akan menampilkan beberapa tanggapan atas pertanyaan tersebut. Ada juga yang tidak memberikan tanggapan atau jawaban sama sekali (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;walau hanya dengan balasan berbentuk miscall private number sekalipun&lt;/span&gt;). Saya ber-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;positive thinking&lt;/span&gt; mereka sedang tidak ada pulsa atau mungkin SMS saya tidak sampai padanya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;terlalu banyak hal yang akhirnya tidak pernah sampai .. semacam tidak kesampaian .. heu ..&lt;/span&gt;). Biarlah, untuk mempersingkat waktu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;maap.. bahasanya mirip kalimat pidato&lt;/span&gt;) maka inilah tanggapan-tanggapan tersebut ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Daniel:&lt;/span&gt; ".. perebutan piala dunia pun diikuti oleh negara-negara yang sebelumnya tidak pernah meraih (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;memiliki&lt;/span&gt;) gelar atau piala itu .. dan akhirnya memboyong piala itu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Spanyol 2010&lt;/span&gt;) ..". (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;saya setuju sekali dengan bung Daniel.. dan aku tak sanggup berkata-kata.. hahaa ..&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dedi Rahman:&lt;/span&gt; ".. harus direbut sebab masa muda itu masa berapi-api .." (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Om kita ini terinspirasi bung Rhoma Irama sepertinya .. sebab Raja Dangdut itu memang tipe pejuang, merebut banyak wanita untuk dikawinin .. hehee ..&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dimu:&lt;/span&gt; ".. Tergantung perspektifnya, tapi menurutku itu adalah termasuk dalam jihad fisabilillah .." (mantap.. begitu Subhanallah sekali, sebab saya memang suka berjihad .. hahaa :D ..).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Diky 'rhoma':&lt;/span&gt; ".. apapun caranya harus direbut .. sekali wanita tetap wanita .." (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;wow .. sangat tegas, tapi saya curiga si Mang yang satu ini pernah suka dengan sesama jenis :D jadi ingat tragedi Rara .. haaa ..&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Adi Gimbal:&lt;/span&gt; ".. mari bung, rebut kembali!!" (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tipe pejuang tak kenal lelah .. singkat jelas tegas dan saya menyukai tipikal bung Adi ..hahaa ..&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Oh ya .. disini juga saya melibatkan beberapa wanita agar keterwakilan mereka bisa sesuai dengan ketentuan undang-undang, yaitu 20 – 25 persen. Saya adil sekali bukan terhadap wanita .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hahahaa&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Naneu:&lt;/span&gt; ".. merdeka .. merdeka .. merdeka :) .." (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;entahlah, apakah ini jawaban diplomatis atau tidak.. tapi yang pasti saya menduga neng Neu sedang mengatakan bahwa hal-hal seperti itu adalah sah-sah saja .. meureun .. hehee ..&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bine:&lt;/span&gt; ".. asal jangan merebut kekasih atau istri orang ..kalau merebut perasaannya sih boleh-boleh aja .. hahahaa .. MERDEKA :p .." (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ada yang bisa menterjemahkan maksud si Valencia ini? Jika yang boleh direbut hanya perasaannya aja, maka apa itu artinya cinta tak berarti harus memiliki? Hhuufftt .. hhhaasseeeuuuumm atuh, neng ..&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nah&lt;/span&gt;.. itulah sekilas tentang arti dari merdeka sebagai bagian dari tujuan merebut dan 'merebut kembali'. Sebab tidak ada yang sempurna kecuali Dia dan 'dia', maka lebih kurangnya catatan ini saya serahkan kepada kawan-kawan semua dan kepada takdir-Nya semata. Disini juga saya mencatat sebuah doa kiriman dari bung Ajat Sudrajat. Kawan kita Sang Maestro Kehidupan ini sepertinya lebih suka untuk menanggapi pertanyaan saya dengan sebuah doa saja. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yah &lt;/span&gt;.. sebuah doa yang luar biasa, boleh anda simpan juga sebab doa ini tidak akan pernah anda dapatkan dalam buku-buku doa yang biasa dijual di Perpustakaan Sekolah, Palasari Buku Bekas, atau Gramedia maupun TB. Gunung Agung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Izinkan dihari 'titik balik' ini saya berdoa untuk kawan-kawan se-bangsa dan se-tanah air,&lt;/span&gt; "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;.. semoga yang lemah dikuatkan, yang lupa diingatkan, yang jauh segera didekatkan, yang salah memilih semoga semakin bijak (menentukan pilihannya) .. dan untuk yang tersesat semoga segera menemukan jalan untuk kembali pulang .. amin ..&lt;/span&gt;" &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Ajat Sudrajat di hari kemerdekaan RI).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dirgahayu 65th Republik Indonesia untuk kaum buruh dan tani serta nelayan, kaum miskin kota, kaum tertindas, elemen penindas, dan segenap anak negeri ini .. Terima kasih untuk para pahlawan kami, baik yang telah gugur maupun yang masih hidup menyaksikan negeri yang dulu dipertaruhkan dengan nyawa dan darah serta harta bendanya .. Maapkan kami duhai, Ibu Pertiwi .. Biarlah dan biarkan kami saat ini merdeka dengan cara kami sendiri .. sekali merdeka tetap merdeka .. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;.. atau mati kesepian ..&lt;/span&gt;", kata kawan Dimu saat malam hening.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keterangan (bukan cuci tangan):&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sebenarnya tema ini boleh melebar ke hal apa saja .. jadi mohon maap kalau ada yang bingung .. maklumilah :D .. toh ini cuma sekedar catatan kecil untuk memperingati hari kemerdekaan bangsa kita dan juga sambil iseng-iseng menunggu bedug atau sahur .. kalau dirasa tidak bermanfaat ya jadikan saja media untuk tertawa .. namun jika memberi inpirasi dan pencerahan ya Alhamdulillah .. sip :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terima kasih:&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Untuk semua yang saya sebut namanya diatas .. bila ada yang merasa tidak tersebut saya minta maap .. dan bila ada yang merasa tidak ikhlas saya sebut saya minta maap juga ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Jatinangor, 17 Agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;     &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;    &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-2721409105068419574?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/2721409105068419574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=2721409105068419574' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/2721409105068419574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/2721409105068419574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/08/merebut-apa-catatan-di-hari-kemerdekaan.html' title='MEREBUT APA? : Catatan Di Hari Kemerdekaan RI ke 65th'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TGp9aeXQRwI/AAAAAAAAAkE/xAXiQ91XBmA/s72-c/wayang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-3378246427494955956</id><published>2010-07-29T22:38:00.005+07:00</published><updated>2010-07-29T22:46:20.170+07:00</updated><title type='text'>PUISI : Dua Karya Soe Hok Gie</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TFGhUCKoWDI/AAAAAAAAAj8/zbl2DnS-cnM/s1600/a80b3104ad79eed553884839a1098c6e.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TFGhUCKoWDI/AAAAAAAAAj8/zbl2DnS-cnM/s320/a80b3104ad79eed553884839a1098c6e.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5499353985546999858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;" Mahameru "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;ilustrasi oleh: nemu lewat google.com aja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Puisi Gie (1)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;SEBUAH TANYA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;“ Akhirnya semua akan tiba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;pada suatu hari yang biasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;apakah kau masih berbicara selembut dahulu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;memintaku minum susu dan tidur yang lelap?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;sambil membenarkan letak leher kemejaku .. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, Lembah Mendala Wangi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;meresapi belaian angin yang menjadi dingin&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;“ Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat .. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lampu-lampu berkelipan di Jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara. tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti Jakarta kita&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;“ Apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu, kita begitu berbeda dalam semua .. kecuali dalam cinta? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. Wajah2 yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti. Seperti kabut pagi itu&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;“ Manisku, aku akan jalan terus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;bersama hidup yang begitu biru .. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;Puisi Gie (2)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tanpa judul ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekkah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu, sayangku ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Atau tentang bunga-bunga yang manis di Lembah Mendala Wangi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di Danang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tapi aku ingin mati di sisimu, sayangku ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Mari, sini sayangku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tegakklah ke langit atau awan mendung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kita tak pernah menanamkan apa-apa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kita takkan pernah kehilangan apa-apa ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;* diposting kembali oleh airbening21 dan tidak untuk komersil ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-3378246427494955956?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/3378246427494955956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=3378246427494955956' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3378246427494955956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3378246427494955956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/07/puisi-dua-karya-soe-hok-gie.html' title='PUISI : Dua Karya Soe Hok Gie'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TFGhUCKoWDI/AAAAAAAAAj8/zbl2DnS-cnM/s72-c/a80b3104ad79eed553884839a1098c6e.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-7494337172042641535</id><published>2010-07-03T15:55:00.006+07:00</published><updated>2010-07-03T16:13:36.675+07:00</updated><title type='text'>SPIRIT KEKALAHAN : Catatan Saat Merasa Takluk</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TC79PVeBa5I/AAAAAAAAAj0/R7trQUv0wJc/s1600/tutorial+photoshop+-+photoshop+effect-+efek+bendera_final_0001.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 224px;" src="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TC79PVeBa5I/AAAAAAAAAj0/R7trQUv0wJc/s320/tutorial+photoshop+-+photoshop+effect-+efek+bendera_final_0001.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5489603435714145170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;" Brazilian Flag "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;ilustrasi oleh: dari www.duniagrafis.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;KALAH, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;EUY .. HEU ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jika diantara kedua tim itu ada yang menjadi juara, maka saya akan kalah dengan komplit dan saya MENYUKAI ITU .. Piala Dunia kali ini adalah sesuatu yang berbeda buat saya&lt;/span&gt; .. -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TAK&lt;/span&gt; pernah ada manusia terlahir ingin menjadi pecundang, semua pasti ingin menjadi pemenang. Termasuk saya dan anda tentunya. Saat catatan ini saya tulis, Brasil baru saja kalah 2 – 1 oleh Belanda di babak 16 besar Piala Dunia 2010. Saya selama ini adalah pendukung kesebelasan Tim Nasional Brasil. Sungguh sangat tidak enak rasanya kalah. Selera menonton pertandingan Piala Dunia sampai ke babak final menjadi turun begitu drastis. Bagai orang sakit, tidak ada selera makan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;Sebenarnya saya adalah manusia yang terbiasa kalah. Kenapa saya sebut terbiasa, sebab posisi ‘kalah’ telah menjadi ‘makanan’ bagi hidup saya. Harusnya saya kebal dan tahan, tapi ini permainan sepak bola dan saya ingin menang hanya dalam permainan ini. Sungguh tidak adil rasanya jika setiap sisi adalah nafas kekalahan, tapi ini realita dan mau tidak mau atau suka tidak suka saya mesti menerimanya. Dengan lapang dada dan hati yang ikhlas, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ya udah mau gimana lagi, terima aja .. heu ..&lt;/span&gt;”&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;Pada permainan ini tidak ada yang saya pertaruhkan, selain dari kebanggaan sendiri saja bahwa apa yang saya inginkan bisa MENANG. Itu saja sebenarnya, tidak lebih. Namun apa daya, manusia berencana tapi Tuhan dan wasit yang menentukan semuanya .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;heuheu&lt;/span&gt; .. Baiklah, kawan .. Piala Dunia 2010 dibulan Juni – Juli ini ada sesuatu yang harus saya pelajari, yaitu spirit untuk realistis bersahabat dengan kekalahan dalam bentuk yang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebenarnya&lt;/span&gt;) tidak prinsip.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;Saya tidak akan berpanjang lebar, sebab saya harus menikmati semuanya sampai peluit penyerahan trophy dibunyikan. Tahukan kalian tim mana yang akan saya dukung setelah Brasil tersingkir? Dengan sebuah alasan yang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mungkin&lt;/span&gt;) hanya Tuhan, saya dan ‘malam yang jernih’ saja yang tahu, maka saya mantap akan mendukung Jerman atau Argentina. Jika diantara kedua tim itu ada yang menjadi juara, maka saya akan kalah dengan komplit dan saya MENYUKAI ITU .. Piala Dunia kali ini adalah sesuatu yang berbeda buat saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;Selamat berjuang Jerman dan Argentina, saya punya alasan sendiri untuk senang melihat salah satu diantara kalian yang jadi juaranya dan menggenggam trophy itu nanti usai final dimainkan. Seperti itu juga halnya, saya juga punya alasan untuk kembali merasa ‘kalah’ jika kalian harus menyusul Brasil menjadi bagian dari yang kalah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tanpa sadar, saya seperti telah ‘memainkan’ permainan ini selayaknya sisi hidup yang sebenarnya. Tidak apa-apa, sebab dengan itu saya bisa menikmati sebuah pembelajaran dari sisi-sisi tragis tanpa saya harus merasa benar-benar menjadi seorang pecundang ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Bandung, 2 Juli 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Setelah Brasil kalah 2 – 1 dari Belanda di 16 besar PD 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-7494337172042641535?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/7494337172042641535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=7494337172042641535' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/7494337172042641535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/7494337172042641535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/07/spirit-kekalahan-catatan-saat-merasa_03.html' title='SPIRIT KEKALAHAN : Catatan Saat Merasa Takluk'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TC79PVeBa5I/AAAAAAAAAj0/R7trQUv0wJc/s72-c/tutorial+photoshop+-+photoshop+effect-+efek+bendera_final_0001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-3860786183328035307</id><published>2010-07-01T13:31:00.005+07:00</published><updated>2010-07-01T13:43:02.695+07:00</updated><title type='text'>PUISI : Dari BJ. Habiebie Untuk Istri (Alm)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TCw23MqpWVI/AAAAAAAAAjU/WCPl8C5je_g/s1600/bj_habibie.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TCw23MqpWVI/AAAAAAAAAjU/WCPl8C5je_g/s320/bj_habibie.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488822367778593106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" BJ. Habiebie Bersama Istri (Alm) "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: dari www.reportase.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Sekedar pengantar ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEBUAH&lt;/span&gt; puisi menggambarkan banyak hal, tentang hidup dan cinta yang terpatri sebagai sesuatu yang berharga. Puisi yang saya posting ini adalah sebuah puisi yang bagus, menurut saya. Sebuah curahan hati seorang mantan presiden kita; BJ. Habiebie kepada sang istri Ainun Habiebie yang meninggal dunia. Saya posting kembali untuk anda sebagai bahan inspirasi dan refleksi saja, semoga kita semua bisa memahaminya sebagai sesuatu yang baik .. Selamat membaca ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;PUISI BAPAK BJ. HABIEBIE UNTUK IBU AINUN HABIEBE (Alm)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Karena aku tahu&lt;br /&gt;Bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan kematian adalah sesuatu yang pasti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku sangat tahu itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sekejap saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hatiku seperti tak di tempatnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan tubuhku serasa kosong melompong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hilang isi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kau tahu, sayang ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada airmata yang jatuh kali ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku selipkan salam perpisahan panjang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada kesetiaan yang telah kau ukir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada kenangan pahit manis selama kau ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku bukan hendak mengeluh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tapi rasanya terlalu sebentar kau disini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu, sayang ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tanpa mereka sadari&lt;br /&gt;Bahwa kau lah yang menjadikan aku kekasih yang baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mana mungkin aku setia&lt;br /&gt;Padahal memang kecenderunganku adalah mendua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tapi kau ajarkan aku kesetiaan .. sehingga aku setia ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kau ajarkan aku arti cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Selamat jalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kau dari-NYA dan kembali pada-NYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kau dulu tiada untukku dan sekarang kembali tiada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Selamat jalan, sayang ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cahaya mataku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Penyejuk jiwaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Selamat jalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Calon bidadari surgaku ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;(BJ HABIBIE : 2010)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;*Diposting kembali oleh Jati Wirachmat dan bukan untuk komersil, hanya sekedar bentuk kekaguman untuk puisi yang indah ini ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-3860786183328035307?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/3860786183328035307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=3860786183328035307' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3860786183328035307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3860786183328035307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/07/puisi-dari-bj-habiebie-untuk-istri-alm.html' title='PUISI : Dari BJ. Habiebie Untuk Istri (Alm)'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TCw23MqpWVI/AAAAAAAAAjU/WCPl8C5je_g/s72-c/bj_habibie.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-6128682302809779178</id><published>2010-06-24T20:06:00.010+07:00</published><updated>2010-06-24T20:36:00.216+07:00</updated><title type='text'>OBROLAN REUNI : Catatan Tentang Pertanyaan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TCNazKTPYjI/AAAAAAAAAjM/9k7FcBIWAzY/s1600/dfsdfd.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TCNazKTPYjI/AAAAAAAAAjM/9k7FcBIWAzY/s320/dfsdfd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486328606052278834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Bandung Di Waktu Malam "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: sendiri aja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;TEKA TEKI AJAIB&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ada dua cara menjalani hidup, yaitu menjalaninya dengan keajaiban-keajaiban atau menjalaninya dengan biasa-biasa saja&lt;/span&gt; .. (Albert Einstein) -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KAWAN&lt;/span&gt; saya menikah. Mendengar itu tentu anda akan berkata, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;So what? Semoga langgeng sakinah mawaddah ajalah ..”&lt;/span&gt;. Sebuah doa yang sudah bisa saya tebak. Saya beda dengan anda, kenapa? Karena anda mungkin tidak mengenal kawan saya, jadi anda tidak punya alasan untuk ikut bergembira mendengar kabar itu. Hal sebaliknya juga akan terjadi jika kawan anda yang menikah dan saya tidak mengenalnya. Memang betul, bahwa menikah atau kematian serta kelahiran itu adalah sesuatu yang biasa. Jadi pemaknaan akan terjadi kemudian diukur dari apakah anda kenal atau tidak dengan ‘subjek’. Lalu sejauh mana anda akrab dan seterusnya secara lebih detail. Itulah kenapa tingkat nuansa yang dibangun akan terasa seperti apa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bertemu kembali bersama kawan-kawan yang lama tidak bersua sungguh menyenangkan. Obrolan biasanya akan berkisar dimasalah masa lalu dan candaan 'klasik'. Semua reunian (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;formal atau tidak&lt;/span&gt;) rata-rata seperti itu. Tidak percaya? Sering-seringlah anda ikut reunian, maka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;insya Allah&lt;/span&gt; anda akan mengamini kata-kata saya. Namun media reunian juga mempengaruhi obrolan, termasuk apakah pertemuan itu disebuah pesta perkawinan yang lokasinya hampir 5 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lima&lt;/span&gt;) jam dari kota Bandung (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Siswanto wedding on Rango Gunung Halu Kabupaten Bandung Barat&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Semua orang yang meyakini adanya Tuhan dan segala rahasia-Nya akan setuju sekali bahwa rezeki, jodoh, dan kematian itu adalah ‘catatan pribadi-Nya’ saja. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;No body knows&lt;/span&gt;, termasuk malaikat sekalipun. Tapi banyak orang tahu cuma lupa dan ‘lupa’, termasuk kawan-kawan saya yang reunian itu. Kalau sudah begitu maka saling lempar pertanyaan kapan menyusul atau, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"sama siapa nanti ya .."&lt;/span&gt; kemudian mengalir. Lalu semua seperti akan tahu jawabannya, padahal itu adalah pertanyaan yang teknologi apapun tak akan mampu menemukan jawabannya. Jadi diskusi itu kemudian menjadi obrolan pengingat saja. Tidak ada 'kesimpulan' tentunya, sebab temanya adalah teka teki rahasia Ilahi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*******&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saat saya mengetik tulisan ini sungguh saya sedang bingung. Seorang kawan saya sedang mengalami kesusahan keuangan yang berkaitan dengan kuliahnya. Posisinya sungguh sedang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;injury time&lt;/span&gt; dan saya menyesal jadi orang yang tidak punya banyak uang. Kawan saya sedang butuh bantuan dan saya gelagapan bingung, bagaimana cara membantunya. Saya tahu hidup penuh keajaiban yang mematahkan teori-teori ilmiah tentang usaha dan materialitas proses. Untuk itu saya mengatakan,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “Persetan dengan teori-teori ilmiah itu..”&lt;/span&gt;. Saya saat ini sedang berharap datangnya sebuah keajaiban Tuhan untuk kawan saya. Keajaiban .. yah, keajaiban .. Bukan proses bertele-tele, tapi yang mudah semudah kantong Doraemon atau simsalabim ala pesulap. Kawan saya butuh keluar dari lubang jarum secara cepat dengan ‘mukjizat’. Jika jodoh dan kematian bisa datang kapan saja dan dimana saja tanpa kita tahu, maka saya harap kebutuhan kawan saya bisa terpenuhi malam ini. Amin ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jatinangor, 23 Juni 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-6128682302809779178?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/6128682302809779178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=6128682302809779178' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/6128682302809779178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/6128682302809779178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/06/obrolan-reuni-catatan-tentang.html' title='OBROLAN REUNI : Catatan Tentang Pertanyaan'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TCNazKTPYjI/AAAAAAAAAjM/9k7FcBIWAzY/s72-c/dfsdfd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-6936562021863553544</id><published>2010-06-01T09:35:00.006+07:00</published><updated>2010-06-01T09:48:11.362+07:00</updated><title type='text'>MARI BERPANTUN, KAWAN ..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TARyqXId1fI/AAAAAAAAAi8/PtPeFNbeSRc/s1600/0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TARyqXId1fI/AAAAAAAAAi8/PtPeFNbeSRc/s320/0.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5477629118878963186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;" Berbalas Pantun "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;ilustrasi oleh: nemu di google.com entah punya siapa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sekedar pengantar semata ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MEMBUAT&lt;/span&gt; pantun? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hhmmm&lt;/span&gt; .. kenapa tidak .. Ide ini muncul begitu saja dan saya langsung merealisasikannya sebagai karya pantun pertama saya. Pantun bukanlah sesuatu yang aneh di negeri ini, setiap orang tentu tahu apa itu bait-bait berbalas yang disebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sesenggak&lt;/span&gt; buat masyarakat Lombok ini walau tidak semua orang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dengan alasannya masing-masing atau berkelompok&lt;/span&gt;) akan bisa menyukai pantun sebagai sesuatu yang menghibur. Pantun adalah nama Indonesia-nya dengan begitu banyak nama lain untuk masing-masing daerah. Semuanya bermakna sama, kalimat-kalimat perparagraf yang disusun mengandung arti dengan konsonan yang serupa untuk tiap hurup terakhir pada kata terakhir di tiap kalimat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Pantun banyak jenis dan peruntukan maupun kegunaannya. Dari pantun nasehat atau pantun religi, pantun perantauan, pantun lelucon, dan pantun muda-mudi atau percintaan. Setiap orang pasti bisa membuat pantun dan saya mencoba menghadirkan karya saya untuk anda. Saya menyebutnya sebagai Pantun Musim Peralihan dengan 2 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dua&lt;/span&gt;) sesi, yaitu Sesi Setangkai Kembang dan Sesi Segayung Air. Tidak ada sesuatu yang luar biasa pada judulnya itu. Cuma karena kebetulan saya membuat pantun-pantun ini saat musim hujan tahun 2010 ini mau berakhir dan masuk ke musim kemarau, makanya saya sebut sebagai musim peralihan. Sebagai media atau gaya komunikasi yang variatif dengan ide retorisnya, maka mudah-mudahan pantun-pantun ini bisa dinikmati selayaknya cemilan ringan dengan harapan akan berguna paling tidak sebagai inspirasi yang menghibur untuk kita semua. Semoga saja .. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Petani di Tasikmalaya memanen padi, selamat membaca semoga bisa dinikmati&lt;/span&gt; ..” .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee ..sip brow&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;PANTUN MUSIM PERALIHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(1) Sesi Setangkai Kembang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beli komputer di Kandaga&lt;br /&gt;Makan tahu di Cikutra&lt;br /&gt;Siapa adik berilah nama&lt;br /&gt;Agar bisa memanggil mesra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memotong bawang dimalam hari&lt;br /&gt;Hati-hati tangan bisa terkelupas&lt;br /&gt;Jika malam minggu selalu sendiri&lt;br /&gt;Kirimlah SMS tentu akan dibalas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah semangka tak mirip buah pisang&lt;br /&gt;Buah durian merupakan buah musiman&lt;br /&gt;Bila anda ingin selalu disayang&lt;br /&gt;Jangan lupa untuk mengajaknya jalan-jalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada beras di Karawang&lt;br /&gt;Kenapa harus membeli ke Purwodadi?&lt;br /&gt;Kalaulah ada harapan yang panjang&lt;br /&gt;Bolehlah kita telpon-telponan lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bani Hudaya sekarang menjadi pelukis&lt;br /&gt;Menggambar bola kenapa jadi buah manggis?&lt;br /&gt;Aduhai adik sayang janganlah menangis&lt;br /&gt;Tanpa airmata kamu terlihat lebih geulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat tambah empat sama dengan delapan&lt;br /&gt;Kali bagi tambah kurang adalah cara penghitungan&lt;br /&gt;Bila kamu dan orang tuamu mengizinkan&lt;br /&gt;Habis panen aku akan mengirimkan lamaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehabis musim hujan akan datang musim kemarau&lt;br /&gt;Petani merana pada musim pancaroba&lt;br /&gt;Wahai kawan janganlah engkau selalu galau&lt;br /&gt;Sebab cinta yang hilang mari kita cari gantinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang dilaut suaranya berdebur&lt;br /&gt;Pelangi munculnya sehabis gerimis&lt;br /&gt;Kenapa susah mata ini tertidur&lt;br /&gt;Selalu teringat wajahmu yang tersenyum manis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Majalaya tentu banyak kain beludru&lt;br /&gt;Naik kereta ke Jogja turunnya di Stasiun Tugu&lt;br /&gt;Jangan terlalu lama dirimu menunggu&lt;br /&gt;Tunggulah aku setiap malam minggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bintang dan rembulan terangnya dimalam hari&lt;br /&gt;Mencari belut dipinggir kali&lt;br /&gt;Mengejar damri pun kaki ini tak kan sanggup berlari&lt;br /&gt;Jika dirimu selalu saja menghantui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ajat Sudrajat dan Gilar Nurzaman bukan tokoh pewayangan&lt;br /&gt;Anggur Merah dan Intisari adalah nama-nama minuman&lt;br /&gt;Hidup ini memang berliku-liku penuh perjuangan&lt;br /&gt;Janganlah terjebak bayangan kenangan tanpa kepastian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(2) Sesi Segayung Air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan-jalan sendiri dikeramaian&lt;br /&gt;Mungkin beruntung bisa berjumpa kecengan&lt;br /&gt;Beginilah nasib orang rantauan&lt;br /&gt;Selalu rindu kawan dan kampung halaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergi ke Cililin lewat Batujajar&lt;br /&gt;Awas tersesat di sekitar Cimahi&lt;br /&gt;Mari kita selalu banyak belajar&lt;br /&gt;Agar menjadi orang berguna dikelak hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergi ke Saung Udjo menonton angklung&lt;br /&gt;Dekat dengan Cicaheum namanya Padasuka&lt;br /&gt;Mencari wanita janganlah bingung-bingung&lt;br /&gt;Dapatkan ia yang bisa mengaji dan paham agama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memetik mawar awas banyak duri&lt;br /&gt;Bunga semerbak harumnya setaman&lt;br /&gt;Usah tersinggung pantun ini hanya hiburan hati&lt;br /&gt;Pengisi luang saja sekedar penghilang kesedihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Bandung, 23 Mei 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Diposting pada Hari Kelahiran Pancasila 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ucapan terima kasih:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kepada kawan-kawan dari persada Andalas alias Sumatera yang telah menginspirasi saya untuk membuat pantun dan karena alasan privacy, maka namanya tidak bisa saya sebutkan satu persatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Adalah nama-nama kawan kerabat saya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;-------ooOoo-------&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-6936562021863553544?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/6936562021863553544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=6936562021863553544' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/6936562021863553544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/6936562021863553544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/06/mari-pantun.html' title='MARI BERPANTUN, KAWAN ..'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/TARyqXId1fI/AAAAAAAAAi8/PtPeFNbeSRc/s72-c/0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-7590587595606827219</id><published>2010-05-22T13:15:00.011+07:00</published><updated>2010-05-22T13:39:59.501+07:00</updated><title type='text'>SAMBUNGIN AJA : Catatan Akhir Bulan Yang (masih) Basah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S_d5rCMTaTI/AAAAAAAAAi0/c4NHH9liMiE/s1600/s.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S_d5rCMTaTI/AAAAAAAAAi0/c4NHH9liMiE/s320/s.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473977652321937714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;" Tiga Arah Tidak Sama "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;ilustrasi oleh: saya sendiri dibantu oleh adobephotosop CS2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;THREE IN ONE TIDAK NYAMBUNG&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sungguh, saya kemudian sadar jika saat itu saya sedang tidak menempatkan posisi dengan siapa dan dalam suasana apa saya ngobrol. Akibatnya? Saya ‘ditelanjangi’ oleh sebuah teka teki bocah kecil yang begitu polos .. hehee ..&lt;/span&gt; -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEJUJURNYA&lt;/span&gt; saya sedang mendengarkan lagu Manusia Setengah Dewa-nya Iwan Fals saat saya menulis coretan ini. Terinspirasi? Ya, mungkin .. walau tidak seluruhnya berasal dari lagu itu dan yang terpenting adalah tulisan ini isinya antara satu sama lain serasa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggak nyambung&lt;/span&gt;, jadi siap-siap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aja&lt;/span&gt; untuk ketawa miris &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; .. Tapi tidak apa-apa, sebab paling tidak saya bisa menemukan k&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ey word&lt;/span&gt; untuk dapat masuk di alinea pertama. Lagu itu bercerita tentang kegundahan seorang Iwan Fals (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan mungkin kegelisahan sebagian besar anak bangsa ini&lt;/span&gt;) tentang kondisi sebuah negeri yang megap-megap. Semua orang kemudian bermimpi akan munculnya manusia setengah dewa atau semacam ratu adil yang akan memberi kemaslahatan buat rakyatnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tentunya saya tidak akan menulis tentang politik disini. Saya bukanlah pengamat politik ataupun pelaku politik (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kalau korban politik sih iya, namanya juga rakyat kecil .. selalu menjadi tumbal politik orang-orang pintar .. heu ..&lt;/span&gt;). Kalaupun saya dulu sampai sekarang saya terkadang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sok&lt;/span&gt; berperilaku politikus kacangan dan sekali-sekali ikut bergerak dijalanan sebagai seorang demonstran, bukan berarti saya seorang politikus. Saya tetaplah seorang yang berperilaku biasa-biasa dan tidak begitu paham politik dengan segala diskusinya yang hebat. Saya sampai saat ini masihlah seorang manusia yang mencari sebuah jalan kehidupan yang bisa membuat saya sebagai seorang manusia yang berguna buat orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;*******&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Mengunjungi seorang kawan senior saya di Tanjungsari (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah daerah kearah Sumedang&lt;/span&gt;), obrolan kami masih banyak bernostalgia dengan kejadian-kejadian masa lalu. Kawan senior saya ini sudah menikah dan punya dua orang anak. Ia saya kenal sebelum saya masuk kuliah di Universitas Padjadjaran. Sambil minum kopi dan merokok kami &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngalor ngidul&lt;/span&gt; saja, sampai kemudian anak kawan saya yang berumur kurang lebih 6 tahun tiba-tiba datang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nimbrung&lt;/span&gt; dan bertanya, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Om .. mau jawab teka teki nggak .. Apa bedanya kucing sama ikan?&lt;/span&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Saya tertawa, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ikan tidak bisa makan kucing tapi kucing bisa makan ikan .. hayoo ..&lt;/span&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Salah, Om .. kucing bisa aja dimakan sama ikan, kan ada ikan hiu .. sekali caplok 3 kucing juga bisa kemakan sama ikan hiu .. hehee ..&lt;/span&gt;”, cerdas juga anak kecil ini. Lalu sambil tersenyum polos bocah itu melanjutkan, “Y&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ang bener itu, kalo ikan hidupnya di air dan kucing itu di darat ..&lt;/span&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gubrak …!! Hahahaaa ..&lt;/span&gt; saya garuk-garuk kepala berhasil dipecundangi sama anak umur 6 tahun. Saya tidak berpikir sampai kesana ketika akhirnya saya sadar bahwa saya terlalu jauh menganggap serius sebuah teka teki anak kecil yang iseng-iseng (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mungkin&lt;/span&gt;) ingin bercanda dengan saya .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;heheee&lt;/span&gt; .. Sungguh, saya kemudian sadar jika saat itu saya sedang tidak menempatkan posisi dengan siapa dan dalam suasana apa saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngobrol&lt;/span&gt;. Akibatnya? Saya ‘ditelanjangi’ oleh sebuah teka teki bocah kecil yang begitu polos .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;*******&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Hari yang cukup hangat untuk ukuran sebuah pagi, Jumat tanggal 21 Mei 2010. Harusnya hari ini saya beranjak kedaerah tengah kota karena ada hal yang mesti saya kerjakan. Tapi janji saya dengan seorang kawan membuat saya menunda perjalanan hari ini. kawan yang saya tunggu belum juga memberi kabar, maka bisa dibayangkan jika saya kemudian &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngebango&lt;/span&gt; tanpa alasan yang pasti. Entah sudah berapa kali saya mengalami hal yang sama dengan berbagai macam orang. Tapi sudahlah, yang pasti saya berusaha untuk tetap belajar komitmen dengan janji.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Membaca berbagai macam info di koran ataupun berita online di internet sekarang-sekarang ini penuh dengan berita yang berbau politik. Kisah pertarungan Susno Duadji dengan kawan-kawan sekantornya, kemudian tentang karir Sri Mulyani Indrawati yang terus melejit. Lalu berita teroris yang sepertinya tidak habis-habis dan mengenai maneuver-manuver para calon ketua umum Partai Demokrat menjelang kongresnya di Kota Baru Parahyangan Kabupaten Bandung. Semua itu cukuplah untuk membuat koran-koran dan para stasiun televisi tidak kehabisan bahan untuk terus cetak dan mengudara. Disamping tentunya berbagai macam berita lain yang pastinya akan sangat panjang kalau saya jabarkan satu persatu disini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;*******&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ah .. kawan, lama sekali kamu membalas SMS-ku. Kalau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggak&lt;/span&gt; jadi saya mau tidur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aja&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngantuk euy .. heuheu ..&lt;/span&gt; Tidak banyak komentar untuk kondisi segala hal pada saat ini, saya hanya ingin bersenang-senang saja. Terlalu dzalim rasanya saya terus membiarkan diri saya berpikir berat. Untuk beberapa saat kedepan saya ingin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;fresh&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;refresh&lt;/span&gt;, sebelum pada akhirnya berjibaku kembali dengan berbagai macam dinamika dan dialektika hidup. Memang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sih&lt;/span&gt;, manusia hidup itu perlu dan harus untuk berpikir dan berbuat. Tapi jangan lupa, ia juga terkadang butuh bersantai-santai bagai raja .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee .. sip&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Jatinangor, 21 Mei 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-7590587595606827219?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/7590587595606827219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=7590587595606827219' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/7590587595606827219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/7590587595606827219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/05/sambungin-aja-catatan-akhir-bulan-yang.html' title='SAMBUNGIN AJA : Catatan Akhir Bulan Yang (masih) Basah'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S_d5rCMTaTI/AAAAAAAAAi0/c4NHH9liMiE/s72-c/s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-4540181397361953603</id><published>2010-05-19T03:21:00.009+07:00</published><updated>2010-05-19T04:42:33.345+07:00</updated><title type='text'>KARYA DAN BERKARYA : Catatan Saat Dikejar Deadline Sendiri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S_L4NgkRCwI/AAAAAAAAAik/j9b-czeFaD0/s1600/Untitled-1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S_L4NgkRCwI/AAAAAAAAAik/j9b-czeFaD0/s320/Untitled-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472709408172608258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Dari Alam Oleh Alam Untuk Manusia "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: arsip majalah Kable - mas Imamase di Temanggung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;PRODUKTIFITAS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- Seorang aktifis buruh akan mengkaitkan itu dengan pekerjaan pabrik. Begitu juga dengan petani akan mengingat padi disawah, tapi beda dengan dokter kandungan sebab dia akan mengkorelasikannya dengan rahim perempuan. Demikian pula dengan berbagai bidang dan hal lainnya. Produksi dan reproduksi pada hakikatnya adalah sebuah proses produktifitas subjek .. -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SUNGGUH,&lt;/span&gt; kawan .. Saya menulis kali ini hanya untuk mengejar target. Layaknya seorang wartawan yang dikejar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;deadline&lt;/span&gt;, maka ia harus berjuang keras mencari sesuatu yang bisa ditulis dan nanti akan diceritakan kembali sebagai sebuah berita. Saya saat ini merasa dikejar ‘&lt;span style="font-style: italic;"&gt;deadline&lt;/span&gt;’ itu, memang tidak ada yang menekan tapi kesepakatan saya dengan diri saya sendiri untuk posting diblog ini minimal 3 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tiga&lt;/span&gt;) tulisan dalam sebulan adalah sebuah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;deadline&lt;/span&gt; tidak resmi saya dengan diri saya sendiri. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;So&lt;/span&gt;.. saya pun puyeng sendiri ketika tidak ada ide dan saya mencoba kreatif. Entah sampai dimana kesepakatan ini bisa saya jalankan, sekali-sekali nanti mungkin saya mesti ‘berkhianat’.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt;..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebuah pekerjaan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;melakukan sesuatu&lt;/span&gt;) memerlukan apa yang disebut dengan daya upaya. Disini faktor sumber daya atau SDM yang dimiliki oleh subjek pekerja sangat dominan sekali. Disamping berbagai alat bantu tentunya, tapi tetaplah yang paling banyak ‘bermain’ adalah kemampuan diri sendiri dari orang yang melakukan pekerjaan itu. Maap, disini saya seperti mengulang-ngulang makna. Harap dimaklumi, saya sama sekali bukan menganggap anda bodoh sehingga saya mesti menjelaskan maksud saya dengan berbagai kalimat. Saya hanya ingin memperjelas maksud dan tujuan saja. Tidak lebih dari itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saat mendengar kata produksi, setiap orang akan bermacam-macam pikirannya. Seorang aktifis dunia buruh akan mengkaitkan itu dengan pekerjaan pabrik. Begitu juga dengan petani akan mengingat padi disawah, tapi beda dengan dokter kandungan sebab dia akan mengkorelasikannya dengan rahim perempuan. Demikian pula dengan berbagai bidang dan hal lainnya. Produksi dan reproduksi pada hakikatnya adalah sebuah proses produktifitas subjek. Produk artinya sesuatu yang dihasilkan, produksi adalah proses untuk menghasilkan sesuatu. Sedangkan produktif merupakan kata sifat dalam menggambarkan tingkat kekuatan produksi. Lalu, produktifitas itu lebih kepada istilah untuk menandai tinggi rendahnya jumlah produksi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nah&lt;/span&gt;.. Sebagai contoh, saya bukan orang yang begitu produktif dalam menghasilkan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;memperoleh&lt;/span&gt;) sesuatu materi. Sampai saat tulisan ini ‘murudul’, saya masih menganggur yang dalam arti kata tidak punya pekerjaan tetap. Maka saya tidak bisa menghasilkan sesuatu yang berkesinambungan dan bisa diprediksi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Baiklah, itu tentang produktifitas saya dalam urusan ‘rizki’. Pada hal lain sepertinya kadar produktifitas saya yang rendah tidak hanya dalam menghasilkan materi yang berbentuk uang itu, tapi juga merembet ke hal-hal yang merupakan hobi atau kegemaran. Seperti halnya menulis iseng, ternyata tingkat kemampuan saya pun sangat pas-pasan malah cenderung susah mencapai target. Lahirnya tulisan yang ini adalah salah satu contohnya, terjadi karena adanya ‘pemaksaan’ ide dalam diri saya. Sekedar mengejar target minimal 3 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tiga&lt;/span&gt;) tulisan dalam sebulan, entah itu puisi atau catatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggak&lt;/span&gt; penting yang penting menulis. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hehee&lt;/span&gt; .. sangat sederhana sekali, tapi terkadang begitu susah merealisasikannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Manusia adalah makhluk yang dilahirkan merdeka dan menjalani hidupnya secara merdeka yang bertanggung jawab (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebagai sebuah pilihan hidup&lt;/span&gt;). Koloni yang diciptakan Tuhan dengan asasi yang telah digariskan boleh melakukan apa saja dan ia akan bertanggung jawab sendiri pula. Saya pun (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sekali lagi sampai saat ini&lt;/span&gt;) masih bebas, merdeka dalam berpikir dan berbuat apa saja tanpa ada tekanan serta intimidasi dari pihak manapun diluar saya. Tapi ternyata kadang-kadang manusia butuh ‘pemaksaan’, dimana ‘pemaksaan’ yang saya maksud itu adalah dari dirinya sendiri agar ia bisa produktif dalam menghasilkan sesuatu yang telah diikrarkannya sendiri. Kesadaran pribadi kemudian menjadi hal yang harus dipegang teguh, agar manusia bisa jujur dan setia terhadap komitmen yang telah dibuat kepada dirinya sendiri. Yah .. begitulah,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; let’s go&lt;/span&gt; .. mari kita belajar untuk produktif dalam apa saja (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan paling tidak&lt;/span&gt;) untuk diri kita sendiri ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Jatinangor, 18 Mei 2010 : Pkl. 05.14 subuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-4540181397361953603?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/4540181397361953603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=4540181397361953603' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4540181397361953603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4540181397361953603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/05/karya-dan-berkarya-catatan-saat-dikejar.html' title='KARYA DAN BERKARYA : Catatan Saat Dikejar Deadline Sendiri'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S_L4NgkRCwI/AAAAAAAAAik/j9b-czeFaD0/s72-c/Untitled-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-5630603698242604818</id><published>2010-05-02T12:25:00.008+07:00</published><updated>2010-05-03T19:42:20.399+07:00</updated><title type='text'>PUISI : Dari Titik Api (Renungan Mayday 2010)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S90NknR2EZI/AAAAAAAAAhs/1JNlvrVov1I/s1600/28524_450643133760_776963760_5675040_7622535_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S90NknR2EZI/AAAAAAAAAhs/1JNlvrVov1I/s320/28524_450643133760_776963760_5675040_7622535_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5466540445367931282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;" Aksi Mayday 2010 Di Bandung "&lt;br /&gt;ilustrasi oleh: punyanya Fitri Mutyara Sungkar (Album Facebook)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;APA KABAR&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Apa kabar jelata&lt;br /&gt;Lautan keringat adalah sebuah bukti hidup terus bergerak&lt;br /&gt;Apa kabar kaum pekerja&lt;br /&gt;Aku berteriak dari bibir kelam&lt;br /&gt;Matahari siang tadi cukup membakar telapak kaki&lt;br /&gt;Menggelegak ubun-ubun sejarah yang kering .. sedari dulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selewat waktu aku menyaksikan kemurkaanmu&lt;br /&gt;Jelata mengasah harapan dengan kepalan tangan&lt;br /&gt;Sebab kata-kata akan selalu kalah diatas meja perundingan&lt;br /&gt;Retorika dan ribuan istilah akan membuat mulut gagap&lt;br /&gt;Maka saat itulah kaki berderap menghantam barikade kepongahan&lt;br /&gt;Jelata hari ini turun ke jalan dan aku pelan menyapa “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apa kabar?&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pundak kapalan .. tangan kapalan .. telapak kaki kapalan ..&lt;br /&gt;Buruh menghitung jam kerja dan keringat berbanding upah&lt;br /&gt;Petani mengira-ngira padi menguning diatas tanah juragan&lt;br /&gt;Pemuda miskin mengeja harga sebuah sekolah&lt;br /&gt;Lalu aku terdiam mengemas mimpi di jala rapuh nelayan&lt;br /&gt;Matahari telah jatuh dan bendera masih melambai perlahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kabar petani Indonesia&lt;br /&gt;Mari bersama-sama kita mendekap letih lelah&lt;br /&gt;Catatan rekomendasi itu kita harap masih ada diatas meja&lt;br /&gt;Agar esok bisa masuk perbincangan kaum berpendidikan&lt;br /&gt;Hingga akhirnya mereka akan bersepakat&lt;br /&gt;Untuk berada di garis perjuangan dan nikmat hidup yang sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jika akhirnya semua mereka bikin sandiwara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maka sudahlah kita bakar saja kota lalu kita rapatkan pagar desa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan senjata bukan sesuatu yang harus kita anggap ada&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bandung - Mayday, 1 Mei 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-5630603698242604818?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/5630603698242604818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=5630603698242604818' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/5630603698242604818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/5630603698242604818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/05/puisi-renungan-mayday-2010.html' title='PUISI : Dari Titik Api (Renungan Mayday 2010)'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S90NknR2EZI/AAAAAAAAAhs/1JNlvrVov1I/s72-c/28524_450643133760_776963760_5675040_7622535_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-850171686053823693</id><published>2010-04-26T16:46:00.005+07:00</published><updated>2010-04-26T16:56:59.125+07:00</updated><title type='text'>CISURUPAN dan CIKAJANG : Catatan Tentang Jalan - Jalan Ke Garut</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S9VhVG79AII/AAAAAAAAAhk/8pqLNbrUirY/s1600/15311_110086739001504_100000005359189_267728_4384518_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S9VhVG79AII/AAAAAAAAAhk/8pqLNbrUirY/s320/15311_110086739001504_100000005359189_267728_4384518_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464380738151186562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;" Pemuda Cisurupan "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;ilustrasi oleh: dari album photo Facebook-nya Iwan 'Baron'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;CISURUPAN DAN CIKAJANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- Setelah melewati simpang pertama Tarogong saat masuk kota, maka jangan lurus kearah simpang lima tapi dipertigaan ambil jalur belok kanan. Bukan sekelas jalan negara atau jalan provinsi tapi cukup bagus untuk sebuah jalan kecamatan sebagai jalan alernatif. Lalu lintas cukup ramai membuat anda harus rada hati-hati. Apalagi anak muda Garut punya kebiasaan ‘aneh’ pakai motor kebut-kebutan gak jelas tanpa alasan yang pasti .. -&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NAMANYA&lt;/span&gt; cukup ‘rasis’. Kenapa saya sebut rasis? Sebab dari namanya sangat mencerminkan dari suku mana ia berasal. Sama seperti kita mendengar nama Situmorang, Joko, Ketut, ataupun Buyung. Sebagian besar orang akan tahu si pemilik nama tersebut mengalir darah dari keturunan daerah mana. Baiklah, nama kawan saya itu adalah Ajang D. Hermawan dan dia lebih suka dipanggil Azar ketimbang Jajang. Saya dulu tidak begitu memperhatikan nama tengahnya, ternyata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;soul of self&lt;/span&gt; darahnya ada disitu. Dindin, semua orang akan bisa menebak kalo si kawan saya itu keturunan Sunda. Ya, dia orang Garut. Tepatnya dari daerah Cisurupan yang terletak di selatan kota dodol.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Celoteh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngalor ngidul&lt;/span&gt; ini tidak akan ‘bersenandung’ tentang kawan saya yang punya bakat hebat bermain gitar itu, tapi saya ingin menulis tentang kisah apa yang saya ‘saksikan’ sebagai pengalaman saya sering main ke daerah kawan saya itu. Jika anda datang dari arah Bandung, maka jalur yang lebih cepat untuk sampai di Cisurupan adalah lewat Samarang (bukan Semarang di Jawa Tengah, karena itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mah gak nyambung brow&lt;/span&gt;..) dan bukan melewati jalur tengah kota Garut. Setelah melewati simpang pertama Tarogong saat masuk kota, maka jangan lurus kearah simpang lima tapi dipertigaan ambil jalur belok kanan. Bukan sekelas jalan negara atau jalan provinsi tapi cukup bagus untuk sebuah jalan kecamatan sebagai jalan alernatif. Lalu lintas cukup ramai membuat anda harus rada hati-hati. Apalagi anak muda Garut punya kebiasaan ‘aneh’ pakai motor kebut-kebutan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gak&lt;/span&gt; jelas tanpa alasan yang pasti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Perjalanan melewati Samarang ini saya perkirakan memakan waktu sekitar 30 menit kurang lebih, sebab saya tidak pernah menghitung secara pasti waktu tempuh selama saya sering melewati jalur tersebut. Pemandangan cenderung standar, paling juga ada disebelah kanan dengan latar belakang gunung Guntur dan Papandayan dikejauhan. Setelah melewati pertigaan Bayongbong yang merupakan pertemuan jalan utama dari arah kota Garut dan jalur Samarang itu, berarti sebentar lagi anda sudah masuk daerah Cisurupan. Anda harus tetap berhati-hati, kebiasaan kebut-kebutan disepanjang jalan masih kental dan terkadang ekstrim (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;seperti tidak memakai lampu dimalam hari dan ini saya menduga mereka punya mata setajam mata domba aduan yang bisa melihat dalam gelap.. hahaa&lt;/span&gt;..).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Disebelah kiri adalah sebuah sungai dengan panorama gunung Cikurai dikejauhan. Hamparan sawah yang bernuansa khas akan memanjakan mata anda. Bolehlah sekedar berphoto ria dipinggir jalan sebagai kenang-kenangan. Saya sebenarnya lebih tertarik untuk menceritakan tentang Cikajang. Yah.. salah satu daerah perkebunan teh di daerah selatan Garut. Dari rumah kawan saya di Cisurupan mungkin sekitar 20 menit juga anda telah sampai di Cikajang. Jalanan berkelok-kelok yang cukup bagus dengan iklim yang relatif dingin. Kecepatan yang pas menurut saya adalah tidak lebih dari 60 km/jam saja atau 40 km/jam cukuplah. Jalur cenderung menanjak tipis hampir tidak terasa. Baiklah, pemandangan sudah bagus sekali di Cikajang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hamparan kebun teh dengan latar belakang perbukitan adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;setting&lt;/span&gt; yang menarik. Pilihlah salah satu tempat (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;warung-warung pinggir jalan&lt;/span&gt;) sebagai tempat anda duduk-duduk menikmati kopi panas atau sekedar makan-makan. Sayang sekali, daerah ini belum tergarap serius untuk dijadikan tempat wisata alam seperti halnya daerah Lembang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bandung&lt;/span&gt;) atau Puncak (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bogor&lt;/span&gt;). Padahal jika digarap maksimal, maka akan memberi kemajuan yang baik buat masyarakat. Mungkin para tuan pemerintah kita masih sibuk dengan urusan-urusan yang lebih penting, hingga daerah ini belum masuk hitungan untuk dikembangkan maksimal. Berdoa saja mudah-mudahan tidak lama lagi bisa masuk hitungan. Sekedar saya tambahkan sedikit, jika anda terus melaju maka nanti anda akan sampai di pantai Pameungpeuk di selatan. Itu saya belum pernah melakukannya, jadi saya tidak bisa menceritakan apapun tentang jalur ke Pameungpeuk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Itulah sekedar cerita ringan dan ringkas saya tentang Cisurupan dan Cikajang. Mungkin anda punya cerita yang lebih menarik untuk kiranya bisa anda kisahkan dengan lebih baik maka marilah berbagi. Saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mah&lt;/span&gt; segitu aja dulu, nanti kapan-kapan insya Allah saya akan menceritakan Cisurupan atau Cikajang plus Pameungpeuk serta daerah-daerah lainnya secara lebih detail. Mudah-mudahan ada waktu dan kesempatan, amin .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wassalam&lt;/span&gt; juragan .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bandung, 26 April 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-850171686053823693?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/850171686053823693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=850171686053823693' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/850171686053823693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/850171686053823693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/04/cisurupan-dan-cikajang-catatan-tentang.html' title='CISURUPAN dan CIKAJANG : Catatan Tentang Jalan - Jalan Ke Garut'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S9VhVG79AII/AAAAAAAAAhk/8pqLNbrUirY/s72-c/15311_110086739001504_100000005359189_267728_4384518_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-822760783781081807</id><published>2010-04-14T00:37:00.009+07:00</published><updated>2010-04-14T01:03:57.825+07:00</updated><title type='text'>PUISI : Tentang Sebuah Roman Senja</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S8StLo0NI_I/AAAAAAAAAhY/4HK_a7OXJkE/s1600/24220_1319553786698_1166391375_30819549_503991_n.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S8StLo0NI_I/AAAAAAAAAhY/4HK_a7OXJkE/s320/24220_1319553786698_1166391375_30819549_503991_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459679063726433266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;" Sehabis Hujan Pada Suatu Senja "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;ilustrasi oleh: hasil jepretan Ahmad aka. Amed pake kamera HP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HARI INI DAN ESOKMU .. BUKAN KEMARIN, SAYANG ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kepada: SS dan senja di perbatasan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kota ini gerimis masih setia menemani ujung musim&lt;br /&gt;Lewat sekelumit angin senja ku sapa seraut wajah yang berkisah&lt;br /&gt;Tentang matahari sebelum hari ini atau tentang hujan yang dulu&lt;br /&gt;Lalu mendengarmu bercerita aku seperti masuk ruang waktu&lt;br /&gt;Bahwa epilogmu telah menghidupkan kembali romansa yang layu&lt;br /&gt;Aku ingat .. aku ingat .. karena aku pun disini setelah ada masa lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari hari ini adalah matahari yang membakarmu dulu&lt;br /&gt;Bulan malam ini adalah bulan yang kau pandangi dulu&lt;br /&gt;Angin pagi dan udara senja adalah angin dan udara yang membawamu&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dulu melintasi banyak dimensi yang membesarkan asa&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;Semua yang hadir saat ini adalah buah persenggamaan kenangan&lt;br /&gt;Sebuah ingatan tentang ribuan perjalanan&lt;br /&gt;Yang fana namun terkadang mengekalkan titik nadir&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan keluhan adalah keniscayaan manusia&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijalanmu telah kau toreh jejak-jejak pendewasaan yang agung&lt;br /&gt;Setajam belati seharum bunga sekeras cadas atau selembut air&lt;br /&gt;Detik-detik yang mengajarkan duka dan bahagia dalam ragam warna&lt;br /&gt;Jika manusia adalah musafir takdir maka bolehlah kita berdoa&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;.. Tuhan .. jangan Kau kurangi sedikitpun segala bebanku yang ada,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tapi kuatkanlah pundak dan kakiku untuk bisa membawa semua beban itu ..&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku menawarkan matahari untuk menghangatkanmu&lt;br /&gt;Malam nanti aku akan menyalakan bulan agar tiada gelapmu&lt;br /&gt;Berjalanlah .. melangkahlah jika matamu masih kau buka untuk dunia&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;cahaya ini untuk saling memberi arah&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;Sebab hidup adalah saat ini dan esok yang menanti&lt;br /&gt;Bukan kisah kemarin yang telah berlalu menjadi usang&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;walau memang tak pernah ada yang sia-sia untuk setiap jejak sejarah&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;Dan catatan langit itu tidak akan berhenti hanya pada satu episode saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jika setiap harapan adalah air maka biarkan ia terus mengalir pasti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Itu akan membuatnya jauh lebih berarti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Daripada ia harus kering percuma dan hilang dijalan&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bandung, 11 April 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-822760783781081807?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/822760783781081807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=822760783781081807' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/822760783781081807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/822760783781081807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/04/puisi-tentang-sebuah-motivasi-senja.html' title='PUISI : Tentang Sebuah Roman Senja'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S8StLo0NI_I/AAAAAAAAAhY/4HK_a7OXJkE/s72-c/24220_1319553786698_1166391375_30819549_503991_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-4451332524468126166</id><published>2010-04-03T21:00:00.008+07:00</published><updated>2010-04-03T21:13:46.489+07:00</updated><title type='text'>MEMPREDIKSI ANGKA : Catatan Tentang Nilai dan Penilaian</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S7dKWq8vxOI/AAAAAAAAAhQ/BHwRTLrVFPU/s1600/Stadium_Real_Madrid.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S7dKWq8vxOI/AAAAAAAAAhQ/BHwRTLrVFPU/s320/Stadium_Real_Madrid.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455911226929300706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Santiago Bernabeu "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh: dari browsing di google.com saja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;MENDULANG TIGA ANGKA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Realistis yang paling ‘sakit’ sebenarnya adalah diangka satu, karena tentu tidak ada yang bercita-cita kalah alias nol. Walaupun pada sebuah permainan dan ‘permainan’ akhirnya akan ada pemenang dan pecundang, tapi kalau dari awal sudah seperti berharap kalah ya buat apa ikut kompetisi. Mending tidur atau jadi penonton saja .. hehee ..&lt;/span&gt; -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BULAN&lt;/span&gt;-bulan ini adalah masa semua yang berbau dan berafiliasi dengan sepak bola ‘dinikmati’ dengan begitu gempita. Dari pembicaraan dikamar-kamar kostan sampai iklan media massa. Lihatlah kompetisi Liga Super Indonesia dengan berbagai warnanya, termasuk masalah supporter dan kasus rasisme baru-baru ini yang menimpa striker Persib Christian Gonzales. Lalu tim-tim besar yang tumbang di Liga Champion dan persiapan para tim negara untuk mengikuti Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Negara yang tidak lolos sebagai kontestan cukuplah sebagai komentator dan penonton saja. Cukup adil daripada hanya menjadi pendukung tidak jelas sebab butuh peran yang bisa ‘menasionalisasikan’ jiwa dan perasaan untuk mendukung negara lain yang tidak ada hubungan darah atau ideologi kebangsaan. Cukup rumit jadinya, walaupun sebenarnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggak&lt;/span&gt; juga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Setiap sisi hidup ini biasanya dimaknai dan ditandai dengan angka. Semua manusia menyukai angka yang disesuaikan dengan keinginan masing-masing dan disebut dengan angka keberuntungan atau hoki. Selain dalam ilmu astronomi atau perbintangan, maka sepak bola termasuk juga yang menggunakan angka-angka dan angka yang sangat digemari adalah angka 3 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tiga&lt;/span&gt;). Bukan cuma sekedar digemari tapi dijadikan harapan dan perjuangan sebagai tujuan akhir tiap permainan. Perhitungan poin dalam kompetisi liga menggunakan angka ganjil, yaitu 0 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;nol&lt;/span&gt;) untuk kalah, 1 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;satu&lt;/span&gt;) jika seri atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;draw&lt;/span&gt;, dan 3 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tiga&lt;/span&gt;) untuk poin sempurna alias menang. Semua tim akan mengupayakan segala daya dan upaya demi tercapai angka tiga. Realistis yang paling ‘sakit’ sebenarnya adalah diangka satu, karena tentu tidak ada yang bercita-cita kalah alias nol. Walaupun pada sebuah permainan dan ‘permainan’ akhirnya akan ada pemenang dan pecundang, tapi kalau dari awal sudah seperti berharap kalah ya buat apa ikut kompetisi. Mending tidur atau jadi penonton saja .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hidup adalah sebuah proses memperjuangkan angka-angka. Saya pernah menulis di akun status &lt;span style="font-style: italic;"&gt;facebook&lt;/span&gt; bahwa saya lebih memilih cinta daripada politik. Dalam arti kata saya tidak ingin menjadikan cinta sebagai politik atau mempolitikkan cinta. Kalau cinta didalam politik itu sah-sah saja, tapi politik didalam cinta? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nggak ah&lt;/span&gt; .. maap kawan, ini masalah hati nurani yang berbicara dan bukan sekedar kepentingan semata. Seorang kawan saya pernah membuat tulisan tentang cinta dan sepak bola. Saya menyukai tulisan itu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dengan tanda jempol&lt;/span&gt;). Disini saya kemudian ingin mengatakan bahwa cinta dan sepakbola adalah sebuah proses dan perjuangan menggapai tiga angka alias kemenangan atau keberhasilan agar bisa tetap dipuncak klasemen sehingga akhirnya nanti menjadi juara di akhir liga (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;baca: akhir kompetisi dan hari pernikahan&lt;/span&gt;). Semua manusia normal saya yakin juga akan berpikir seperti itu, tidak ada yang ingin gagal dengan angka nol. Tentu .. tapi bagaimana dengan angka satu sebagai tanda seri atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;draw&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saat tulisan ini saya buat, sejujurnya saya belum menemukan alasan atau penjabaran jika dalam hidup kita akan seri. Apalagi dalam cinta dan saya agak mentok mencari argumennya. Lalu saya teringat bahwa hidup adalah sebuah konsep berpasang-pasangan. Siang malam, besar kecil, gelap terang, panas dingin, pria wanita, dan lain sebagainya. Jadi apakah angka satu harus kita tiadakan saja? Saya tidak berani mengatakan iya atau tidak. Layaknya SMS, maka jawaban untuk hal ini mungkin saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pending&lt;/span&gt; dulu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seorang kawan berkata bahwa, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tuhan terkadang tidak mengabulkan apa yang manusia minta, tapi Tuhan senantiasa memberi apa yang manusia butuhkan..&lt;/span&gt;". Angka tiga, angka satu, atau angka nol semuanya adalah misteri (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;saya menyebutnya sebagai catatan rahasia langit&lt;/span&gt;) sebab hanya Tuhan yang tahu apa yang kita butuhkan. Keinginan bukan berarti kebutuhan dan hidup tidak bisa dianalogikan mutlak dengan sebuah hitung-hitungan klasemen sebuah kompetisi sepak bola. Sedikit rumit juga penjabarannya untuk bisa disederhanakan, jadi mungkin ada yang bisa membantu dengan argumen yang lebih mencerahkan agar kita bisa mendapat jawaban yang mudah dimengerti?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bandung, 1 April 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-4451332524468126166?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/4451332524468126166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=4451332524468126166' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4451332524468126166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4451332524468126166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/04/memprediksi-angka-catatan-tentang-nilai.html' title='MEMPREDIKSI ANGKA : Catatan Tentang Nilai dan Penilaian'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S7dKWq8vxOI/AAAAAAAAAhQ/BHwRTLrVFPU/s72-c/Stadium_Real_Madrid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-179805213917687249</id><published>2010-03-11T05:09:00.020+07:00</published><updated>2010-04-10T23:17:52.602+07:00</updated><title type='text'>PUISI : Gerimis Di Sebuah Kota</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S5gjBVM7vKI/AAAAAAAAAhI/4vY7brc67Vs/s1600-h/ddd.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 228px;" src="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S5gjBVM7vKI/AAAAAAAAAhI/4vY7brc67Vs/s320/ddd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447142255082847394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Jejak Pada Sebuah Gerimis "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ilustrasi oleh: dari google.com dan disentuh oleh corelDRAW X4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;DERAI – DERAI GERIMIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kepada: MSN. dan malam di sebuah kota&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Akan tercatat dalam tiap hembusan nafas sepanjang jiwa berdetak&lt;br /&gt;Tetap berjejak pada sepanjang langkah sejauh kaki menuntun&lt;br /&gt;Mungkin senantiasa berbekas menoreh dinding ingatan yang kekal&lt;br /&gt;Kotamu yang basah mencoba merekam episode sebuah cerita&lt;br /&gt;Ketika malam gerimis menikam sebuah penantian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalanan menghitam pekat dan aroma senja masih begitu membekas&lt;br /&gt;Akan selalu ku ingat jika pertemuan tetaplah anugerah yang indah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku ingat, sayang&lt;/span&gt; .. saat kucoba mengurai kata-kata yang kaku&lt;br /&gt;Kuketuk pintu dan salam adalah gairah harapan yang menghentak&lt;br /&gt;Lalu gerimis pun menari saat kotamu menghadirkan sebuah mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah pias diujung doa dalam perjalanan yang begitu sunyi mendera&lt;br /&gt;Ada malam resah meninggalkan basah terbungkam jejak yang gelisah&lt;br /&gt;Dikotamu sebuah kisah telah terpasung dengan jemarimu&lt;br /&gt;Seperti itulah saat dulu kau pernah mengikatnya menjadi harapan&lt;br /&gt;Angin yang meluruhkan dedaunan dan sepotong irama jiwa kembali melebur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ketika malam gerimis menikam sebuah penantian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan helai-helai tetesnya merobek jantungku,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: right;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Bandung, 10 Maret 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; : Pkl. 04.36 pagi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-179805213917687249?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/179805213917687249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=179805213917687249' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/179805213917687249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/179805213917687249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/03/puisi-gerimis-di-sebuah-kota.html' title='PUISI : Gerimis Di Sebuah Kota'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S5gjBVM7vKI/AAAAAAAAAhI/4vY7brc67Vs/s72-c/ddd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-5692075949794670142</id><published>2010-02-18T10:20:00.008+07:00</published><updated>2010-02-18T10:48:02.797+07:00</updated><title type='text'>GENGGAM TANGAN DIDADA : Catatan Sebuah Pertanyaan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S3yytCAdwzI/AAAAAAAAAgw/fGC2ubNiB4Y/s1600-h/aa+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 237px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S3yytCAdwzI/AAAAAAAAAgw/fGC2ubNiB4Y/s320/aa+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439418936659395378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;" Matahari Menyapa Lautan "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;ilustrasi oleh: hasil browsing di google.com saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MATAHARI DI TELAPAK TANGAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Samudera Membekap Dalam Dada&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;- Sungguh.. saya tidak ingin matahari akan membakar jalan dan samudera akan menenggelamkan harapan. Saya ingin matahari memberi kehangatan lewat telapak tangan dengan genggaman yang penuh keakraban dan kasih sayang. Lalu samudera akan memberi kesejukan lewat debur ombaknya yang mengiringi angin berhembus di dalam hati dan perasaan sehingga setiap kata yang terlontar akan memberi ketenangan, semangat dan inspirasi yang baik .. –&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MENJADI&lt;/span&gt; pecundang sungguh tidak enak. Butuh kesabaran tingkat tinggi untuk ‘melakoni bagian’ itu. Seperti halnya epos sebuah kemenangan, maka sejarah juga telah menulis kisah tentang mereka-mereka yang kalah. Paling tidak dari zaman peradaban manusia mengenal ‘pertikaian’ dan cita-cita, maka sejak itulah kalah menang menjadi kosakata manusia dalam kehidupan. Tutur temurun lewat lisan maupun tulisan telah mengisyaratkan berbagai versi eksistensi manusia. Masing-masing tentu menurut posisinya, apakah pemenang atau pecundang. Jalinan cerita yang terangkai menjadi catatan sejarah itu akan dibentuk sesuai dengan kebutuhan dan kebanggaan. Tak ada yang dibanggakan? Maka sejarahnya akan dibuat dengan berbagai ‘sentuhan’ subjektif sehingga terlihat manis. Paling tidak, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggak&lt;/span&gt; akan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;malu-maluin&lt;/span&gt;. Begitulah ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Sejarah adalah subjektif, saya pikir semua orang akan bisa menerima pendapat itu. Objektifitas yang ada lebih kepada waktu, tempat, pelaku, dan rentetan peristiwanya. Namun pesan yang ditekankan pada intonasi suara atau pemilihan kata-kata dalam sejarah lisan tetaplah subjektif. Ini pun berlaku dalam sejarah tulisan, dimana penggunaan kalimat dipengaruhi oleh faktor sejarah itu versi siapa. Pencundang ataukah juaranya. Itulah sejarah dan saya tidak akan berbicara tentang sejarah secara teoritis ilmiah. Saya bukan ahli sejarah ataupun pengamat sejarah. Tapi satu hal yang saya tahu, bahwa tiap-tiap diri manusia adalah pelaku dan saksi dari sejarah hidupnya sendiri. Begitupun saya sendiri juga tentu adalah saksi dan pelaku dari perjalanan hidup saya sendiri, dimana saya menyebutnya sebagai &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;kisah kemarin dan hari ini untuk masa depan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Episode kali ini telah membimbing saya untuk membuka dan mencoba mengartikan sebuah makna kesabaran dan kesadaran terhadap diri saya. Tidak perlu menganalogikan sebagai orang lain, itu bisa menjadi gunjingan atau bahkan dapat dituduh fitnah (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;negative thinking mereka menyebutnya dan saya sungguh bingung jika itu adalah fakta&lt;/span&gt;..). Apa yang saya lakukan dan alami pada saat ini dan kemarin adalah catatan sejarah saya yang saya rangkai sendiri. Saya tidak malu menyebut ‘takluk’ jika saya kalah, sama seperti saya harus mengucap alhamdulillah jika saya keluar sebagai juara. Tapi tentu kata ‘mengalah’ itu tidak ingin saya lafadzkan, sebab sampai saat ini sejarah itu masih berjalan dan saya belum menyerah (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebelum titik perjuangan penghabisan&lt;/span&gt;). Saya masih berharap saya akan keluar sebagai pemenang dengan titel juara dan itu masih saya lakoni ‘pertempurannya’.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Banyak manusia mengalami sesuatu yang mirip &lt;span style="font-style: italic;"&gt;de javu&lt;/span&gt;, dimana ia mengalami peristiwa yang sama dengan waktu dan tempat yang berbeda. Semua punya nilai masing-masing yang besar kecilnya tergantung dari seberapa jauh ia bisa mempengaruhi sisi-sisi kehidupan manusia itu secara pribadi. Terkadang saya harus banyak mengalah dan menerima apa saja yang ada. Walaupun terkadang rasa benar pada sisi humanis saya tanpa sadar membuat saya sedikit ‘melawan’, tapi kemudian saya akan ‘mengalah’ kembali. Keterbatasan kemampuan dan posisi membuat saya harus menuruti alur yang ada. Disini ujian kesabaran menjadi sesuatu yang harus dipertaruhkan. Saya tidak bisa menolak, kesadaran saya mengatakan inilah bagian saya. Keinginan untuk bisa protes tentulah ada dan saya berharap ada masa dimana protes saya itu bisa diterima dan dapat dianggap sebagai sebuah pertanyaan wajar yang akhirnya mendapatkan ‘jawaban’ semestiya. Bukan cuma saya sendiri, semua orang juga pasti menginginkan hal yang sama. Sesuatu yang lumrah dan manusiawi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Jika ingin menjadi manusia bijak maka posisikanlah diri kita dalam posisi orang lain. Sebuah filosofi hidup yang sederhana dan kalimat itu saya percaya betul bisa membuat kita bisa mengerti dan memahami orang lain, sebab suatu saat nanti kita pun bisa mengalami hal yang sama. Pastinya kita berharap pada saat itu orang lain akan bisa juga mengerti kita. Tapi ternyata tidak sesederhana itu, karena ternyata tidak semua orang bisa seperti itu. Keegoisan terkadang ternyata telah membuat orang hanya menempatkan dirinya sendiri sebagai individu yang keras. Mungkin itulah salah satu seninya manusia, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;positive thinking&lt;/span&gt; saya mengatakan seperti itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yah.. memang beginilah saya, mau gimana lagi..?!&lt;/span&gt;”, kalimat itu menjadi sering saya dengar. Entah apakah kalimat itu akan tetap dipakai jika posisi manusia itu berada dalam posisi sebaliknya. Seorang guru SD saya dulu mengatakan bahwa, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;manusia terbaik adalah mereka yang selalu belajar untuk memperbaiki dirinya..&lt;/span&gt;”. Jika begitu, kenapa begitu susah untuk merubah sesuatu yang memang disadari tidak (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kurang&lt;/span&gt;) baik? Saya berpikir kalau kemudian kondisi ego itu tidaklah mutlak tetap, ia akan berubah tergantung posisinya. Apakah pemenang atau pecundang, apakah sebagai yang takluk atau juara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Baiklah, semua manusia memang bisa menjadi apa saja. Semua karakter yang dimainkan itu adalah pilihan. Saya cuma bisa berharap diri saya bisa menerima semua itu sebagai sebuah catatan hidup yang membuat saya bisa mengerti setiap delik kehidupan dengan berbagai lika likunya. Sungguh.. saya tidak ingin matahari akan membakar jalan dan samudera akan menenggelamkan harapan. Saya ingin matahari memberi kehangatan lewat telapak tangan dengan genggaman yang penuh keakraban dan kasih sayang. Lalu samudera akan memberi kesejukan lewat debur ombaknya yang mengiringi angin berhembus di dalam hati dan perasaan sehingga setiap kata yang terlontar akan memberi ketenangan, semangat dan inspirasi yang baik. Jika itu terjadi, maka alangkah indahnya sejarah akan bisa ditulis sebagai sebuah cerita yang membanggakan dimasa depan yang indah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Sederhana berbicara tentang perjalanan, seperti harapan semua orang maka saya juga ingin menjadi bagian yang bermakna dalam kisah yang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ter&lt;/span&gt;)baik. Saya menyadari bahwa saya dengan amat sadar telah meleburkan diri dalam cerita perjalanan hidup. Takdir telah mengirim saya hadir tapi bukanlah untuk menjadi duri, bara, ataupun gelombang yang mengganggu perjalanan. Jika seperti itu, bisakah kita membedakan telapak tangan dengan telapak kaki? Untuk menggenggam harapan dan tetap memijak bumi ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;*&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sebuah persembahan kepada: matahari, bulan, bintang, angin, hujan, embun, gerimis, pagi, senja, malam, dan pelangi yang begitu saya sayangi ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Bandung, 18 Pebruari 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-5692075949794670142?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/5692075949794670142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=5692075949794670142' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/5692075949794670142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/5692075949794670142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/02/genggam-tangan-didada-catatan-sebuah.html' title='GENGGAM TANGAN DIDADA : Catatan Sebuah Pertanyaan'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S3yytCAdwzI/AAAAAAAAAgw/fGC2ubNiB4Y/s72-c/aa+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-2857404487360604759</id><published>2010-02-07T01:22:00.008+07:00</published><updated>2010-02-07T01:41:41.751+07:00</updated><title type='text'>MENELAAH WAKTU : Catatan Tentang Pandangan Diri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S220HbT0slI/AAAAAAAAAgo/2s-xUctRZ3c/s1600-h/das.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S220HbT0slI/AAAAAAAAAgo/2s-xUctRZ3c/s320/das.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435198364989043282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;“ Renungan Perjalanan “&lt;br /&gt;ilustrasi oleh: sendiri aja dibantu adobephotoshop CS2&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;REALISTIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;- Bagaimanapun juga, ketidakrealistisan itu akan membuat keinginan seperti menjadi mimpi. Sama dengan kerealistisan juga akan menempatkan manusia pada posisi normal atau pada posisi tidak wajar dalam melaksanakan harapannya. Menghadang kenyataan dan kita terkadang terjebak pada dilema hidup dalam memutuskan apakah masih wajar dan berhak untuk berharap atau tidak sama sekali .. -&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;DUNIA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; adalah tempat buat hidup. Menjalani segala hal yang merupakan bagian dari fitrah manusia sebagai salah satu pengisi bumi. Dilahirkan, besar, bekerja, berkembang biak, dan akhirnya mati kembali kepada pencipta-Nya. Tentunya sebagai sebuah ‘organisasi’ yang besar, hidup di dunia ada aturannya yang berkenaan dengan hak dan kewajiban. Tapi selain itu, saya ingin menambahkan, bahwa manusia juga mempunyai aturan lain yang mengatur tentang harapan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Yah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, harapan.. hidup di ‘lembaga super besar’ seperti bumi mempunyai ‘undang-undang’ yang berbeda. Salah satunya adalah mungkin yang disebut dengan takdir, yaitu sebuah misteri (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;hanya Tuhan yang tahu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;) yang mengatur hal-hal tentang semua yang berada diluar daya nalar dan pikiran manusia. Lahir, mati, rezeki, jodoh, kesehatan, dan lain sebagainya adalah merupakan rangkaian dari takdir itu. Manusia tentu mengharapkan hal-hal yang sesuai dengan keinginannya dan ia bisa mendapatkan itu dengan usahanya. Namun manusia pun harus bisa menerima jika akhirnya hasil akhir tidak seperti yang diharapkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya tidak ingin berbicara terlalu banyak tentang harapan. Sudah sering saya berbicara tentang itu, walaupun disini juga menyinggung tentang harapan tapi itu adalah efek dari pembicaraan inti. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Yah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, kali ini saya ingin berbincang-bincang tentang kenyataan atau yang disebut dengan nama lainnya; REALISTIS. Sebuah kata yang sangat berdekatan arti dan maknanya, yaitu realistis, kenyataan dan fakta. Sebelumnya pada sebuah kesempatan saya pernah mengetik kata “realistis” di mesin pencari terbesar dan (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;mungkin yang tercepat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;) di dunia saat ini, www.google.com ketika saya bermain internet. Saat saya meng-enter kata itu, dalam 0,31 detik keluar sekitar 16.800.000 (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;enam belas juta delapan ratus ribu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;) kata “realistis” dengan berbagai tautan yang mengandung kata itu. Saya kemudian berpikir jika kata realistis telah menjadi bagian dari banyak sendi kehidupan manusia dalam menjalani hidupnya, termasuk saya.. ya saya sendiri. Apalagi kita hidup di negeri dengan ideologi ketuhanan yang terpatri dalam setiap elemen masyarakatnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebagai manusia yang dianugerahi pikiran dan akal sehat, tentu saya mempunyai cita-cita atau harapan akan sebuah hari esok yang gemilang. Sebuah hal yang lumrah dan merupakan ‘kewajiban’ agar saya tetap bersemangat menjalani hidup dan juga agar saya mempunyai tujuan hidup yang harus saya gapai dan perjuangkan. Untuk itulah kenapa saya dipelihara dan dididik dengan baik oleh orang tua saya. Lalu atas dasar itulah juga kenapa kemudian saya mencari ilmu, baik lewat sekolah maupun diluar sekolah sebagai pengalaman hidup yang menjadi pembelajaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Namun, mempunyai harapan ternyata tidak begitu mudah. Terkadang manusia ‘tersesat’ diparadigma bahwa manusia ‘berhak’ untuk berharap apapun yang dia inginkan dalam hidupnya. Mungkin ini akibat dari kalimat jika manusia bisa melakukan apapun (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;dalam konteks manusianya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;) kalau dia mau untuk melakukannya walaupun itu tidak logis dengan kemampuan yang ada pada dirinya. Biarpun itu intinya adalah menekankan sejauh mana manusia berusaha untuk mewujudkannya, tapi saya tidak begitu sepakat sebab manusia tidak hidup sendiri. Manusia adalah makhluk ego tapi jangan sampai egois sebab ia hidup bersama manusia lain, dimana saat ia mempunyai harapan maka disitu ada hal yang berkaitan dengan manusia lain yang juga mempunyai harapan yang (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;mungkin&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;) berbeda. Maka disini akan ada tarik menarik keinginan (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;harapan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;), siapa yang punya posisi dekat dengan kemungkinan maka dia yang lebih berpeluang untuk menjadi pemenang. Disamping itu, kondisi nyata manusia juga berpengaruh terhadap keinginannya itu, apakah disebut harapan hidup atau harapan kosong yang hanya bisa dinikmati didalam mimpi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya sering terjebak dalam harapan kosong sebab saya tidak (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;lupa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;) memperhatikan potensi diri. Yang saya maksud dengan potensi diri adalah siapa saya, seperti apa saya, bagaimana saya, punya apa saya, dan bisa apa saya? Terkadang saya berharap pada falsafah bahwa sesuatu yang diinginkan dengan alasan baik, cara yang baik, dan untuk tujuan baik itu akan selalu bisa mendapatkan jalannya. Ternyata saya lupa satu hal bahwa saya harus realistis dengan diri dan kondisi saya sendiri saat saya mengharapkan sesuatu. Saya memang selalu terjebak dengan angan-angan sendiri. Pada khayalan yang membuat saya seperti ‘hidup di alam nyata’. Padahal saat saya berpikir tentang itu, mungkin saya sedang bermimpi. Berharap besar boleh tapi jangan sampai tidak sepadan dengan kemampuan dan saya harus realistis dengan kemampuan saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Banyak hal yang saya inginkan untuk bisa tercapai dalam hidup saya. Sebenarnya tidak ada hal-hal yang (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;mungkin&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;) menurut orang lain adalah sesuatu yang hebat. Namun kemampuan dan keadaan tiap orang adalah berbeda. Jadi bagi orang lain itu harapan normal dan wajar maka bagi saya adalah menggantung harapan kosong. Saya mungkin tidak realistis dalam melihat siapa saya, seperti apa saya, bagaimana saya, punya apa saya, dan bisa apa saya. Bagaimanapun juga, ketidakrealistisan itu akan membuat keinginan seperti menjadi mimpi. Sama dengan kerealistisan juga akan menempatkan manusia pada posisi normal atau pada posisi tidak wajar dalam melaksanakan harapannya. Menghadang kenyataan dan kita terkadang terjebak pada dilema hidup dalam memutuskan apakah masih wajar dan berhak untuk berharap atau tidak sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;………………………..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kukalungkan rinduku selepas aku kembali pulang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tak akan kulepaskan dekapku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Karena ku tahu pasti aku merindukanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seumur hidupku ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;………………………………….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;………………………….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;(Perjalanan – PADI)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya harus terus banyak belajar, memahami tentang arti diri sendiri. Menghargai keinginan-keinginan saya sendiri dan mencoba untuk menempatkannya secara wajar dan baik. Agar ia tidak menjadi berserak dan tergeletak tanpa makna dan arti sebagai sebuah hikmah hidup. Saya ingin mempunyai harapan-harapan yang realistis dan tidak kosong. Menjadikan harapan saya menjadi realistis.. tapi caranya gimana? Saya sendiri masih bingung &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;hehehee&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.. Selalu ada masalah dalam setiap masalah dan saya bermasalah dengan keinginan-keinginan saya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;hehe&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.. Bingung juga, entahlah.. Pesimis? Tidak sama sekali, cuma  bingung saja.. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;heuheu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;…………………………&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ku tak akan bersuara walau dirimu kekurangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hanya setiamu itu .. kuharapkan ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;……………………..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;………………………………&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;(Aku Tak Akan Bersuara – Nike Ardila)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Entahlah, apakah Dedy Dores realistis saat menciptakan lagu itu atau tidak. Atau mungkin juga dia realistis, lalu menciptakan lagu itu untuk mengejek manusia-manusia yang tidak realistis. Saya kurang tahu juga karena sampai sekarang saya belum pernah bertemu dengan Dedy Dores dan menanyakan tentang lagunya itu.  Saya sekarang ini mungkin tidak terlalu tertarik untk berbicara masalah latar belakang sebuah lagu itu diciptakan. Para pencipta lagu terkadang terlalu berlebihan dalam menilai sesuatu, seniman memang seperti itu dan saya memakluminya. Tapi itu urusan seniman dan saya bukan seniman. Walaupun harus saya akui juga kalau saya sering terbuai dengan lagu-lagu yang membuat saya merenung dan melamun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya hanya orang biasa yang tidak ingin menggantung cita-cita setinggi bintang dilangit karena itu terlalu tinggi untuk orang seperti saya. Menaruhnya dilangit-langit kamar cukuplah buat saya saat ini. Mungkin itu yang realistis untuk saya gapai. Tapi karena saya adalah orang yang optimis, maka yang saya taruh dilangit-langit kamar itu adalah harapan yang tergantung dilangit. Biar menjadi dekat dan mudah untuk digapai. Tapi bagaimana cara memindahkannya? Sampai tulisan ini saya buat, saya sendiri masih bingung .. Mungkin ada yang mau membantu saya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bandung, 7 Pebruari 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-2857404487360604759?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/2857404487360604759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=2857404487360604759' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/2857404487360604759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/2857404487360604759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/02/menelaah-waktu-catatan-tentang.html' title='MENELAAH WAKTU : Catatan Tentang Pandangan Diri'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S220HbT0slI/AAAAAAAAAgo/2s-xUctRZ3c/s72-c/das.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-6310204277204948766</id><published>2010-02-06T15:59:00.006+07:00</published><updated>2010-02-06T22:56:01.571+07:00</updated><title type='text'>PUISI : Kahlil Gibran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JEJAK 'SANG NABI'&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saya posting sebagai dedikasi buat semua yang merasa sebagai pecinta dan menghargai 'cinta' yang mampir di blog ini, sebuah karya dari Kahlil Gibran. Selamat menyelami ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S22QkJm9bNI/AAAAAAAAAgg/A-njpdAntsE/s1600-h/ZZZ.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 353px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S22QkJm9bNI/AAAAAAAAAgg/A-njpdAntsE/s400/ZZZ.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435159276035075282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;" Dari Buku Kahlil Gibran: Sang Nabi "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KAHLIL&lt;/span&gt; Gibran lahir di Basyari, Libanon dari keluarga katholik-maronit. Basyari sendiri merupakan daerah yang kerap disinggahi badai, gempa serta petir. Tak heran bila sejak kecil, mata Gibran sudah terbiasa menangkap fenomena-fenomena alam tersebut. Inilah yang nantinya banyak mempengaruhi tulisan-tulisannya tentang alam. Pada tahun 1911 Gibran pindah ke kota New York. Di New York Gibran bekerja di apartemen studionya di 51 West Tenth Street, sebuah bangunan yang sengaja didirikan untuk tempat ia melukis dan menulis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebelum tahun 1918, Gibran sudah siap meluncurkan karya pertamanya dalam bahasa Inggris, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Madman&lt;/span&gt;", "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;His Parables and Poems&lt;/span&gt;". Persahabatan yang erat antara Mary tergambar dalam "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Madman&lt;/span&gt;". Setelah "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Madman&lt;/span&gt;", buku Gibran yang berbahasa Inggris adalah "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Twenty Drawing&lt;/span&gt;", 1919; "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Forerunne&lt;/span&gt;", 1920; dan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sang Nabi&lt;/span&gt;" pada tahun 1923, karya-karya itu adalah suatu cara agar dirinya memahami dunia sebagai orang dewasa dan sebagai seorang siswa sekolah di Lebanon, ditulis dalam bahasa Arab, namun tidak dipublikasikan dan kemudian dikembangkan lagi untuk ditulis ulang dalam bahasa Inggris pada tahun 1918-1922.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada tanggal 10 April 1931 jam 11.00 malam, Gibran meninggal dunia. Jenazah Gibran kemudian dikebumikan tanggal 21 Agustus di Mar Sarkis, sebuah biara Karmelit di mana Gibran pernah melakukan ibadah. Dari secarik kertas yang ditinggalkan oleh Gibran, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Di dalam hatiku masih ada sedikit keinginan untuk membantu dunia Timur, karena ia telah banyak sekali membantuku&lt;/span&gt;."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;(lihat lengkapnya pada sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Kahlil_Gibran)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;*Judul " Apabila Cinta Memilihmu " oleh saya sendiri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-6310204277204948766?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/6310204277204948766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=6310204277204948766' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/6310204277204948766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/6310204277204948766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/02/puisi-kahlil-gibran.html' title='PUISI : Kahlil Gibran'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S22QkJm9bNI/AAAAAAAAAgg/A-njpdAntsE/s72-c/ZZZ.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-5717907345595560663</id><published>2010-02-03T01:26:00.012+07:00</published><updated>2010-02-03T21:49:42.485+07:00</updated><title type='text'>ARTI SEBUAH MAKNA : Catatan Saat Menikmati Hening</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S2hvUt1kOuI/AAAAAAAAAgQ/quVfnLbfNCg/s1600-h/daun.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S2hvUt1kOuI/AAAAAAAAAgQ/quVfnLbfNCg/s320/daun.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433715352114838242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;" Ini Adalah Daun "&lt;br /&gt;ilustrasi oleh: sendiri aja menggunakan adobephotosop CS2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;   &lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KISAH SELEMBAR DAUN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kisahnya mengalir bagai hembusan angin padang pasir yang luas. Bergemericik ibarat air sungai yang menerpa bebatuan dan terkadang bergolak bagai gelombang samudera. Sekali waktu menerobos batas etika berbicara yang menggebu-gebu seperti halilintar mahameru. Ia sangat bersemangat, memaksa saya untuk menyelanya agar ia bisa istirahat sejenak mengambil nafas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; .. -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div face="verdana" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ALKISAH&lt;/span&gt; ada sebuah biji-bijian tergeletak ditanah. Ia berada ditanah itu sebagai sebuah benda yang diterbangkan angin. Tentu biji itu mempunyai pohon induk sebagai tempat dulu ia bergantung dari semenjak berbentuk bunga, besar, dan akhirnya kering dan jatuh. Hujan dan panas membuat beratnya semakin ringan dan akhirnya angin menerbangkannya ketempat yang ia baru lihat. Disanalah ia tergeletak kini, bertunas dan tumbuh menjadi sebuah pohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini akan mengalir pada selembar daun yang ada dipohon yang telah tumbuh besar itu. Selembar daun, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yah&lt;/span&gt;.. selembar daun. Apalah artinya selembar daun pada pohon yang rimbun. Tapi jika semua daun itu dipandang sama maka pohon itu tidak akan disebut rimbun. Selembar daun akan saling memberi arti pada lembar-lembar daun yang lain. Kebersamaan akan melahirkan kekuatan, sebuah kuasa untuk memberi arti pada pohon dan membuat teduh sekitarnya. Selembar daun, apa kabarmu hari ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah angin yang teramat kencang telah merontokkan dedaunan dan selembar daun itu adalah salah satu yang tercerabut dari rantingnya. Lalu diterbangkan angin kembali melintasi ruang dan waktu seperti pohon besarnya itu dulu saat masih menjadi biji. Hari ini ia tergeletak disini, didepan pintu kamar. Halaman depan sepertinya masih tidak memberikan tempat buat angin menurunkannya disana hingga akhirnya ia terseret sampai pintu kamar dan pagi tadi saat subuh telah mulai terang saya melihatnya. Diam tanpa bergerak sedikitpun. Tentu ia lelah dan letih setelah menempuh perjalanan panjang untuk sampai disini. Saya memungutnya dan membawanya masuk, ia mesti istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selembar daun pada malamnya bercerita, begitu banyak tempat yang telah ia lintasi dan singgahi. Tempat-tempat yang indah maupun yang tidak menyenangkan buatnya. Membukakan matanya tentang berbagai hal yang terjadi diluar sana. Kisahnya mengalir bagai hembusan angin padang pasir yang luas. Bergemericik ibarat air sungai yang menerpa bebatuan dan terkadang bergolak bagai gelombang samudera. Sekali waktu menerobos batas etika berbicara yang menggebu-gebu seperti halilintar mahameru. Ia sangat bersemangat, memaksa saya untuk menyelanya agar ia bisa istirahat sejenak mengambil nafas. Kekaguman saya muncul, selembar daun kini telah menjadi sangat realistis melihat kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diujung malam saya bertanya, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jadi, sekarang daun ingin bagaimana?&lt;/span&gt;”. Pertanyaan saya tentu begitu ambigu dan abstrak yang luas maksudnya. Tapi selembar daun tidak menjadi kaget. Malah ia tersenyum begitu tenang dengan raut yang seolah-olah mempermainkan pertanyaan saya itu. Sepertinya ia telah mempunyai rencana-rencana jauh sebelum saya bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yang pasti saya tidak ingin hanya sekedar menjadi sampah yang dibakar menjadi asap polusi udara. Saya ingin menjadi kompos, mungkin juga menjadi inspirasi para pecinta mimpi hidup bagi ide-ide mimpinya atau mungkin juga menjadi atap berteduh bagi mereka yang bisa menggunakan saya.. Yah, saya hanya ingin berguna dan menjadi berarti&lt;/span&gt;..”, begitu bijak jawaban yang keluar untuk ukuran selembar daun yang begitu ringan dengan tangkai yang terlihat rapuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mentari sebentar lagi akan terbit kami memutuskan untuk istirahat sejenak. Kami butuh istirahat sebelum melanjutkan perjuangan menaklukan hidup. Bukan kami, tapi saya.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yah&lt;/span&gt;, saya sendiri saja sebab selembar daun telah saya tinggalkan begitu saja disudut kamar dibelakang speaker komputer. Sebelumnya ia saya letakkan dekat rak sepatu. Hingga pada sore harinya saya tidak menemukan selembar daun itu disitu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya ia telah pergi. Ia mungkin kecewa melihat saya seperti tidak begitu memperdulikannya lagi. Sedikit kehilangan direlung hati saya, kemanakah selembar daun itu sekarang? Melanjutkan perjalanannya melintasi belahan bumi yang lain? Atau keluar dan terpungut secara tidak sengaja oleh petugas kebersihan dan akhirnya dibakar bersama sampah yang lain? Atau juga telah menjadi seperti yang dicita-citakannya itu? Saya sama sekali tak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Hingga hari kembali menjadi malam dan saya kembali sendiri. Seandainya selembar daun itu masih ada disini, mungkin kami bisa bercerita-cerita lagi. Tapi sudahlah, semua sudah mengikuti garis takdirnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemanapun angin berhembus ..&lt;br /&gt;Menuntun langkahku .. memahat takdir hidupku disini&lt;br /&gt;Masih tertinggal wangi yang sempat engkau titipkan&lt;br /&gt;Mengharumi kisah hidupku ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski ku terbang jauh melintasi sang waktu&lt;br /&gt;Kemanapun angin berhembus&lt;br /&gt;Aku pasti akan kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulukiskan indah wajahmu dihamparan awan&lt;br /&gt;Biar tak jemu kupandangi selalu&lt;br /&gt;Kubiarkan semua cintamu membius jiwaku&lt;br /&gt;Yang memaksaku merindukan dirimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski langit memikatku dengan sejuta senyum&lt;br /&gt;Aku tak kan tergoyahkan&lt;br /&gt;Aku pasti akan kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Kemana Angin Berhembus – PADI)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Selembar daun.. Entahlah, apakah nanti saya masih akan mengingatnya. Sekarang saya hanya ingin mengingat pelangi saja, ya.. ‘pelangi’ itu saja. Sebab saya sendiri adalah gerimis dan kami akan mengukir dan mewarnai langit setiap hari. Jika waktu masih berpihak pada perjalanan ini ..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;   &lt;div  style="text-align: right; font-style: italic;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, 3 Pebruari 2010&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;     &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-5717907345595560663?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/5717907345595560663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=5717907345595560663' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/5717907345595560663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/5717907345595560663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/02/arti-sebuah-makna-catatan-saat-menikmat.html' title='ARTI SEBUAH MAKNA : Catatan Saat Menikmati Hening'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S2hvUt1kOuI/AAAAAAAAAgQ/quVfnLbfNCg/s72-c/daun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-3395941600311894612</id><published>2010-02-02T01:03:00.009+07:00</published><updated>2010-02-06T01:39:10.512+07:00</updated><title type='text'>INGATKAN AKU UNTUK LUKA : Catatan Saat Tersadar Dari Lupa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S2cYIsPsxDI/AAAAAAAAAgI/qyqw7yDWkBM/s1600-h/a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S2cYIsPsxDI/AAAAAAAAAgI/qyqw7yDWkBM/s320/a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433338013040821298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;" Tersudut "&lt;br /&gt;ilustrasi oleh: dari browsing di google.com saja&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;SKAK MAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;*Aku (sering) Lupa (jika) Aku Luka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bukankah bulan purnama itu dimulai dari bulan sabit? Bukankah panasnya siang itu ditandai dengan hangatnya mentari pagi? Bukankah hujan deras itu diawali dengan tetesan-tetesan yang lebih menyerupai gerimis?&lt;/span&gt; .. -&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MANUSIA&lt;/span&gt; terlahir dengan berbagai kelebihan dan banyak kekurangan. Kesempurnaan adalah bagian dari keinginan manusia namun bukan berarti manusia akan menjadi sempurna. Sudut pandang saja yang memberikan makna itu dengan saling melengkapi antara manusia yang satu dengan manusia lainnya. Agar bisa kearah itu, maka manusia dianjurkan untuk saling berhubungan baik dan harmonis dalam kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;Satu hal yang terkadang membuat manusia melakukan kesalahan adalah sifatnya yang mudah lupa. Realita yang ada telah membuat manusia sering terjebak dipersepsi pribadi. Kenyataan yang dimaksud adalah kenyataan yang ada dalam angan-angannya, bukan kenyataan yang sebenarnya. Saya sendiri adalah contoh konkritnya. Senantiasa terlindas khayalan sendiri hingga ketika berhadapan dengan realita ternyata harus mengakui itu tanpa perlawanan. Dunia ini menjadi kosong dan tidak ada tempat untuk bersembunyi atau sekedar lari sejenak mengubur diri dari tikaman kenyataan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;Mungkin adalah kewajaran manusia (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;saya&lt;/span&gt;) mempunyai keinginan-keinginan. Memiliki harapan-harapan yang baik dengan cara yang baik untuk tujuan yang baik. Bukankah saya diciptakan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dilahirkan&lt;/span&gt;) dengan baik-baik, dibesarkan dengan baik-baik, dan menjalani hidup dengan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;selalu belajar menjadi&lt;/span&gt;) baik-baik? Tapi senantiasa saja semua menjadi seperti jauh panggang dari api, hangatpun tak ada hanya cahaya saja yang nampak. Lalu kebingungan sering melanda dan ‘Tuhan’ membisu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;saat saya menulis ini dengan lamunan teringat ibu, maafkan&lt;/span&gt;..).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div face="verdana" style="text-align: justify;"&gt;Jutaan kilometer selalu dimulai dari satu langkah pertama. Saya meyakini itu sebagai sebuah perjuangan untuk terus bergerak menjadi manusia yang sebenarnya. Menjadi manusia yang tidak hanya tergeletak dititik nol saja, namun berlari tanpa batas mencapai angka tertinggi. Bukankah bulan purnama itu dimulai dari bulan sabit? Bukankah panasnya siang itu ditandai dengan hangatnya mentari pagi? Bukankah hujan deras itu diawali dengan tetesan-tetesan yang lebih menyerupai gerimis?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div face="verdana" style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya orang lain bisa menjadi sekedar pembagi semangat dan berbagi cerita, walau ternyata tidak semudah yang disangka. Mungkin akan tidak adil jika saya harus membuat orang bersusah payah untuk hadir dalam cerita. Cuma insting manusiawi mengharapkan ada lentera buat saya menapaki jalan. Saya tidak (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pernah&lt;/span&gt;) menyerah dan saya tidak takut (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;jika harus&lt;/span&gt;) berjalan sendiri, tapi seorang ‘teman’ akan membuat saya merasa lebih terkendalikan. Sebab manusia akan sering lupa dan ‘lupa’ dengan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;BANGUNKAN AKU DENGAN JEMARI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cerita hujan hari ini adalah prolog tentang esok pagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Membasuh muka mari kita melihat dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bangunkan aku ..&lt;br /&gt;Karena lelapku dalam mimpi hingga terdampar pada sadar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tolong buka dan kaitkan jemari ini dengan kenyataan-kenyataan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebab aku terkadang tak sanggup melawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Berikan aku semangat kata-kata itu untuk menggugah keberanian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dalam sebuah harapan yang hidup,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bandung, 2 Pebruari 2010&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Sebuah pesan hinggap disudut malam, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Menjadi lelaki harus selalu siap jika harus berjalan sendiri&lt;/span&gt;..”. Terima pahitnya dan jika ada nikmati manisnya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yah,&lt;/span&gt; saya ingin selalu kuat dan bertempur sampai titik jalan penghabisan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: right; font-style: italic;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bandung, saat yang sama dengan waktu pada puisi&lt;br /&gt;Terinspirasi dari Padi: Sesuatu Yang Tertunda&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;*judul lagu Burgerkill&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-3395941600311894612?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/3395941600311894612/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=3395941600311894612' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3395941600311894612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3395941600311894612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/02/ingatkan-aku-untuk-luka-catatan-saat.html' title='INGATKAN AKU UNTUK LUKA : Catatan Saat Tersadar Dari Lupa'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S2cYIsPsxDI/AAAAAAAAAgI/qyqw7yDWkBM/s72-c/a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-5783263411348395158</id><published>2010-01-31T13:24:00.008+07:00</published><updated>2010-01-31T16:18:08.201+07:00</updated><title type='text'>MERENDA ASA : Catatan Saat Hujan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S2UiWIgqw8I/AAAAAAAAAgA/Z2xhJSEdK3s/s1600-h/f_relm_64f64bd.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S2UiWIgqw8I/AAAAAAAAAgA/Z2xhJSEdK3s/s320/f_relm_64f64bd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5432786289129341890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;" Setelah Reda "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;ilustrasi oleh: hasil browsing di google aja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;CERITA HUJAN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;- Saya memanggilnya pelangi. Terbit dan terbenam di selatan bersama gerimis jika sore memberi kesempatan untuk menghadirkan senja yang ranum. Lalu aku percaya, ia bukan fatamorgana. Ia nyata .. dan ia pernah mengatakan itu .. -&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AKHIR&lt;/span&gt; bulan diakhir tahun yang dingin. Sudah hampir satu minggu ini lepas siang adalah waktu untuk hujan turun, setiap sore hampir menjadi keniscayaan bagi bulir-bulir air langit menyapa tanah. Terkadang saya berpikir jika langit sedang menangis, terkadang meraung-raung atau terisak-isak dengan gerimis kecilnya yang merinai-rinai. Baiklah, aku akan menyebutnya air mata bahagia saja. Sebab dengan itu tanah menjadi subur, pepohonan dan rerumputan merasa segar, petani gembira, dan sungai menjadi hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah, mari lupakan tentang romantisme hujan. Dia memang sumber inspirasi bagi para pemuja dramatisnya aliran air dan syahdunya keciprak lumpur disawah. Sebab saya sedang ‘tersiksa’ oleh hujan. Ia telah mengurung tidak hanya langkah, namun juga lamunan saya. Pernahkah terpikir saya akan menjadi berani untuk mengutuk hujan? Tidak tentunya, sama sekali tidak karena itu berarti saya akan mengutuk lamunan saya sendiri. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oh.. tidak&lt;/span&gt;, lamunan saya terlalu putih dan agung untuk dikutuk begitu saja. Saya memeliharanya sebab ia adalah teman perjalanan saya. Dalam setiap cerita bersamanya saya menggantung harapan jauh dilangit. Memaku dan mengikatnya kuat-kuat agar tidak jatuh karena saya ingin menggapainya dengan kejujuran, keberanian, dan niat teguh yang tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memanggilnya pelangi. Terbit dan terbenam di selatan bersama gerimis jika sore memberi kesempatan untuk menghadirkan senja yang ranum. Lalu aku percaya, ia bukan fatamorgana. Ia nyata .. dan ia pernah mengatakan itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;EPILOG DOA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kepada: E.W.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mestinya aku menulis ribuan kata pada senja itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Rangkaian kalimat yang telah kususun dari kisahnya sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Harusnya aku memahat langit dengan sisa-sisa awan yang tercecer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika jingga yang tercipta adalah warna yang ia berikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada malam aku memasung rindu akan seraut wajah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lalu kau berkata, “&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;bertanyalah pada Tuhan saja&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Terlalu bijak kau ucapkan itu, sayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebab aku mendera mimpi dan harapan dalam kenyataan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku memerlukan keberanian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kau tertawa, “&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;bagaimana takdir Tuhan saja&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lagi-lagi kau menggantang lamunan yang fana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dimana aku menyebut itu kesempatan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;(Bandung, 31 Januari 2010)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;Saat cerita-cerita yang mengalir kemudian tersudut dibibir malam yang hening. Kita akan menyudahinya dengan sekelumit doa. Tentu saja dengan doa. Bukankah Tuhan telah memberi awal cerita (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang berulang kali aku ingatkan&lt;/span&gt;) dengan keajaiban? Tidaklah terlalu naïf jika kemudian aku pun berharap ‘gumaman’ kita adalah kata-kata yang sama, dimana akhirnya bisa tertulis dalam lembar-lembar catatan langit. Berharap pula hujan nanti akan ikut menurunkannya menjadi kenyataan yang tidak hanya sekedar sebuah keajaiban.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Coba engkau katakan padaku / Apa yang seharusnya aku lakukan / Bila larut tiba / Wajahmu terbayang / Kerinduan ini semakin dalam .. &lt;/span&gt;(NYANYIAN RINDU – Ebiet G. Ade)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: right; font-style: italic;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bandung, pada waktu yang sama dengan puisi diatas&lt;br /&gt;Tengah malam ketika gerimis masih bersenandung&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-5783263411348395158?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/5783263411348395158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=5783263411348395158' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/5783263411348395158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/5783263411348395158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/01/merenda-asa-catatan-saat-hujan.html' title='MERENDA ASA : Catatan Saat Hujan'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S2UiWIgqw8I/AAAAAAAAAgA/Z2xhJSEdK3s/s72-c/f_relm_64f64bd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-2443947807592644728</id><published>2010-01-31T13:18:00.005+07:00</published><updated>2010-01-31T13:24:25.049+07:00</updated><title type='text'>MELARUT SEPI : Catatan Saat Melamun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S2Ug8kgepEI/AAAAAAAAAf4/fsA3vzgQ6_c/s1600-h/artnight.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S2Ug8kgepEI/AAAAAAAAAf4/fsA3vzgQ6_c/s320/artnight.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5432784750456513602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;" Fragmen Malam "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;ilustrasi oleh: sendiri aja dibantu oleh adobephotosop CS2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;EPILOG PERJALANAN SUNYI&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Relakan yang terjadi .. Takkan kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ya sudah milikmu .. Bukan milik kita lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tak perlu menangis .. Tak perlu bersedih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tak perlu .. Tak perlu perlu sedu sedan itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Hadapi saja ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pasrah pada Ilahi .. Hanya itu yang kita bisa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ambil hikmahnya .. Ambil indahnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Cobalah menari .. Cobalah bernyanyi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Cobalah .. Cobalah mulai detik ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Hadapi saja ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Hilang memang hilang .. Wajahnya terus terbayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Berjumpa dimimpi kau ajak aku untuk menari bernyanyi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Bersama bidadari malaikat dan penghuni surga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;Hilang memang hilang .. Wajahnya terus terbayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;Berjumpa dimimpi kau ajak aku untuk menari bernyanyi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;Bersama bidadari malaikat dan penghuni surga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;(HADAPI SAJA – Iwan Fals)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MALAM&lt;/span&gt; yang sepi. Sisa gerimis masih basah diatap genting, dihalaman, diatas daun-daun, dan dijalanan. Malam yang dingin menjebak pikiran untuk diam dan merenungi tentang banyak hal. Malam mungkin menyangka dia begitu perkasa, padahal pagi sedang bergegas untuk memerangkapnya dalam cahaya mentari. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yah&lt;/span&gt; .. malam akan terusir saat subuh telah memberi isyarat untuk pergi. Senja tidak pernah akan menepati janjinya membujuk matahari agar membiarkan malam untuk terus bisa menguasai langit dan bintang bulan. Senja cuma butuh alasan untuk hadir di awal kedatangan malam. Senja cuma perlu alasan untuk memperlihatkan keindahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan ini kembali pada nuansa remang-remang. Jutaan kayuh ada di tiap danau dan lautan yang menghampar. Tapi tidak semua bisa mengantar perjalanan ini untuk sampai pada harapan. Kayuh seperti hanya memberi mimpi. Perjalanan ini terjebak dalam alunan gelombang. Ribuan sayap menggantung di langit yang membentang. Namun tak satupun bisa menerbangkan jejak-jejak ini untuk bisa menjemput keinginan. Sayap hanya bisa memberi angan-angan. Perjalanan ini terjebak pada ruang hampa yang pekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapak-tapak telah berbekas ditiap langkah dengan hitungan tak terhingga. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Inilah perjalanan sunyi, kawan&lt;/span&gt;..", dimana aroma udara terkadang hanya menyisakan pengap. Lelah yang mendera adalah lanjutan dari letih yang menghempas. Sekali-sekali ingin rasanya berlari kencang sekencang-kencangnya. Melampaui angin yang berhembus atau kilatan cahaya yang membuat pendar perjalanan. Dimana aku .. dimana penantian yang dijanjikan .. aku merasa disudutkan kenyataan, disini aku terkurung hampa dan aku kembali merasa begitu sunyi ..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bandung, 17 Januari 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-2443947807592644728?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/2443947807592644728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=2443947807592644728' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/2443947807592644728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/2443947807592644728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/01/melarut-sepi-catatan-saat-melamun.html' title='MELARUT SEPI : Catatan Saat Melamun'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S2Ug8kgepEI/AAAAAAAAAf4/fsA3vzgQ6_c/s72-c/artnight.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-7011621428094816685</id><published>2010-01-15T10:07:00.007+07:00</published><updated>2010-01-15T10:30:41.396+07:00</updated><title type='text'>MENJADI LAKI - LAKI : Catatan Tentang Seorang Kawan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S0_cZWT09UI/AAAAAAAAAeM/WAqXO0aIa7Q/s1600-h/ayam2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S0_cZWT09UI/AAAAAAAAAeM/WAqXO0aIa7Q/s320/ayam2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426798404048319810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Sang Petarung :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilustrasi oleh : punyanya http://aris.pituruh.com search on google&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;BERANI ATAU MATI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;- Pembuktian sesuatu tidak melulu harus dilihat dari hasil. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah cara dan prosesnya. Kawan BN tidaklah mendapatkan jawaban yang sesungguhnya diharapkan, tapi keberanian tidak terganggu dengan jawaban .. -&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;MY&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; first feature on&lt;/span&gt; 2010 .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hhmm&lt;/span&gt;, mungkin harusnya saya menulis sesuatu yang bagi kebanyakan orang adalah hal yang berbobot dan hebat. Seperti misalnya analisis kasus Susno Duadji versus Kapolri atau sekedar editorial drama Bank Century. Mungkin juga tentang kabar samar-samar Gus Dur yang diusulkan menjadi Pahlawan Nasional formal versi plat merah. Banyak hal berat bisa ditulis dan dijelaskan dari sudut pandang ilmiah alias intelektual jurnalistik. Tapi disitulah letak kebingungan saya, sebab saya bukan penulis berbakat. Saya juga bukan wartawan atau pengamat yang cerdas dalam masalah-masalah tersebut. Saya hanyalah pencoret catatan-catatan yang tidak penting akan sisi-sisi yang saya lihat, dengar, dan rasakan diseputar saya. Tentang kabar kegelisahan, kejengahan, kegembiraan, ataupun keheranan-keheranan bodoh saya. Jadi maaf kawan, saya tidak bisa menulis ilmiah dan intelektual.. mohon kiranya dimaklumi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dalam sebuah malam yang cukup sunyi beberapa waktu lalu, saya menginap dirumah kontrakan kawan saya didaerah sekitar utara kota Bandung. Semacam komplek perumahan dipinggir kota, ya tidak begitu jauh sekitar 10 sampai 15 menit dari terminal timur kota Bandung. Saya suka menginap disini, suasananya yang tenang dan segar. Lokasinya agak diketinggian, jadi dari sini kita bisa melihat kota Bandung dimalam hari diselimuti cahaya. Saya sering menyebutnya lautan lampu. Tentu memberikan sensasi tersendiri buat sekedar melepas lelah dan bercengkerama bersama kawan kerabat akrab. Salah satunya adalah BN, dia datang malam itu sekitar pukul 11 malam lebih saat saya selesai menelpon ‘seseorang’.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Suasana malam itu cukup sepi, sebelumnya hanya saya berdua saja dengan Opik dirumah itu. Opik adalah salah satu yang mengontrak disitu. Oh ya perlu saya kisahkan sedikit bahwa rumah itu dikontrak oleh tiga orang kawan saya. Tapi isinya sering ramai karena kawan-kawan yang lain sering ikut menginap disini, seperti saya contohnya. Tadi maghrib saya mengunjungi seorang kakak sepupu saya dan malamnya saya menginap disini. Lokasi rumah ini adalah komplek Griya Bukit Mas di Bojongkoneng, Bandung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kawan BN saya kenal sebagai seorang yang cukup ahli dan kreatif inspiratif dalam bidang kesenian, khususnya seni gambar. Dia begitu lihai menyambung-nyambung gambar sehingga membentuk suatu gurat-gurat lukis yang seni. Terutama dengan hal yang bernama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;digital editing&lt;/span&gt;. Dia menurut saya cukup hebat. Sesuai pula dengan ilmunya pernah ‘bersekolah’ di Jurusan Periklanan Universitas Padjadjaran, satu angkatan dengan saya walau berbeda jurusan. Saya juga mengenalnya sebagai putra Banten asli yang jauh dari kesan sangar selayaknya mitos dan citra umumnya para jawara ujung kulon. Dia kalem, humoris, dan selalu jatuh cinta dengan serius. Bagaimana? Ada kesan beringas tidak dikarakternya itu? Patah hatipun dia malah tertawa dan tersenyum (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;miris&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tidak akan mengkhianati mimpi&lt;/span&gt;..”, itu statusnya yang saya baca di dinding &lt;span style="font-style: italic;"&gt;facebook&lt;/span&gt;-nya. Saya kembali teringat cerita-cerita kami malam itu. Waktu itu ia telah meneguhkan dirinya sebagai laki-laki sejati. Ia bercerita bahwa dirinya telah mengungkapkan perasaannya dan saya menyepakati itu sekaligus kagum dengan ‘keberaniannya’. Sebuah buku kumpulan cerita pendek menceritakan bahwa tidak boleh malu dengan cinta, sebab kalau malu maka cinta itu tidak akan pernah sampai kealamatnya. Jika tidak sampai kealamatnya, bagaimana kita tahu jawabannya? Kawan saya BN paham betul dengan situasi itu dan ia tidak malu karna kata-kata yang harus diutarakannya adalah kalimat-kalimat ‘suci’ yang tulus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Gadis itu bermata cukup bundar, berkulit putih, rambutnya halus dan pita suaranya sedikit nyaring. Ia gadis periang dan aktraktif. Saya sekali dulu pernah juga menyentuh tangannya dan terasa ‘hangat’. Tidaklah aneh jika kawan saya BN adalah orang kesekian yang menaruh hati padanya. Tapi tentu saja tidak semua merasa cukup sebagai laki-laki untuk mengatakan isi hatinya. “B&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ung.. menurut saya, orang yang tahu tapi tidak mengatakannya adalah pengkhianat&lt;/span&gt;..”, saya mengatakan itu kepada BN. Saya tahu, kawan BN pasti tahu juga kalau pengkhianat itu adalah pengecut. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saya telah mengungkapkannya langsung&lt;/span&gt;..", ia tersenyum lebar. Malam itu kepulan rokok gudang garam dan aroma segelas kopi hitam panas menjadi terlihat begitu sakral. Kawan saya BN telah membuktikan dirinya sebagai seorang manusia dengan jenis kelamin jantan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pembuktian sesuatu tidak melulu harus dilihat dari hasil. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah cara dan prosesnya. Kawan BN tidaklah mendapatkan jawaban yang sesungguhnya diharapkan, tapi keberanian tidak terganggu dengan jawaban. Seseorang yang menghabisi musuhnya dengan racun yang dibubuhkan dengan diam-diam akan berbeda ‘statusnya’ dengan seseorang yang melakukannya lewat duel terbuka satu lawan satu. Sama-sama membunuh dengan cara berbeda akan memberikan kesan yang berbeda. Culas dan jantan, tentu itu punya makna yang lain. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cinta katanya bisa membuat orang menjadi lebih berani dan kuat. Berani menembus hujan, lari kencang, keluar malam-malam, korupsi, membunuh teman, dan lain sebagainya. Kekuatan gaib cinta akan memberikan semacam energi X bagi yang merasakan cinta itu. Tapi saya yakin, kekuatan cinta tidak bisa sepenuhnya membuat orang untuk berani menyatakan cintanya secara terus terang dan juga tidak semua bisa kuat untuk mendengar hasilnya. Yah, kekuatan cinta belum bisa untuk menaklukkan rasa cinta itu sendiri. Hanya sebagian orang saja yang bisa dan kawan saya BN adalah salah satunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya juga saat ini sedang jatuh cinta. Sungguh kawan, saya bingung untuk menemukan kata-kata terbaik buat saya mengutarakan rasa cinta saya. Untuk memecah kebuntuan, pernah saya minta bantuan atau semacam kode SOS lewat halaman &lt;span style="font-style: italic;"&gt;facebook&lt;/span&gt;-nya Aliansi Jurnalis Independen kota Bandung, agar mereka bisa kiranya mengajarkan kepada saya kata-kata jurnalistik sastra yang ampuh buat meyatakan cinta. Tapi apalah hendak dikata, sampai sekarang permintaan saya didinding &lt;span style="font-style: italic;"&gt;facebook&lt;/span&gt;-nya perkumpulan wartawan progresif itu tak pernah mendapat jawaban. Entah kenapa .. mungkin ilmu jurnalistik tidak atau belum sampai ke ranah cinta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;………………..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;… &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan bawalah daku selalu dalam mimpimu&lt;br /&gt;dilangkahmu serta hidupmu&lt;/span&gt; ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;……………………….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(CINTA – Chrisye)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ternyata tidak cuma butuh keberanian untuk mengutarakan cinta, tapi kecerdasan pemilihan kata juga harus diperhitungkan. Luar biasa.. kawan saya BN ternyata tidak cuma berani, namun juga begitu seni menyusun kata. Hendak pula rasanya suatu saat saya sedikit ‘berguru’ kepadanya dan menyarankan wartawan untuk mewawancarainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jatinangor, 14 Januari 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-7011621428094816685?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/7011621428094816685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=7011621428094816685' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/7011621428094816685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/7011621428094816685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2010/01/menjadi-laki-laki-catatan-tentang.html' title='MENJADI LAKI - LAKI : Catatan Tentang Seorang Kawan'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/S0_cZWT09UI/AAAAAAAAAeM/WAqXO0aIa7Q/s72-c/ayam2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-4960609031609542470</id><published>2009-12-31T06:42:00.012+07:00</published><updated>2010-01-03T09:00:41.916+07:00</updated><title type='text'>SEDIKIT INSOMNIA : Catatan Sekedar Di Akhir Tahun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SzvmyFGxAuI/AAAAAAAAAeE/Z6C4g5RarRA/s1600-h/pelangi+senja+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SzvmyFGxAuI/AAAAAAAAAeE/Z6C4g5RarRA/s320/pelangi+senja+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5421180324508926690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;" Pelangi Senja "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;ilustrasi oleh: dapet download dari internet saja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;HARAPAN KALA INSOMNIA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- Hal itu mengarah kepada apa yang sering diucapkan oleh orang-orang saat tahun baru tiba. Mengucapkan banyak harapan, padahal itu adalah pengulangan dari harapan-harapan tahun sebelumnya dan setiap tahun selalu diucapkan ulang ..&lt;/span&gt; -&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SAYA&lt;/span&gt; mengetik tulisan ini saat saya tidak bisa tidur. Bahasa ilmiahnya adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;insomnia&lt;/span&gt;, begitu orang-orang menyebutnya. Sebenarnya saya sedang malas menulis, tapi karena tidak ada yang dikerjakan ya saya menulis. Daripada bengong, tidurpun tak bisa. Ya sudahlah ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ketika ketikan pertama jari-jari saya mengalir dengan setengah hati, saya mengingat sesuatu. Bukan sesuatu, banyak hal yang saya ingat. Semuanya bagi saya adalah hal yang saya inginkan. Bisa diduga bahwa saat mengatakan, “ .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang saya inginkan&lt;/span&gt; .. “, maka itu berarti saya sedang memikirkan harapan-harapan. Kenapa disebut harapan? Sebab belum tercapai atau belum dapat diraih sampai saat ini. Dengan berbagai sebab dan alasan tentunya, sebagai manusia maka kambing hitamnya tentu, “ .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;belum ditakdirkan&lt;/span&gt; .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehee&lt;/span&gt; .. “.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Semua manusia tentu punya harapan dalam hidupnya, itulah kenapa manusia diperintahkan oleh-Nya untuk berusaha dan berdoa. Bukan sesuatu yang kebetulan jika pagi ini adalah 2 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dua&lt;/span&gt;) hari sebelum pergantian tahun, dari tahun 2009 ke 2010. Mungkin nuansa tahun baru telah mempengaruhi segala sendi kehidupan, hingga reflek ide dan gerakan anggota tubuh pun mesti berkaitan dengan tahun baru. Sadar atau tidak sadar, sengaja atau tidak disengaja. Contohnya adalah ide dari tulisan ini, tanpa sadar menulis tentang harapan atau cita-cita. Hal itu mengarah kepada apa yang sering diucapkan oleh orang-orang saat tahun baru tiba. Mengucapkan banyak harapan, padahal itu adalah pengulangan dari harapan-harapan tahun sebelumnya dan setiap tahun selalu diucapkan ulang. Begitulah, manusia selalu terjebak pada momentum dan simbol untuk menggenapkan selebrasi atau seremonial. Padahal harapan itu bisa diucapkan setiap waktu, tidak perlu menunggu tahun baru tiba. Tapi begitulah ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya saat ini malas menulis, itu sudah saya kemukakan diatas. Malas menulis maksudnya adalah menulis sesuatu yang serius dan memerlukan pemikiran panjang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Feature&lt;/span&gt; ini salah satunya. Jadi daripada melakukan sesuatu dengan terpaksa, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mendingan&lt;/span&gt; saya menulis puisi saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;INILAH WAKTU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Inilah waktu, duhai sayangku ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dimana kisahnya telah ditulis pada waktu yang begitu lampau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Inilah waktu, duhai kekasihku ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Yang membuat manusia terjebak pada ribuan asumsi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Inilah waktu, duhai cintaku ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lalu kita mencari-cari wujud mimpi (yang terkadang tak pasti)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Inilah waktu, duhai bunga hatiku ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hingga doa-doa pun dibubungkan lewat puja-puji yang menari-nari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Inilah waktu untuk kau tahu dan mesti kita selami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bahwa tidak ada alasan berhenti bagi manusia pemberani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku pun tak pernah sama sekali mengatakan “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hanya sampai disini&lt;/span&gt; .. “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Inilah waktu dimana kugenggam tanganmu dibibir matahari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan disini .. diharapan ini ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;*&lt;/span&gt;Kupertaruhkan harga diri dan kehormatakanku sebagai laki-laki,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Bandung, 30 Desember 2009&lt;br /&gt;Di kamarnya Okan, kawan saya yang nge-kost di Jalan BKR&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;*&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dari kata-kata seorang kawan&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-4960609031609542470?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/4960609031609542470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=4960609031609542470' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4960609031609542470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4960609031609542470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2009/12/sedikit-insomnia-catatan-sekedar.html' title='SEDIKIT INSOMNIA : Catatan Sekedar Di Akhir Tahun'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SzvmyFGxAuI/AAAAAAAAAeE/Z6C4g5RarRA/s72-c/pelangi+senja+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-3754973704188277631</id><published>2009-12-14T00:27:00.011+07:00</published><updated>2009-12-19T01:01:19.288+07:00</updated><title type='text'>PUISI : Tentang Dyah Pitaloka dan 'Dyah Pitaloka'</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SyUkTYTKpNI/AAAAAAAAAcc/1jKO2VIJvZk/s1600-h/ffwfw+f.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SyUkTYTKpNI/AAAAAAAAAcc/1jKO2VIJvZk/s320/ffwfw+f.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414774042341844178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;" Ilustrasi Saja "&lt;br /&gt;ilustrasi oleh: sendiri aja pake adobephotosop CS2&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;PELANGI DARI SELATAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Kepada: ‘Dyah Pitaloka’&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kata-kata ini adalah untaian gerimis yang memahat ujung kemarau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku telah larut jauh sebelum ujung jari menyentuh rambutmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kau adalah ikhtiar hujan dan matahari untuk menghadirkan pelangi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Nama yang kau tertawakan saat kuminta kau mengikatnya diujung harapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Iya..iya, ada baiknya juga kita mengenang kembali sejarah tanah yang kita pijak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Alangkah jauh pengembaraan ingatan dan aku ingin mengajakmu berkelana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mesin waktu akan kita ciptakan dari butir-butir air awan yang bernama hujan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sungguh .. Jika kita biarkan rasa ini menghamba pada kejujuran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Maka aku mendamba hidup yang berakar pada bumi dan berkaca pada langit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebuah bentangan angkasa seperti hamparan kitab yang menyentuh lapisan ozon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Agar kau mengerti bahwa mimpi yang kusanjung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Telah ada jauh sebelum malaikat atas izin-Nya memberi kita jiwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Senja luruh dan jingga terjebak dalam dekapan kelam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mari kita berandai-andai akan seperti apa mentari esok pagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hhmmm.. Seperti kelopak bunga&lt;/span&gt;..”, kau tertawa renyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bisa..!! Subuh nanti aku akan menunggu ia terbit untukmu&lt;/span&gt;..”, aku begitu riang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan kau selalu saja mulai tidak percaya dengan simbol kata-kata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku tidak kecewa sebab waktu adalah pembuktian akan jawaban&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Langit pekat bertabur bintang yang memasung rindu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sejenaklah kita mengira-ngira hakikat hujan dan gerimis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Basah.. Dingin.. Segar.. hhmmm&lt;/span&gt;..”, kau sibuk menerka-nerka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pelangi..!! Tolong ambilkan ia untukku&lt;/span&gt;..”, tersenyum aku meminta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kembali kau tertawa dan mimpiku semakin liar menjadi setitik harapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Gravitasi kekal yang akan membuatku selalu ingin kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Baiklah.. Mari kita terdiam sejenak sebab mesin waktu telah kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sini tanganmu ini tanganku mari kita buka apa yang ia bawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Oh.. Sebuah pesan dari masa lalu;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(1)&lt;/span&gt;……………………………&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tak salah lagi, ia memang lelaki yang sangat tampan. Sekilas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;pikirannya mengembara, membayangkan setampan itulah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Arjuna&lt;br /&gt;yang tengah bersanding dengan tujuh bidadari Swargaloka&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;……………………………&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oh, kekasihku, apa yang terjadi? Bangunlah, kekasih, ini aku …&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mari kita bersanding. Bukankah kita sama-sama sudah siap&lt;/span&gt;?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;……………………………&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Baru kali ini Sang Prabu melihat sesungging senyuman yang sangat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;indah. Jauh lebih indah daripada sekadar lukisan karya Ki Juru Lukis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bahkan lebih indah daripada Pardnyaparamitha permaisuri Singasari&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;……………………………&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Takdir telah bicara dan cerita itu mengikuti alurnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(2)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rajasanaga&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ra&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Eulis Citraresmi&lt;/span&gt; pun menutup kisahnya sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ah, aku tiba-tiba terjebak pada doa-doa malam yang begitu nadir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Harapanku masih hidup bergejolak dan aku punya jutaan semangat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pesan adalah kenyataan dan saat ini aku ingin kita merubah episode akhirnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebab perjalanan ini adalah milik kita sendiri untuk legenda di masa depan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan izinkanlah aku untuk tetap memanggilmu ‘Dyah Pitaloka’ saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lalu biarkan takdir juga menjadi garis jalan kita yang tak terbantahkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;……………………………&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(3)&lt;/span&gt;Oh, apakah kekasihku sudah menangkap isyarat dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Smaradhahana&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pertanyaan itu kini tergantung pada lingkar pelangi di selatan&lt;br /&gt;(dan aku tidak mau terjebak dalam fragmen &lt;span style="font-size:85%;"&gt;(4)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wirayuda&lt;/span&gt;),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Bandung, 13 Desember 2009&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Keterangan:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(1)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dari halaman 313-314 diakhir buku Dyah Pitaloka karya Hermawan Aksan, penggambaran suasana dan dialog yang terjadi saat Hayam Wuruk memeluk Dyah Pitaloka yang meregang nyawa dengan patremnya sendiri ketika perang Bubat berakhir&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(2) &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nama panggilan Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(3) &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dikutip dari halaman 244 pada buku yang sama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;(4)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; Tokoh ketiga dalam episode cinta Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;-------ooOoo-------&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-3754973704188277631?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/3754973704188277631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=3754973704188277631' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3754973704188277631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3754973704188277631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2009/12/puisi-tentang-dyah-pitaloka-dan-dyah.html' title='PUISI : Tentang Dyah Pitaloka dan &apos;Dyah Pitaloka&apos;'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SyUkTYTKpNI/AAAAAAAAAcc/1jKO2VIJvZk/s72-c/ffwfw+f.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-4721582085179604014</id><published>2009-12-03T14:23:00.016+07:00</published><updated>2009-12-20T17:03:09.909+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH KABAR DARI SELATAN : Catatan Dua Hari Di Selatan Jawa Barat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SxdnckP0vEI/AAAAAAAAAcU/u8nyV2DUCa4/s1600-h/Untitled-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SxdnckP0vEI/AAAAAAAAAcU/u8nyV2DUCa4/s320/Untitled-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410907217772985410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;" Peta Penunjuk Jalan "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;ilustrasi oleh: sendiri aja dengan bantuan adobephotosop CS2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;*HIDUP ADALAH PERBUATAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;selatan Jawa Barat: sebuah ekspedisi panjang menembus batas&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Membelah dingin ketika matahari pagi masih sangat malu-malu untuk bersinar. Cuaca pun sangat bersahabat dan kami melaju dengan penuh semangat. Keluar dari kota Garut kami melaju diatas jalan penghubung antara kota Garut dan kota Tasik &lt;/span&gt;..-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Mukadimah ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;INGIN&lt;/span&gt; menikmati suasana khas Jawa Barat? Jika anda memulai perjalanan dari Bandung, maka salah satunya adalah ikutilah jalur ini; Bandung – Nagreg – Garut – Cilawu – Salawu – Singaparna – Tasikmalaya – Ciamis – Banjar – Banjarsari – Cimaragas. Kalau anda memutuskan untuk mengakhiri petualangan di Cimaragas, maka kembali ke Bandung lewat rute Cimaragas – Banjar – Ciamis – Tasikmalaya – Rajapolah – Ciawi – Manonjaya – Malangbong - Limbangan – Nagreg dan meluncurlah pulang ke Bandung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya akhirnya menulis rute dengan melewati tempat-tempat itu karena saya pernah berkesempatan untuk melakukan semacam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;long trip&lt;/span&gt; di daerah Jawa Barat bagian selatan melalui daerah-daerah yang telah saya sebutkan diatas. Jadi ini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mah&lt;/span&gt; informasi data fakta (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;subjektif saya tentunya&lt;/span&gt;), bukan merupakan cerita-cerita semu dan hampa. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Upsss .. hehee ..&lt;/span&gt; Mari kita menjelajah dalam sebuah tuturan ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Sekuel hari pertama, 30 November 2009 ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ciri khas daerah Jawa Barat adalah daerah pegunungan. Hampir 10 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sepuluh&lt;/span&gt;) tahun sudah saya berdiam di bumi Dyah Pitaloka ini dengan 3 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tiga&lt;/span&gt;) tempat yang sudah saya anggap ‘kampung sendiri’, yaitu Bogor, Bandung, dan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kota&lt;/span&gt;) Jatinangor (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sekarang saya ingin menggenapkannya menjadi empat, insya Allah.. doakan saja, amin..&lt;/span&gt;). Pengalaman bolak balik Bandung – Bogor sebenarnya telah mewakili persepsi saya akan kondisi Jawa Barat sebenarnya. Pegunungan dan persawahan dengan iklim yang relatif tidak terlalu panas. Di beberapa daerah sampai Indonesia bagian tengah sebenarnya iklim seperti itu bukan sesuatu yang ‘aneh’. Ada banyak daerah dengan suasana dan iklim seperti itu, tapi sepertinya kita harus mengakui bahwa pencitraan Jawa Barat sebagai provinsi ‘perbukitan hijau dan air mengalir’ memang satu-satunya di Indonesia. Bali atau Lombok misalnya, dengan alam yang cenderung sama pada beberapa tempatnya tapi lebih memilih pantai sebagai ikonnya. Ya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggak&lt;/span&gt; apa-apa, sesama Indonesia harus berbagi. Itulah kebersamaan dalam persatuan dan kesatuan, sepakat..?! Disamping itu, Jawa Barat memiliki bentangan kebun teh yang luas dan banyak. Ini juga semakin mengukuhkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;image&lt;/span&gt; persepsinya itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pagi yang dingin dan masih cukup menggelutuk saat saya menunggu jemputan di Jatinangor. Tujuan perjalanan kali ini sebenarnya lebih dalam rangka tugas. Adalah koran terbesar di Jawa Barat yang akan melakukan pendataan lanjutan terhadap bangunan sekolah dan tempat ibadah yang rusak akibat gempa beberapa waktu lalu. Hasil pendataan ini rencananya nanti akan diaplikasikan kemudian dalam bentuk sumbangan sosial. Dimana dana sumbangan ini merupakan titipan dari para pembaca Pikiran Rakyat melalui “Dompet Amal Untuk Korban Gempa”, sungguh sangat mulia sekali. Saya yang kebetulan sering di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;freelancer&lt;/span&gt;-kan kemudian mendapat kepercayaan untuk ikut bersama dengan tim dari PR alias Pikiran Rakyat (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hatur nuhun pak Haji..&lt;/span&gt;). Tugas saya sederhana sekali dan sama seperti tugas-tugas pada banyak kegiatan PR sebelumnya; dokumentasi photo (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dalam hal ini gambar kondisi bangunan&lt;/span&gt;) dan sesekali notulensi saat audiensi dengan pihak sekolah atau pengurus masjid yang dikunjungi. Berhubung kepala Humas Pikiran Rakyat yang menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;leader team&lt;/span&gt; adalah bekas orang redaksi maka beliau langsung saja mencatatnya sendiri, jadi tugas yang saya sebut terakhir malah tidak pernah jadinya saya lakukan. Sepertinya beliau lupa atau mungkin beliau lebih nyaman dengan gaya dan cara seperti itu, maklumlah wartawan .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehe ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dari Bandung tim kami ini hanya berjumah 3 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tiga&lt;/span&gt;) orang yaitu bapak haji Humas, bapak haji Markom dan saya sendiri. Menjadi 4 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;empat&lt;/span&gt;) karena ditambah kemudian dengan seorang wartawan di Tasik sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;guide&lt;/span&gt;. Awal perjalanan kami di hari pertama itu melalui kota dodol; Garut. Membelah dingin ketika matahari pagi masih sangat malu-malu untuk bersinar. Cuaca pun sangat bersahabat dan kami melaju dengan penuh semangat. Keluar dari kota Garut kami melaju diatas jalan penghubung antara kota Garut dan kota Tasik. Sebuah jalan yang tidak terlalu lebar dan berkelok-kelok menyajikan pemandangan berbukit, rerimbunan pepohonan yang cukup, sungai dan hamparan persawahan yang sedang mulai di garap. Disini mohon untuk tidak terlalu mengebut, dengan kecepatan rata-rata saja. Agar aman dan anda juga bisa menikmati pemandangannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cilawu adalah nama daerah yang kami lalui. Namun tujuan kami adalah sebuah SD di daerah Salawu; SDN 3 Salawu. Kondisi yang kami jumpai adalah para siswa belajar di 3 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tiga&lt;/span&gt;) buah tenda bantuan Departemen Sosial dan lembaga internasional UNICEF, sisanya belajar di masjid desa. Ada 1 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;satu&lt;/span&gt;) kelas masih tersisa dan bisa digunakan. Kelas yang lain? AMBRUK bin JEBOL! Verifikasi di mulai dan saya pun jeprat jepret dari berbagai sudut dan posisi dengan kamera yang masih cukup baru. Setelah dirasa cukup, maka perjalanan kami lanjutkan kembali menuju kota Tasikmalaya melalui Singaparna. Namun sebelumnya kami berhenti dulu di sebuah masjid yang juga mejadi ‘korban’ gempa. Proses yang dilakukan lebih kurang sama. Habis itu, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wuuussss&lt;/span&gt; .. meluncur kembali ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kota Tasik tidak kami singgahi sebab tujuan verifikasi data selanjutnya adalah daerah Ciamis, jadi disini kami cuma menumpang lewat saja. Tapi saat pulang nanti kami sempat berhenti di kota yang resik ini untuk membeli oleh-oleh. Perjalanan ke kota Ciamis sampai sudah. Istirahat sholat dan makan siang di kantor perwakilan PR, setelah itu mengunjungi SDN 2 Ciamis dan SDN 5 Ciamis. Kedua SD ini menyatu di satu lokasi, bertetangga habislah. Photo-photo segera dilakukan dan bapak Humas melakukan interview dengan kedua kepala sekolah SD tersebut. Sehabis itu kami menuju Desa Baregbeg untuk melihat sebuah masjid. Sore sudah cukup jatuh saat verifikasi di masjid Baregbeg ini selesai. Tinggal daerah Banjar dan itu akan kami lakukan keesokan harinya. Malam itu kami menginap di salah satu hotel (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;entah berbintang atau tidak, saya kurang tahu&lt;/span&gt;) di kota Ciamis. Cukup nyaman walau sempat mati lampu sampai 4 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;empat&lt;/span&gt;) kali. Tapi menurut saya tidak cukup mengganggu meskipun sebelumnya sempat kaget. Tumben menginap di hotel yang listriknya bisa mati .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehe&lt;/span&gt; .. aneh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;heueu&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Sekuel hari kedua, 01 Desember 2009 ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Begitu nyenyak kami terlelap hingga tidak terasa kami malah terbangun pukul sekitar 05.00 pagi. Sebenarnya saya sendiri ingin bangun pada subuh buta biar bisa menikmati sunrise di tanah Galuh ini, namun apa daya tidur terlalu nyaman.. maklumlah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehe&lt;/span&gt; .. Sholat, mandi, dan sarapan kemudian kami berkemas check out. Bersiap-siap meluncur ke Banjar, di lobi hotel telah menunggu seorang wartawan yang akan menemani perjalanan hari kedua ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Melintasi jalan raya antara kota Ciamis dan kota Banjar treknya sedikit berkelok-kelok dengan lebar jalan sedang-sedang saja. Lalu lintas ramai, maklumlah ini adalah rute utama menuju Jawa Tengah lewat selatan dan ke kawasan wisata pantai Pangandaran. Namun pemandangan kiri dan kanan jalan tetaplah menarik untuk dinikmati. Tujuan kami adalah kecamatan Purwodadi, sebuah daerah pebatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Menurut akang wartawan, daerah ini penduduknya banyak suku Jawa juga. Dari namanya juga sangat Jawa sekali; Purwodadi. Suasana Jawa Barat sudah mulai hilang disini, udaranya agak panas dan kita seperti masuk ke perkampungan Jawa. Namun yang tetap adalah kearifan lokal penduduknya, begitu ramah dan bersahabat memberikan kepada kami senyum bersahaja di sepanjang jalan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sehabis gempa kondisi masjid di daerah tapal batas ini cukup mengkhawatirkan. Masjid ini merupakan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sepertinya&lt;/span&gt;) satu-satunya di kampung ini. Bersebelahan dengan sebuah madrasah yang bangunannya sudah usang, khas madrasah di kampung pelosok. Tidak banyak menunggu saya membidikkan ‘senjata’ untuk mengambil dokumentasi yang diperlukan. Sikat kiri kanan depan belakang dan didalam. Wawancara usai dan kami berpamitan. Perjalanan dilanjutkan melewati jalan-jalan desa yang kecil dan sedikit berlubang. Banyak yang saya lupa rute yang kami lalui sebab keluar masuk kampung dan jalan yang panjang berkelok membuat saya bingung. Tapi akhirnya kami keluar di Banjarsari dan diteruskan ke Cimaragas untuk istirahat di sebuah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;balong&lt;/span&gt; ikan milik akang wartawan. Disini suasana Jawa Barat kembali muncul, namun suasana panas masih ada. Tidak apa-apa karena semuanya bisa dilupakan oleh (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sekali lagi&lt;/span&gt;) pemandangan yag aduhai. Tuhan memang Maha Besar menciptakan alam raya ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ekspedisi ini berakhir di Cimaragas, sholat dzuhur dan makan siang kami lakukan disini. Setelah itu kami beranjak kembali ke Ciamis melewati daerah (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;saya lupa namanya&lt;/span&gt;) yang merupakan salah satu sentra penghasil rambutan di Jabar selatan. Daerah ini dibelah oleh sungai Citanduy yang perkasa. Menghadirkan suasana yang sungguh luar biasa. Sepertinya sayang kami harus terlalu cepat untuk pergi begitu saja, namun apalah daya waktu tidak mengizinkan. Akhirnya kami bertemu kembali dengan jalan raya dan kami meluncur menuju Banjar terus ke Ciamis. Dikantor perwakilan PR Ciamis kami berkemas sejenak untuk selanjutnya bersiap-siap pulang ke Bandung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di Tasikmalaya kami sempat berhenti untuk membeli oleh-oleh khas bumi resik ini; Renginang. Saat sore telah menyisakan hangat kuku, kami telah berada di jalan raya menuju Bandung. Perjalanan pulang kami lewat Rajapolah. Disinilah kami bertemu dengan pelangi yang begitu luar biasa. Saat itu gerimis baru mulai berderai menyentuh bumi. Sayang untuk melewatkan momen itu, kami pun mengabadikannya lewat beberapa jepretan. Daerah yang kami lalui dalam perjalanan pulang setelah Rajapolah adalah Ciawi, Manonjaya, dan Limbangan. Maghrib telah meluruh saat daerah Nagreg kami masuki. Setelah tanjakan Nagreg yang terkenal itu, disebuah pom bensin kami pun sholat mahrib.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Akhirnya ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mungkin corat coret ini tidak bisa menggambarkan dengan begitu utuh apa yang saya lihat dan saya rasakan. Keterbatasan saya dalam kemampuan mengolah kata mungkin adalah salah satu penyebabnya. Jadi saya menyarankan, jika berminat anda bisa melakukan perjalanan sendiri dengan rute tersebut diatas. Disini begitu banyak hal yang saya pribadi dapatkan dan rasakan di sepanjang aktifitas selama 2 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dua&lt;/span&gt;) hari itu. Sebuah pengalaman mahal dan luar biasa yang kami peroleh dan khususnya buat diri saya sendiri. Sebuah perjalanan menembus batas .. Sebuah ekspedisi membawa cahaya lentera yang menyentuh sisi-sisi terdalam seorang manusia yang mempunyai banyak keterbatasan. Tentang pendewasaan dan kekuatan diri .. Tentang kebersamaan dan profesionalitas. Akan pelajaran dan pengajaran diri, hingga akhirnya pelangi di Rajapolah itu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mungkin&lt;/span&gt;) adalah sebuah isyarat akan hadirnya banyak pelangi di semua tempat dan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tentu saja&lt;/span&gt;) di hati kami. Semoga ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Bandung, 03 Desember 2009&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terima kasih kepada:&lt;/span&gt; Allah SWT Sang Pemilik Segala Kekuatan dan Takdir, Pikiran Rakyat untuk kesempatan dan kepercayaannya, ‘pelangi dan gerimis’ di Rancabango - Tarogong, akang pulsa di sebelah perwakilan kantor PR Ciamis beserta ibu warungnya, dan semua yang telah membuat perjalanan ini kemudian menjadi sungguh berarti .. Hatur nuhun pisan ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;*meminjam tagline Sutrisno Bachir dalam iklan kampanye citra dirinya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-4721582085179604014?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/4721582085179604014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=4721582085179604014' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4721582085179604014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4721582085179604014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2009/12/perjalanan-lentera-catatan-dua-hari-di.html' title='SEBUAH KABAR DARI SELATAN : Catatan Dua Hari Di Selatan Jawa Barat'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SxdnckP0vEI/AAAAAAAAAcU/u8nyV2DUCa4/s72-c/Untitled-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-986008850033939161</id><published>2009-11-09T00:06:00.004+07:00</published><updated>2009-11-09T00:28:25.734+07:00</updated><title type='text'>TIPS UNTUK JALAN-JALAN : Catatan Ketika Tidak Ada Inspirasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/Svb63IQIaYI/AAAAAAAAAcM/SyjNr_FXpr8/s1600-h/Nasa-Saya-AdiGimbaL-DikyBabeh.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 243px;" src="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/Svb63IQIaYI/AAAAAAAAAcM/SyjNr_FXpr8/s320/Nasa-Saya-AdiGimbaL-DikyBabeh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401780628092381570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;" Ingin Terlihat Lucu "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;ilustrasi oleh: sendiri aja dan di edit pake adobephotosop CS2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;WALKING – WALKING&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;(ini artinya jalan-jalan..)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;- Terkadang saya sedikit bingung (walau bahasa Inggris saya buruk), bukankah traveling dan tracking itu artinya jalan-jalan juga? Atau mungkin sebenarnya jalan-jalan itu berarti walking-walking? Ah .. saya bingung dan mumet, hingga akhirnya saya mengambil keputusan untuk bersikap masa bodoh untuk hal-hal itu. Saya mah tetap, jalan-jalan saja .. -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ONANI&lt;/span&gt; saya kali ini tanpa napsu sedikitpun. Saya hanya memaksakan diri karena seorang kawan di daerah Jawa Tengah sana selalu bertanya, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mana tulisannya toh? Blog-nya kok ndak pernah di-update toh&lt;/span&gt; ..” (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kenapa ya kawan saya itu selalu mengakhiri setiap kalimatnya dengan kata TOH, entahlah&lt;/span&gt; ..). Saya merasa risih juga ditanya terus hingga akhirnya saya memaksakan diri ber-onani dengan tanpa rasa. Yah .. mungkin saja ada yang bisa dimuncratkan. Jadi ketika anda membaca tulisan ini rasanya seperti minum kopi tanpa gula, ya maklumlah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;heuheu&lt;/span&gt; .. dan kali ini saya ingin mengajak anda untuk jalan-jalan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hampir semua orang sangat menyukai jalan-jalan. Maksud saya adalah mereka menyenangi sesuatu yang bersifat keluar dari rumah dan pergi ke suatu tempat dengan sebuah tujuan. Saya sering membaca Curriculum Vitae aka. Data Pribadi seseorang. Di koran, majalah, bungkus kacang rebus maupun pamplet eksis dipinggir-pinggir gang. Hampir semua mengatakan bahwa mereka hobi melaksanakan aktifitas luar rumah. Seperti contoh:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;    Nama : Bunga (bukan nama sebenarnya)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;   Hobi     : Shooping, Berenang, Traveling, dengar Lagu, Nonton Film&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Nama : Mawar (juga bukan nama sebenarnya)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;   Hobi     : Shooping, Menyanyi, Berenang, Traveling, Nongkrongin Salon&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Nama : Arjuna (nama disamarkan)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;   Hobi     : Mancing, Tracking, Nonton Bola, Reading www.17tahun.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Itulah sekedar beberapa contoh yang penah saya lihat. Sebenarnya ada juga yang suka menambahkan “jalan-jalan” dideretan hobinya itu. Terkadang saya sedikit bingung (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;walau bahasa Inggris saya buruk&lt;/span&gt;), bukankah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;traveling&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tracking&lt;/span&gt; itu artinya jalan-jalan juga? Atau mungkin sebenarnya jalan-jalan itu berarti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;walking-walking&lt;/span&gt;? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ah&lt;/span&gt; .. saya bingung dan mumet, hingga akhirnya saya mengambil keputusan untuk bersikap masa bodoh untuk hal-hal itu. Saya mah tetap, jalan-jalan saja ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Corat coret saya kali ini akan mengajak anda untuk bisa mengingat apa saja yang harus anda lakukan dan persiapkan jika anda ingin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;walking-walking&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;uuppsss&lt;/span&gt;.. maksud saya jalan-jalan. Beberapa diantaranya adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Berniatlah bahwa anda ingin jalan-jalan. Jangan sampai niat anda ingin beres-beres rumah tapi anda malah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngeloyor&lt;/span&gt; kemana-kemana.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pastikan bahwa anda sehat jasmani dan rohani untuk melakukan jalan-jalan. Bila perlu cek dulu kondisi anda di dokter dan psikiater.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cari dan bawalah bekal (d&lt;span style="font-style: italic;"&gt;isarankan berupa uang yang sah sebagai alat pembayaran yang resmi&lt;/span&gt;) agar anda tidak merepotkan orang lain nanti diperjalanan maupun di tempat tujuan anda. Apalagi sampai melakukan barter indomie rebus dengan celana anda, ini jelas dilarang kecuali darurat sipil alias kepepet &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banget&lt;/span&gt;. Kenapa? Sebab sekarang bukan zaman prasejarah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gitchu loch&lt;/span&gt;, pakai acara barter-barteran segala .. Contoh lainnya adalah saat anda nanti lapar maka belilah makanan, jangan minta-minta sama tukang warung. Tidak disarankan pula untuk anda sampai menjual barang-barang pribadi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;apalagi milik orang lain&lt;/span&gt;) hanya sebagai bekal untuk anda jalan-jalan saja.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Berceritalah kepada keluarga, tetangga atau teman anda bahwa anda akan jalan-jalan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tidak perlu semua, cukup beberapa orang saja.. kecuali anda akan pergi jalan-jalan ke Mekah untuk naik haji&lt;/span&gt;). Ini penting, agar anda tidak disangka hilang atau kabur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aka.&lt;/span&gt; melarikan diri dari rumah tanpa alasan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bila anda berencana jalan-jalan lebih dari 1 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;satu&lt;/span&gt;) hari, maka selain KTP atau SIM bawalah juga surat pengantar dari RT / RW / Lurah / Kepala Desa / Ketua DKM / Ketua Karang Taruna dan Kepolisian. Ini untuk menjaga-jaga agar anda tidak disangka teroris atau imigran gelap.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika anda merasa tidak aman, janganlah membawa senjata api atau senjata tajam. Tapi siapkan mantera-mantera atau ajian yang bisa melindungi anda dari kejahatan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hati-hati jadi musyrik, brow&lt;/span&gt;..).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Berdoa kepada Allah SWT aka. Tuhan Yang Maha Esa dan Kuasa agar senantiasa di beri kekuatan, perlindungan dan keselamatan selama anda melakukan aktifitas jalan-jalan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bawa peralatan mandi dan selimut.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bawa baju ganti biar anda tidak bau sehingga membuat orang lain jadi sebal.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bawa celana dalam sebanyak yang anda punya, jika kurang belilah ..&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tentukan tujuan. Jangan sampai anda jalan-jalan tanpa tujuan jelas. Ini akan membuat anda disangka gelandangan dan bisa merepotkan Satpol PP setempat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kenali dan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bila perlu&lt;/span&gt;) pelajari budaya tujuan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;setempat&lt;/span&gt;) agar anda bisa terlihat menghargai dan menghormati. Ingatlah Indonesia itu kaya dengan ragam budaya dan bahasa. Jangan berpikir bahwa semua daerah di Indonesia itu budaya dan bahasanya akan sama seperti di daerah anda. Jangan juga untuk sok jadi turis bule &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aka.&lt;/span&gt; orang asing dengan baju dibuka dan kemana-mana pakai cawat / BH saja, sebab (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;saya cenderung yakin&lt;/span&gt;) anda malah akan disangka orang gila.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bawa alat komunikasi semisal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Handphone&lt;/span&gt;, pager, burung merpati pos, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;handytalkie&lt;/span&gt;, atau alamat rumah anda. Jika ada apa-apa anda bisa berkabar secepatnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Senantiasa bersikap sopan santun, ramah, dan tidak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;celingak celinguk&lt;/span&gt; yang mencurigakan serta mata tidak jelalatan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jangan lupa ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saat dalam perjalanan atau setelah sampai di tujuan, sekali-sekali kirimlah SMS kepada teman, pacar, atau kecengan anda. Ini cukup penting, agar orang-orang menjadi kagum dengan anda (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;karena bisa jalan-jalan&lt;/span&gt;) sekaligus juga anda akan terlihat hebat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika memungkinkan, bawalah alat dokumentasi semacam HP berkamera atau kamera &lt;span style="font-style: italic;"&gt;beneran&lt;/span&gt;. Terkadang orang butuh bukti otentik bahwa anda pernah jalan-jalan ketempat itu, jangan cuma cerita yang hiperbola saja sebab anda akan berpeluang untuk menambah-nambahkan sendiri cerita dan pengalaman anda itu sehingga terdengar hebat atau fantastis padahal tidak sebegitunya. Dosa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;euy&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ingatlah untuk pulang. Akan terdengar aneh, jika tujuan anda hanya jalan-jalan tapi malah menetap lalu menikah dan tinggal sampai tua didaerah tujuan jalan-jalan anda itu.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan lain sebagainya, pikirlah sendiri ..&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Demikianlah beberapa saran dan tips jika anda ingin jalan-jalan. Ingat, ini hanya untuk jalan-jalan di dalam negeri. Kalau ke luar negeri &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mah&lt;/span&gt; beda lagi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sip bos&lt;/span&gt; …&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Jatinangor, 03 November 2009&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------oooOOooo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-986008850033939161?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/986008850033939161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=986008850033939161' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/986008850033939161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/986008850033939161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2009/11/tips-untuk-jalan-jalan-catatan-ketika.html' title='TIPS UNTUK JALAN-JALAN : Catatan Ketika Tidak Ada Inspirasi'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/Svb63IQIaYI/AAAAAAAAAcM/SyjNr_FXpr8/s72-c/Nasa-Saya-AdiGimbaL-DikyBabeh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-4753371913475011046</id><published>2009-11-04T19:35:00.010+07:00</published><updated>2009-11-16T15:12:52.993+07:00</updated><title type='text'>SAAT GAMBAR BICARA : Dokumentasi Malam Lebaran Di Kampung</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;ONE NIGHT WITH ART&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEBENARNYA&lt;/span&gt; saya tidak ingin bercerita tentang lebaran yang baru lalu. Bukan apa-apa, saya bingung hendak menceritakannya seperti apa. Hingga seorang atau dua orang kawan di kostan banyak bertanya tentang beberapa buah photo yang saya bawa kemarin dari kampung. Gambar-gambar dokumentasi kegiatan kami menikmati malam lebaran di kampung; saya dan kawan-kawan. Walaupun tidak berbentuk tulisan, namun mudah-mudahan 6 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;enam&lt;/span&gt;) buah photo ini bisa sedikit menceritakan suasana dan kegembiraan kami disana waktu itu. Photo-photo ini sebenarnya secara kualitas gambar sangat jelek sekali, maklumlah akibat pengaruh tuak aka. minuman tradisional saya menjadi tidak fokus memotretnya. Tapi berkat ‘bantuan’ adobephotosop CS2, akhirnya gambar-gambar ini bisa juga diperbaiki walau dengan kemampuan ala kadarnya ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvF1cyKZnjI/AAAAAAAAAbU/G_8eKGgv544/s1600-h/atang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvF1cyKZnjI/AAAAAAAAAbU/G_8eKGgv544/s400/atang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400226565556117042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Sekilas mirip Gendang Beleq, tapi sebenarnya ini adalah gendang biasa pada alat musik Kelenang atau Rebana Sasak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvF2F8mEoDI/AAAAAAAAAbc/1JDAtRtm-MA/s1600-h/dadot.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvF2F8mEoDI/AAAAAAAAAbc/1JDAtRtm-MA/s400/dadot.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400227272731172914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Bedug jika sudah dikompilasikan dengan alat musik Cilokaq, maka seperti inilah jadinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvF2ZX_NDxI/AAAAAAAAAbk/wOQ1JToML_g/s1600-h/deni.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvF2ZX_NDxI/AAAAAAAAAbk/wOQ1JToML_g/s400/deni.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400227606501854994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Ngebedug aja santai .. sambil menarik perhatian orang-orang yang lewat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvF2tZJZxAI/AAAAAAAAAbs/qua4wUhCNO4/s1600-h/tuak+segalon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvF2tZJZxAI/AAAAAAAAAbs/qua4wUhCNO4/s400/tuak+segalon.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400227950410449922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Nah inilah dia, setiap malam lebaran selalu tidak pernah lepas dari ‘ritual’ yang ini. Minuman khas tradisional, Tuaq dengan cemilan ikan nila bakar .. hati-hati brow, kebanyakan minum tentu antum bisa kobam juga hehe ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvRFfchfsrI/AAAAAAAAAb8/RWZZ7ziKCbI/s1600-h/senun+lagi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvRFfchfsrI/AAAAAAAAAb8/RWZZ7ziKCbI/s400/senun+lagi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401018259659010738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Seperti sebuah kelompok musik, maka Cilokaq pun punya 'SEKAHE' .. semacam leader yang menjadi soul of music-nya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvRFudNzASI/AAAAAAAAAcE/gocbHylLTvg/s1600-h/Tidak+perlu+ahli+untuk+memainkan+bedug+ini+..+Cukup+keinginan+dan+hati+yang+gembira+saja+...jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvRFudNzASI/AAAAAAAAAcE/gocbHylLTvg/s400/Tidak+perlu+ahli+untuk+memainkan+bedug+ini+..+Cukup+keinginan+dan+hati+yang+gembira+saja+...jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401018517542863138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tidak perlu ahli untuk memainkan bedug ini .. Cukup keinginan dan hati yang gembira saja ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Yah .. begitulah ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;-------oooOooo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-4753371913475011046?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/4753371913475011046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=4753371913475011046' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4753371913475011046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4753371913475011046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2009/11/saat-gambar-bicara-dokumentasi-malam.html' title='SAAT GAMBAR BICARA : Dokumentasi Malam Lebaran Di Kampung'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvF1cyKZnjI/AAAAAAAAAbU/G_8eKGgv544/s72-c/atang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-4732636842642721722</id><published>2009-11-03T20:13:00.011+07:00</published><updated>2009-11-04T01:36:43.349+07:00</updated><title type='text'>SANG BINATANG JALANG : Beberapa Puisi Chairil Anwar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvBgstppKII/AAAAAAAAAbM/HUVFB_DQOPs/s1600-h/Aku+Ini+%28bukan%29+Binatang+Jalang+...jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvBgstppKII/AAAAAAAAAbM/HUVFB_DQOPs/s320/Aku+Ini+%28bukan%29+Binatang+Jalang+...jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399922274501994626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;" Sok Bergaya Mirip Chairil Anwar "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;ilustrasi oleh: sendiri aja dan di edit pake adobephotosop CS2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Prolog&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KETIKA&lt;/span&gt; sedang tidak bisa tidur, saya membolak-balik beberapa buku yang salah satunya merupakan buku puisinya Chairil Anwar dalam kumpulan “Aku Ini Binatang Jalang”. Buku terbitan PT. Gramedia Pustaka Utama ini saya beli di Bandung Supermall dulu tanggal 27 Oktober 2004. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hhmmm.. sudah lebih dari 5 tahun rupanya&lt;/span&gt;..”. Berhubung saya sedang tidak ada inspirasi untuk membikin puisi, maka beberapa di antara puisi Bung Chairil Anwar di buku ini saya posting kembali untuk anda. Apa yang tertulis disini (t&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ermasuk segala tanda baca, huruf kapital maupun kosakatanya&lt;/span&gt;) adalah seperti yang tertulis dibuku tersebut tanpa saya rubah sedikitpun. Selamat menikmati karya dari 60-an tahun yang lalu ini ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;SENJA DI PELABUHAN KECIL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Buat; Sri Ayati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ini kali tidak ada yang mencari cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;di antara gudang, rumah tua, pada cerita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;menyinggung muram, desir hari lari berenang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;menemu bujuk pangkal akanan. Tiada bergerak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;menyisir semenanjung, masih pengap harap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;1946&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;DARI DIA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Buat; K.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jangan salahkan aku, kau kudekap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;bukan karena setia, lalu pergi gemerincing ketawa!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebab perempuan susah mengatasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;keterharuan penghidupan yang ‘kan dibawakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;padanya …&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebut namaku! ‘ku datang kembali ke kamar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Yang kau tandai lampu merah, kaktus di jendela,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tidak tahu buat berapa lama, tapi pasti di senja samar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Rambutku ikal menyinar, kau senapsu dulu kuhela&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sementara biarkan ‘ku hidup yang sudah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;dijalinkan dalam rahsia …&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Cirebon, 1946&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;MALAM DI PEGUNUNGAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku berpikir: Bulan inikah yang membikin dingin,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jadi pucat rumah dan kaku pepohonan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sekali ini aku terlalu sangat dapat jawab kepingin:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Eh, ada bocah cilik main kejaran dengan bayangan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;1947&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;DERAI – DERAI CEMARA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;cemara menderai sampai jauh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;terasa hari akan jadi malam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ada beberapa dahan di tingkap merapuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;dipukul angin yang terpendam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;aku sekarang orangnya bisa tahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;sudah berapa waktu bukan kanak lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;tapi dulu memang ada suatu bahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;yang bukan dasar perhitungan kini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;hidup hanya menunda kekalahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;tambah terasing dari cinta sekolah rendah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;dan tahu, ada yang tetap tidak diucapkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;sebelum pada akhirnya kita menyerah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;1949&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------oooOooo-------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-4732636842642721722?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/4732636842642721722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=4732636842642721722' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4732636842642721722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4732636842642721722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2009/11/sang-binatang-jalang-beberapa-puisi.html' title='SANG BINATANG JALANG : Beberapa Puisi Chairil Anwar'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/SvBgstppKII/AAAAAAAAAbM/HUVFB_DQOPs/s72-c/Aku+Ini+%28bukan%29+Binatang+Jalang+...jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-4706865527634028250</id><published>2009-10-13T23:08:00.017+07:00</published><updated>2009-10-21T20:58:35.053+07:00</updated><title type='text'>AH .. JADI BINGUNG NIH .. : Catatan Ketika Ngaco</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/StSm5BXkZ6I/AAAAAAAAAa8/rSa9NETtsM0/s1600-h/SOK+TITANIC+LAGI.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/StSm5BXkZ6I/AAAAAAAAAa8/rSa9NETtsM0/s320/SOK+TITANIC+LAGI.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392118152419370914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;" Belajar Terbang atau Sok Kayak Titanic? "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;ilustrasi oleh : sendiri aja dibantu adobephotosop&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;ORANG ANEH&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;- .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Baiklah, itu pertanyaan tabu. Tapi bagi saya itu bukanlah hal yang tabu. Dengan begitu saya bisa tahu (mungkin bisa membantu) kalau tiba-tiba nanti dia datang bulan waktu sedang makan bakso sama saya, jadi saya bisa tahu pembalut seperti apa yang harus saya belikan cepat-cepat. Sederhana saja kan .. Dan apa salahnya juga kita tahu ukuran dada seseorang&lt;/span&gt;..?! -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KETIKA&lt;/span&gt; seorang kawan mengabarkan bahwa tidak lama lagi akan diadakan Parade Seniman Gadungan (PSG) yang ke-2, barulah saya teringat dengan suatu hal yang dulu. Pada PSG yang pertama saya berpartisipasi juga sebagai salah seorang pengisi acara. Tentu saja dengan kegemaran saya, membaca puisi dan sedikit dialog-dialog alias &lt;span style="font-style: italic;"&gt;celetukan&lt;/span&gt; ringan. Tidak ada yang mengherankan atau membuat heran di arena semacam ini, sebab rata-rata yang hadir adalah kawan-kawan yang memang tidak perlu diherankan. Namanya juga seniman gadungan, seniman &lt;span style="font-style: italic;"&gt;beneran&lt;/span&gt; justru akan kehilangan identitasya kalau ikut gabung disini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehe&lt;/span&gt; .. Tapi sebenarnya disini saya tidak akan membicarakan tentang sebuah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;event&lt;/span&gt; seni atau kehidupan para seniman. Khawatir malah jadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nge-gunjing&lt;/span&gt;. Saya hanya ingin bercerita tentang diri saya sendiri saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Beberapa waktu yang lampau saya telah dekat dengan seorang perempuan. Sebut saja namanya Melati (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bukan nama sebenarnya&lt;/span&gt;). Seperti laki-laki lain pada umumnya, maka gairah insting laki-laki normal saya telah menggiring saya untuk menyukai perempuan. Tentu saja tidak semua perempuan, sebab unsur kesukaan itu akan relatif subjektif (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;demikian saya menyebutnya&lt;/span&gt;). Kecuali cuma syahwat saja &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mah&lt;/span&gt; itu beda lagi, unsur relatif subjektif-nya tentu akan sangat rendah sekali. Tapi untuk kondisi seperti gairah saya terhadap perempuan Melati itu orang-orang menyebutnya sebagai Cinta bin Kasih Sayang binti Rindu Selalu dengan unsur syahwat sekitar 25 – 30 persen saja. Begitulah, waktu itu saya sedang melakukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pedekate&lt;/span&gt; atau ‘pendekatan’ agar bisa menjadi pacarnya. Disini tentu saja saya banyak melakukan hal-hal ‘penting’ agar nanti kiranya cinta saya bisa tersambut. Sebuah keinginan manusiawi yang standar dan umum berlaku di semua orang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang normal&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dilihat dari apa yang saya rasakan dan saya lakukan, maka ini adalah keinginan yang normal-normal saja bagi seorang manusia. Walaupun pada praktiknya saya malah terlihat seperti tidak normal. Namun hal ini juga berlaku pada semua orang yang sedang jatuh cinta. Susah tidur makanpun tak enak karena selalu terbayang senyumannya .. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hahaha lebay banget&lt;/span&gt; .. Tapi di sisi normal dan ‘tidak normal’ itu ada hal lain yang membuat kecengan saya itu merasa aneh, dia malah menyebut saya sebagai Orang Aneh. Saya tidak tersinggung disebut orang aneh sebab saya juga menyadari jika apa yang saya lakukan itu memang tidak biasa dilakukan oleh orang lain pada umumnya. Dikarenakan tidak dilakukan oleh orang lain maka ini dianggap tidak wajar, maka disebutlah ia aneh. Bagi saya sendiri, ini bukan hal yang luar biasa. Apa yang saya kerjakan itu sebenarnya untuk tujuan yang sama dengan orang lain inginkan juga. Tapi saya melakukannya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dengan proses&lt;/span&gt;) yang tidak biasa alias aneh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Suatu kali saya bertanya, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ukuran BRA kamu berapa sih? Kalo lagi ‘dapet’ suka banyak gak keluarnya?&lt;/span&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kamu nanya apaan sih? Aneh banget, kayak gak ada pertanyaan lain aja..&lt;/span&gt;”. Dengan pandangan yang saya rasa (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;justru&lt;/span&gt;) aneh dia menatap saya. Baiklah, itu pertanyaan tabu. Tapi bagi saya itu bukanlah hal yang tabu. Dengan begitu saya bisa tahu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mungkin bisa membantu&lt;/span&gt;) kalau tiba-tiba nanti dia datang bulan waktu sedang makan bakso sama saya, jadi saya bisa tahu pembalut seperti apa yang harus saya belikan cepat-cepat. Sederhana saja kan .. Dan apa salahnya juga kita tahu ukuran dada seseorang..?!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dilain kesempatan dalam suasana yang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;menurut saya&lt;/span&gt;) romantis, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Eh.. boleh minta cium gak? Sekali doang gak apa-apa kan..&lt;/span&gt;”. Saya tertawa kecil rada genit dan dia melotot, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Enak aja.. emangnya kita udah pacaran apa?! Baru deket aja udah minta cium, gak mau ah!&lt;/span&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya tertawa (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lagi&lt;/span&gt;), “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hehee.. emang apa bedanya ciuman waktu pacaran sama sebelum pacaran? Toh orang pacaran juga gak pake surat-surat dari RT/RW hahaha&lt;/span&gt;..”. Saya kemudian &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyerocos&lt;/span&gt; sedikit berpanjang lebar dan sedikit berdebat juga sama dia tentang boleh tidaknya orang ciuman tanpa pacaran. Sampai akhirnya, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hhmmm..Ya udah kalo gitu, kalo mau cium ya cium aja deh! Tapi jangan anggep aku murahan..&lt;/span&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Beneran nih?&lt;/span&gt;”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ya beneran, sekali aja kan.. udah jangan banyak nanya.. mau gak? Nanti aku berubah pikiran loh..&lt;/span&gt;”, dia mulai terlihat sangat serius.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hahahaha .. gak jadi ah, kapan-kapan aja..&lt;/span&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yeeee .. ya udah..&lt;/span&gt;”, dia terlihat seperti salah tingkah dan saya mulai merasa tidak enak hati. Sedikit kasihan karena aku seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngerjain&lt;/span&gt; dia. Tapi saya ingin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngaco&lt;/span&gt; sekali lagi, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Piisss .. hehe, aku penginnya ML aja.. gimana?&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hhhaaaaahhh!! Sialan, gak mau!! Kasih hati mau jantung, kalo itu mah nanti aja.. udah ah, kamu kok udah jadi aneh ini.. gilaaa…!!&lt;/span&gt;”. Dia betul-betul terlihat sangat sebal dan saya tertawa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngakak&lt;/span&gt;. Sempat terpikir bagaimana kalau dia mau, sebab saya pasti akan kabur terbirit-birit. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Emangnya lo doang yang takut, jangan terlalu ge'er hehehe&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Nah, itulah salah satu hal yang menurut orang-orang tertentu adalah bentuk dari keanehan saya. Sebenarnya bukan aneh, tapi gila. Cuma saya sendiri yang tahu tujuan saya itu apa, bertanya atau mengajak orang untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngaco&lt;/span&gt; seperti itu. Seperti ini; pernahkah terpikir untuk mengetahui tingkat kemampuan seseorang dalam memahami sesuatu? Sudut pandangnya masih ortodok ataukah sudah terjebak dalam feminimisme atau ‘ideologi’ lain yang terkadang baik dan terkadang juga tolol? Pernahkah melihat orang lain bagaimana caranya berargumen dan mencoba mempertahankan argumennya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang mungkin merupakan argumen tidak penting alias bego&lt;/span&gt;)? Pernahkah kita tahu seberapa banyak pasangan kita mengetahui kesehatannya sendiri dengan cara kita memberikan saran, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kamu kalo tidur kalo bisa jangan pake daleman..&lt;/span&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Terkadang hal yang sangat ingin saya ketahui adalah ‘wujud asli’ seseorang. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Sebuah teori komunikasi (kalaupun salah tapi setidaknya pernah juga saya dengar waktu ikut mata kuliah Pengantar Ilmu Komunikasi dan Psikologi Komunikasi) mengatakan bahwa semua manusia didunia ini seumur hidupnya menggunakan topeng.&lt;/span&gt; Itulah kemudian yang menjadi salah satu pemicu perceraian. Banyak hal yang kita tidak tahu akhirnya ‘terbongkar’ ketika kita telah menjadi pasangan yang mempunyai surat-surat resmi dari KUA dan kantor catatan sipil. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ah&lt;/span&gt;.. saya menjadi malas untuk mengobrolkan tentang keanehan ini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehe&lt;/span&gt;..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Musim hujan sepertinya baru akan mulai di Bandung. Gerimis sedang turun di sore hari saat tulisan ini sudah mulai kehilangan kata-kata untuk diteruskan. Saya sedang tidak beraneh-aneh, sebab saya memang tidak peduli dengan keanehan yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyeleneh&lt;/span&gt; dan tabu. Tulisan ini seharusnya agak panjang karena banyak hal yang harus saya ceritakan. Mungkin tentang pembenaran untuk keanehan atau mungkin juga tentang cerita-cerita saya tentang keanehan. Tapi saya tidak menganggap anda bodoh, tidak sama sekali .. Saya sangat percaya anda bisa mengerti dan akhirnya bisa melanjutkan tulisan saya ini, didalam pikiran dan pemahaman anda masing-masing tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;   &lt;div style="text-align: right; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bandung, 12 Oktober 2009&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;   &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Buat Melati (bukan nama sebenarnya), saya minta maaf dengan pertanyaan-pertanyaan dan ajakan-ajakan bodoh saya dimasa lalu. Sebab kamu jadi ikut terlihat bodoh.. Terus terang saja, kamu tidaklah bodoh tapi kamu pelit karena kamu tidak pernah mau membalas SMS-SMS saya. Mungkin kamu takut kehabisan pulsa atau mungkin juga karena kamu takut nanti akhirnya menjadi bodoh setelah dekat dengan saya. Tapi nggak apa-apa, sebab pada akhirnya kita tidak pernah pacaran kok&lt;/span&gt; ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-4706865527634028250?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/4706865527634028250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=4706865527634028250' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4706865527634028250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/4706865527634028250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2009/10/emang-kenapa-catatan-ketika-ngaco.html' title='AH .. JADI BINGUNG NIH .. : Catatan Ketika Ngaco'/><author><name>Jati Wirachmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11935979498200784049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp3.blogger.com/__phAWwH9PvI/R8b8MWXWnZI/AAAAAAAAAAw/l6NksQyhR2M/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/StSm5BXkZ6I/AAAAAAAAAa8/rSa9NETtsM0/s72-c/SOK+TITANIC+LAGI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6710883653372600296.post-3130868081473676643</id><published>2009-10-11T14:50:00.008+07:00</published><updated>2009-10-11T17:21:11.908+07:00</updated><title type='text'>LAMUNAN DI ATAS REL : Catatan Perjalanan Jogja - Bandung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/StGToC6JsWI/AAAAAAAAAa0/hrNu2I0bfss/s1600-h/dsc_14933.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/__phAWwH9PvI/StGToC6JsWI/AAAAAAAAAa0/hrNu2I0bfss/s320/dsc_14933.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391252545124020578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;" Masuk Stasiun Tugu "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;ilustrasi oleh : ngambil lewat browsing di google saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;KERETA API LODAYA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saya punya hobi tidur dilantai kereta diantara deretan kursi penumpang sebelah  kiri dan kanan. Kursi saya ikhlaskan untuk teman sebangku sebab saya susah tidur dikursi kereta. Maklumlah, kursi kereta api  agak berbeda dengan kursi bis yang relatif cukup nyaman buat tidur diperjalanan ..&lt;/span&gt; -&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEBENARNYA&lt;/span&gt; ini bukanlah kali pertama saya melintasi jarak ini. Dengan waktu tempuh yang berkisar diangka kurang lebih 8 jam (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kondisi normal&lt;/span&gt;), maka bisalah diperkirakan jika jarak dua kota ini adalah sekitar 350-an kilometer. Setidaknya ini  pernah juga saya lihat di sebuah plang penunjuk jarak lewat jalur selatan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yah&lt;/span&gt;.. Bandung - Jogja atau Jogja - Bandung pulang pergi patutlah dicoba dengan kereta api atau bis. Tapi buat saya, dua kota ini lebih nyaman saya jelajahi dengan kereta api. Janganlah bertanya alasan, sebab saya akan begitu bingung untuk menjelaskannya. Ini adalah masalah perasaan saja. Sebuah penikmatan yang subjektif tentunya. Saya merasa nyaman.. itu saja alasan sederhana saya. Tidak bertele-tele dan penuh teori serta retorika.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tanggal 8 Oktober 2009 pukul 21.27 adalah tanggal tiket yang saya dapatkan, lebih tepatnya jam pemberangkatan. Jika anda  memilih waktu pagi maka waktu yang tersedia adalah pukul 09.27 dan sampai di Bandung sekitar pukul 17.41 menjelang maghrib.  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yaph&lt;/span&gt;.. itu merupakan jadwal kereta api Lodaya jurusan Solo Balapan via Jogja - Bandung pulang pergi kelas bisnis. Dengan dua kali  keberangkatan pagi dan malam hari. Biasanya saya memilih jadwal malam hari sebab pernah saya coba pagi hari dari Bandung, ternyata agak panas dan susah bisa tidur. Apalagi ketika si Lodaya ini masuk dan berhenti distasiun Tasikmalaya, sempat kesal  juga akibat pedagang asongan ada yang masuk dan mulai teriak-teriak menawarkan dagangan. Tapi untunglah saya termasuk  laki-laki yang sabar dan cukup bertanggung jawab (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sedikit iklan diri hehe&lt;/span&gt;..).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada hari ini saya balik ke Bandung dengan mengambil waktu malam. Walau sempat terpikir untuk menggunakan bis malam, tapi  tetaplah hati ini tak bisa menolak langkah kaki untuk memasuki Stasiun Tugu. Anda tahu Stasiun Tugu? Itu adalah nama stasiun  kereta api (KA) di Jogjakarta khusus untuk KA kelas bisnis dan eksekutif. Semacam Stasiun Hall di Bandung. Untuk kelas ekonomi anda bisa naik dari Stasiun Lempuyangan yang suasananya mirip Stasiun Kiaracondong di Bandung. Untuk Stasiun Tugu ini  tempatnya tepat di pusat kota, yaitu di sekitar Jalan Malioboro yang terkenal itu. Ini adalah stasiun yang bersejarah karena merupakan salah satu saksi bisu lika liku revolusi kemerdekaan di Jogjakarta. Untuk bagian ini mungkin sebaiknya anda mencari sendiri  referensi sejarahnya di buku-buku sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;KA Lodaya berangkat dari Stasiun Solo Balapan di kota Solo sekitar pukul 08.30 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pagi dan malam&lt;/span&gt;). Setidaknya info ini saya dapatkan dari seorang teman duduk yang kebetulan berangkat dari kota itu. Berdasarkan pengalaman, selain cemilan aka. makanan ringan maka sebelum naik belilah koran. Selain bisa anda baca-baca selama menunggu kereta datang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;biar anda terlihat intelek juga sih&lt;/span&gt;..), juga nanti bisa anda  pergunakan sebagai alas tidur didalam kereta. Saya punya hobi tidur dilantai kereta diantara deretan kursi penumpang sebelah  kiri dan kanan. Kursi saya ikhlaskan untuk teman sebangku sebab saya susah tidur dikursi kereta (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sekalian cari pahala&lt;/span&gt;). Maklumlah, kursi kereta api agak berbeda dengan kursi bis yang relatif cukup nyaman buat tidur diperjalanan. Kursi KA kelas bisnis itu lebih kecil dan tidak ada sandaran kakinya. Jika anda tetap 'ngotot' ingin tidur di kursi maka anda mesti membeli 2 tiket sekaligus atau anda boleh  berharap mudah-mudahan kursi disebelah anda nanti kosong. Dengan begitu anda bisa tidur selama perjalanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Namun semua itu tidak akan begitu saja bisa 'melumpuhkan' hobi saya menggunakan KA untuk perjalanan Bandung - Jogja atau  sebaliknya. Ada semacam kegemaran yang tidak bisa saya ceritakan karena saya memang susah untuk mengungkapkannya, masalah  perasaan saja seperti yang saya tulis diatas. Tapi tentu saja naik KA bukanlah melulu urusan tidur semata, sebab KA itu adalah rangkaian gerbong maka anda bisa jalan-jalan didalamnya. Suatu hal yang tidak bisa anda lakukan di dalam bis. Disamping itu harga tiketnya juga cukup murah untuk ukuran perjalanan dengan jarak tempuh Jogja - Bandung. Bukan promosi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;karena saya bukanlah pegawai KA atau keluarganya&lt;/span&gt;), tapi itulah hal yang memang benar adanya yang saya rasakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saat kereta mulai bergerak, tidak lama kemudian akan berselewiran beberapa oang dari petugas dapur KA menawarkan makanan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;untuk anda beli tentunya&lt;/span&gt;). Rupa menu yang biasa mereka sebut adalah nasi goreng, mie rebus pakai telor, kopi, teh, dan beberapa jenis makanan lainnya. Buat anda yang belum sempat mengisi perut atau tidak sempat beli makanan sebelum naik tadi bisa memesan langsung. Harga tentunya diatas yang biasanya, sebuah hal yang biasa jadi anda jangan merasa heran. Tapi tenang saja, tidak akan semahal harga makanan dan minuman di Bandara kok &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehe&lt;/span&gt;..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Biasanya setelah kereta berjalan sekitar 1 jam lebih, saya ingin tidur. Untuk itu sebelumnya saya telah menyewa bantal di petugas kereta. Mereka menawarkan sewa bantal juga. Ini cukup murah, hanya 3 ribu rupiah saja. Koran saya gelar persis di sebelah kursi di lorong kereta dengan posisi agak mepet ke arah kursi saya. Ini membuat saya bisa enak tidur selama perjalanan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;walau tidak senyaman tidur dalam kamar sendiri, tapi untuk ukuran perjalanan KA ini sudah cukup nyaman kok&lt;/span&gt;..). Nanti beberapa saat sebelum masuk Stasiun Cicalengka di daerah Kabupaten Bandung bagian selatan saya akan terbangun. Setelah itu ambil minuman aka. air putih botol mineral, saya akan nongkrong dulu di pintu gerbong sambil menghisap rokok dan menikmati suasana dingin subuh dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;backsound&lt;/span&gt; suara roda dan rel kereta dan sesekali lengkingan peluit kereta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dalam perjalanan balik ke Bandung ini teman duduk saya adalah seorang mahasiswi Sekolah Tinggi Pos Indonesia. Pada basa basi sebagai seorang teman duduk dia bercerita bahwa dia berasal dari kota Solo dan selalu menggunakan KA untuk pulang pergi Solo - Bandung. Mungkin banyak cerita menarik akan lahir dalam perjalanan ini, tapi rasa kantuk dan keinginan untuk secepatnya bisa sampai di Bandung telah membuat saya mengeyampingkan itu. Saya lebih memilih untuk tidur saja ditempat dan dengan cara yang saya kisahkan diatas. Masih ada waktu lain, nanti kapan-kapan saya main lagi ke kota ini. Yah .. Jogjakarta..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bandung, 11 Oktober 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ket: Saat tulisan ini saya ketik, backsound-nya adalah lagu "Cinta Di Kereta Biru Malam"-nya Ebiet G. Ade dan lagu "Kereta Malam"-nya Franky and Jane ..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-------ooOoo-------&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6710883653372600296-3130868081473676643?l=airbening21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://airbening21.blogspot.com/feeds/3130868081473676643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6710883653372600296&amp;postID=3130868081473676643' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3130868081473676643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6710883653372600296/posts/default/3130868081473676643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://airbening21.blogspot.com/2009/10/lamunan-di-atas-rel-catatan-perjalanan.html' title='LAMUNAN DI ATAS REL : Catatan Perjalana
